Catatan Kecil Kesetimbangan Kimia

Kesetimbangan dalam reaksi kimia dipengaruhi oleh salah satu atau lebih faktor berikut:

  • perubahan konsentrasi pereaksi (PK) pada sistem kesetimbangan
  • perubahan volume (PV) pada sistem kesetimbangan
  • perubahan tekanan (PT) pada sistem kesetimbangan
  • perubahan suhu (PS) pada sistem kesetimbangan

Bahasan yg paling mengemuka di pokok bahasan ini adalah pergeseran kesetimbangan, maksudnya bahwa rekasi yg semula kecepatannya setimbang maka setelah dilakukan perubahan terhadap faktor tadi kecepatan reaksinya lebih besar ke salah satu arah hingga dicapai kesetimbangan baru.

Jika konsentrasi pereaksi ditambah maka pada kesetimbangan reaksi kimia kecepatan pembentukan hasil reaksi lebih besar. Ini sering dinyatakan kesetimbangan reaksi bergeser ke arah hasil reaksi.
Jika konsentrasi pereaksi dikurangi maka pada kesetimbangan reaksi kimia kecepatan pembentukan hasil reaksi lebih kecil, ini sering dinyatakan kesetimbangan reaksi bergeser ke arah pereaksi.

Jika pada sistem kesetimbangan volume diperbesar (tekanan diperkecil) maka kecepatan reaksi ke arah zat yg jumlah koefisien/molekul lebih besar. Ingat memperbesar volume berarti menurunkan tekanan.
Jika pada sistem kesetimbangan volume diperkecil (tekanan diperpesar maka kecepatan reaksi ke arah zat yg jumlah koefisien/molekul lebih kecil.

Koefisien di sini adalah koefisien total pereaksi atau koefisien hasil reaksi yang telah disetarakan.

Jika pada sistem kesetimbangan suhu-nya ditingkatkan maka kecepatan reaksi ke arah reaksi yang membutuhkan kalor (reaksi endoterm) menjadi lebih besar.
Jika pada sistem kesetimbangan suhu-nya diturunkan maka kecepatan rekasi ke arah reaksi yg menghasilkan kalor (rekasi eksoterm) menjadi lebih besar.

Pertanyaan-pertanyaan yang bisa diajukan siswa adalah:

  • Kalau kecepatan ke arah hasil reaksi dan pereaksi sama, apakah itu terjadi reaksi silih berganti atau bersamaan?

  • Apa maksud berlangsung dalam sistem tertutup, apakah ruangannya harus ditutup?

  • Jika pada sistem dilakukan perubahan, sama atau tidak kecepatan reaksi ke kiri dan ke kanan dibandingkan dengan kecepatan sebelum dilakukan perubahan itu?

Pertanyaan tersebut sering tidak terbahas dengan tuntas di banyak buku SMA, dan sangat layak dipertanyakan kepada guru kimia.

About these ads

14 gagasan untuk “Catatan Kecil Kesetimbangan Kimia

  1. maksudnya sistem tertutup itu… apa tanpa ada pengaruh senyawa lainnya di sekitar tempat terjadinya reaksi itu?

    lalu perubahan pada pertanyaan ketiga itu, misalnya apa? kalau pereaksinya da beda, sepertinya pasti ngaruh ya? …

    kimia … bagiku, lebih mudah dipahami kalau melalui penjelasan guru. tapi untuk biokimia yang sekarang sedang kuambil di kampus, rasanya lebih mudah memahami kalau baca sendiri.
    metabolisme primer, ouh..

  2. Assalamu’alaikum
    ana Hanif, anak SMA di Jogja
    pusing… dah lama nggak di muroja’ah nich

  3. Sistem tertutp berarti tidak ada pertukaran materi dan energi.

    Pertanyaan no 3, perubahannya apa dulu? Kalo penambahan/pengurangan pereaksi/hasil reaksi baca artikel di atas dah ketemu jawabannya. Syaratnya zat berfasa gas (g) atau larutan (aq). Kalo perubahan tekanan atau volume, tergantung jumlah koefisien pereaksi dan jumlah koefisien hasil reaksi. Perubahan tekanan atau volume ini hanya memperhitungkan fasa2 gas karena memang hanya berlaku untuk fasa gas.

    Mencari bahan pelajaran dapat menggunakan situs pencari seperti google.

    Buat yang punya blog, maaf ikut jawab :P

  4. @isran:
    hukum2 yang mana ya? Azas Le Chatelier? Jika suatu sistem dikenai suatu aksi, sistem akan melakukan reaksi untuk memperkecil aksi tersebut (intinya gitu). Penjabarannya baca artikel di atas (Jika…..dst)

    @siswa
    udah ada jawabannya di artikel, baca yang teliti ya :)

    @BL2 Odonais (BLack_ErZ)
    pengaruh konsentrasi baca di artikel di atas.
    kecepatan kimia maksudnya apa? Baru dengar saya. Kalo kecepatan reaksi ya ngaruh, makin besar konsentrasi, tumbukan makin banyak, kemungkinan tumbukan efektif makin besar, reaksi “cepat”. Ribet, tapi intinya giitu, biar pemilik blog yang jelasin.

    @eugene wordsworth
    saya kasih contoh soal sederhana:
    dalam suatu wadah 2L dicampurkan masing-masing 2 mol gas H2 dan I2, kemudian membentuk kesetimbangan menurut reaksi
    H2 + I2 —-> 2 HI
    Jika pada keadaan akhir, terbentuk 1 mol HI, hitung tetapan kesetimbangannya!
    coba jawab dulu.

    @helgeduelbek
    rikust tukeran link boleh? :)

Komentar ditutup.