Kalimat Hanya dengan 6 Kata

Deretan kata disebut kalimat bila ada yg bertindak sebagai subyek dan predikat, selebihnya pelengkap saja. Yang penting adalah agar tulisan bisa dipahami pembaca.

Hanya itu…? Lalu…?

Tidak haram menulis dengan kalimat panjang, tapi kalau bisa dengan tulisan pendek akan lebih baik dalam mengungkapkan sesuatu. Namun saya punya kebiasaan buruk, menulis sering terlalu panjang, yah seperti tulisan kalimat ini. Akibatnya kalimat itu kadang sulit dipahami pembaca. Ini menurut perasaan saya sih.

Seperti yang dikemukakan Ernest Hemingway bahwa tulisan yang baik tidak panjang dan tidak berbunga-bunga, kalau bisa cukup dengan 6 kata saja. Tapi nyatanya saya sulit mengikuti prinsip itu. Seperti pada tulisan ini banyak kata yang saya edit, dihapus yg tidak perlu toh maknanya tidak berubah. Sayang saya malas untuk mengeditnya. Hehehe salah sendiri yah.

Menggunakan kalimat pendek adalah tips dalam menulis di blog juga. Seperti yang dibahas di Ernest Hemingway’s Top 5 Tips for Writing Well itu. Jadi jika anda punya kebiasaan seperti saya, coba usahakan menghapus kata tak penting pada kalimat yg di buat. Yah seperti yg sedang saya lakukan ini. Dan selalu berusahalah untuk itu, maka ini menjadi kebiasaan yang baik. Kadang saya untuk menulis to the point itu sulit. Kebiasaan ini rupanya diperlukan waktu untuk mencapainya.

Menurut pengalaman, saya menulis kalimat yg panjang itu disebabkan oleh tidak adanya main idea yg tegas, sehingga diperlukan banyak kata untuk menyampaikan suatu maksud. Kebiasaan saya menulis itu mengalir begitu saja. Kadang tidak memiliki pikiran utama. Jadi asal nyambung kalimat sebelumnya saja. Akhirnya apa yg sebenarnya kita maksud tidak sampai. Hasilnya lebih sering tidak nyambung. smile_sad

Ini adalah penilaian saya terhadap tulisan sendiri. Tidak ada pembaca (termasuk para do-blogger) yang sudi memberikan saran perbaikan. Mungkin ini kebiasaan orang Indonesia… ewuh-pekewuh. Mengkritik saja sungkan. Padahal jika dibudayakan maka akan banyak muncul tulisan berkualitas. Siapa yang mau memulai… Siapa lagi kalau tidak diri sendiri, mengkritik diri sendiri. Belum bisa mengkritik orang lain sebab tulisan sendiri saja amburadul.

Bagaimana dengan tulisan anda menurut anda sendiri?

About these ads

21 gagasan untuk “Kalimat Hanya dengan 6 Kata

  1. Saya membaca ini rasanya seperti dikritik :P (6 kata)
    Terimakasih banyak atas kritiknya, Pak. (5 kata)
    Lain kali menulis, saya akan gunakan kalimat yang lebih pendek. (10 kata!! hwaaaa!!)

  2. seringkali saya juga merasa menulis dalam kalimat yang terlalu panjang. kadang juga ada keterangan dalam kurung yang berakhir dengan kalimat panjang. kalimat panjang yang memakan 2-3 baris! tapi benar, susah untuk membuat kalimat yang pendek tanpa menghilangkan makna yang hendak kita sampaikan. nah itu kalimat panjang lagi. hore.

  3. @ passya, kikie, neeya
    Yah kalimat majemuk biasanya khan dua buah kalimat, yah pasti panjang. jadi 12 kata…. :)
    Seperti yg saya tulis, tidak ada larangan nulis kalimat panjang. Tapi kalo bisa diringkas akan lebih baik. Mungkin… sih.
    Tujuan kita menulis hanya 1, menyampaikan sesuatu dan bisa dimengerti pembaca.

  4. Panjang atau pendek, banyak atau sedikit kata? Saya percaya kepada irama. Ada kalanya saya berkalimat panjang, karena memang tak terhindarkan. Ada kalanya saya berkalimat pendek karena memang sesuai. Yang penting tidak membingungkan pembaca.

    Tapi sepanjang-panjangnya kalimat, sebisa mungkin saya tetap mengingat ekonomi kata.

  5. @ paman tyo, bangsari, andrias ekoyuwono
    Setuju dengan pendapapat para… pengecring semua deh. sebab yang saya jadikan rujukan adalah bahasa inggris, mungkin sedikit beda dengan bahasa indonesia. Apalagi kalau bahasa itu yg makai memang pemilik bahasa. Mungkin istilahnya menulis pajang atau pendek tergantung rasa saja. tapi saya sendiri pingin nulis dengan kalimat yg simpel tapi kadang khawatir gak dipahami. akhirnya yaitu… dowooooo.
    Ok selamat datang semua.

  6. :) Ooo ternyata nulis kalimat panjang slah ya?
    Saya nulis kalimat panjang, karena berasa ada ‘seni’nya gitu Pak.
    Biar ada atmosfer keindahan sastranya (ngaco mode : on).
    he..he..
    Padahal mah emang ga gape nulis yang singkat padat tepat.
    kaya comment saya ini niyh…
    Dah panjang, kayanya juga ga penting pula.
    =)) ha..ha..

  7. bukankah kalimat panjang itu indah? burung-burung manyar itu kalimatnya berkelok-kelok panjang sekali. tapi saya setuju kalo masalahnya efisiensi.

  8. Iya… memang kebiasaan menulis panjang itu tidak baik sebab tulisan yg panjang dan bertele-tele akan membuat org yg membacanya jadi bingung menangkap apa maksud dari si penulis tentang topik yg ditulisnya dalam tulisan itu. Halah… kok malah panjang sih? :P

  9. Nulis kalimat panjang biar dikira profesor. Kalimat profesor kan suka bikin bingung. jadi, kalau kalimat ini sudah bisa bikin bingung, saya juga sudah seperti profesor.

  10. >> Ndoro Kakung
    Makasih infonya…

    >> Dian
    Gak ada yang sealahhh, yg penting maksud penulisan sampai ke pembaca. Tulisan saya sampai gak yah, sebab sering kepanjangan… (eh bukan sering ngelantur ding)

    >> Fernando
    Boleh saja tuh… silahkan

    >> bryan
    Ho-oh tuh pas tenan, ini juga…

    >> didi
    bagi yang pinter nulis yah emang indah, lah kalau kayak saya mungkin lebih runyam bisaan.

    >> bee
    Iyah tuh tulisannya panjang tapi saya paham, artinya tulisan sampean sampai ke saya, tapi seandainya di penggal jadi 2 atau 3 kalimat akan lebih bagus. Kalau membaca kalimat yg panjang sambil nahan napas sampai ketemu apa maksudnya. Kasihan khan nahan napas orang gara-gara mbaca tulisan yg panjang. Hehehe malah gak sampai-kan maksud saya…

    >> kang Kombor
    Mosok gitu kang…? Saya dulu ketemu proffesor kalimatnya pendek-pendek tuh… sebab lagi bengek… :)

  11. Saya pikir postingan ini sudah usang (6 kata)
    Mengapa Paman masih mentautkan dalam “berbagi” (6 kata lagi)
    Ya sudah mungkin tetap banyak manfaatnya (6 kata lagi deh..)

  12. saat di depan kompi, apa yang ada dikepala keluarkan saja, bung…
    seperti kita hendak menyatakan cinta kepada wanita. :)

Komentar ditutup.