Kalteng Peringkat 1 Prosentase Kelulusan UN
Ditulis oleh Urip.WP.Com di/pada 17 Juni 2007
Tahun ini Kalteng menduduki peringkat 1 prosentase kelulusan UN untuk tingkat SMA/MA.
Hahahaha… Apa yang dibanggakan dengan prosentase kelulusan dengan peringkat 1 secara nasional? Paling-paling yang senang adalah para pejabat… dinas pendidikan. So bagaimana dengan kualitas hasil kelulusan itu… jelas bukan peringkat satu. Benarkah itu hasil uji kemampuan para siswa SMA/MA murni… saya berkeyakinan jelas bukan… siapa yang tahu?!
Tapi keyakinan seperti itu jelas dianggap tidak benar. Mana buktinya ada kecurangan… Hahaha. Mengapa saya tertawa mendengar/membaca info seperti itu? Sebab itu bukan rahasia lagi, inilah kehebatan yang…
Adanya peringkat dalam segala hal tidaklah positif jika ditindak lanjuti dengan segala hal yang keliru… Apakah di kalteng telah melakukan tindak kekeliruan?… Siapa yang tahu dan mau mengaku? Oh Kalteng-ku, sadar… lah…



cakmoki berkata
Hahahaha, saya juga ikut tertawa

entah apa yang saya tertawakan, tahu sama tahu
Master Li berkata
Ah, saya hanya bisa tertawa Pak… ^^;
…untunglah saya lulus dengan perjuangan yang sehat.
*mengenang hari-hari UN*
Baidewei, soal masalah ‘jalan-pintas’, saya rasa nggak hanya satu pihak aja pak. Saya pikir ada banyak pihak…dan itu kuantitas jalan-pintasnya ada yang banyak, ada yang sedikit.
Master Li berkata
(berkata dalam hati: begini-begini merasa bangga sekaligus miris juga, soalnya kebetulan saya bersekolah di ibukota KalTeng)
Evy berkata
ehmmm … kenapa ga bangga to pak? kalau ada kecurangan mungkin ga cuman di klteng tp seluruh indo….lha ngapain diadakan ujian klo akhirnya mau curang… aku bingung…
mathematicse berkata
Kemungkinan besar dinas pendidikan Kalteng akan seneng buanget, karena merasa berhasil.
zulfanahrielly berkata
bener bener..
peringkat ga menentukan itu berkualitas apa ga…
menurutku kualitas lah yang berperan penting…(kualitas individual murid itu..)
deking berkata
Pertama saya ucapkan atas keberhasilan yang diraih Kalteng…
KEtika membaca berita kenaikan angka kelulusan dan juga kenaikan nilai rata2 UN terus terang saya malahan jadi khawatir…
Saya khawatir kalau kenaikan standar kelulusan yang dicanangkan pemerintah malahan menjadi bumerang bagi pendidikan kita.
Kenapa?
Yang saya khawatirkan adalah kenaikan standar kelulusan malahan hanya akan berimbas pada penurunan kualitas soal supaya siswa bisa mencapai standar nilai tsb
Kalau begini yang terjadi hanyalah kenaikan KUANTITAS dan di lain sisi terjadi suatu penurunan KUALITAS
suandana berkata
Iya, saya sependapat dengan Pak Deking. Kapan Indonesia mau maju kalau begini terus?
imcw berkata
saluttt…ungkapan jujur seorang pendidik…:)
anas berkata
Ada yangn pernah bilang yang
kitadididik itu adalah siswa bukan angka, buat apa bahagia liat angka tanpa lihat dengan sungguh-sungguh kemampuan anak didik.arul berkata
itu mah prestisius…. pengennya daerah terkenal dan bisa memberikan prestasi…
tapi yah… paradigma birokrat kita seperti itu koq..
axireaxi berkata
*hiks*
benar2 deh..
btw, tujuan pendidikan di sekolah itu sebenarnya apa sih
sekadar lulus-kah?
*bin-ngung*
nurhidayah berkata
keren dong. Btw alokasi APBD utk pendidikan di Kalteng berapa ya. Jawa kalah nih kayaknya ..
zainurie berkata
Betul Mr. urip,….dengan adanya sistem peringkat apalagi dalam sistem ujiaN NASIOANAL, mungkin hanya menjadikan kita sebagai pendidik untuk mengejar angka kelulusan yang jauh lebih baik tanpa memperhatikan proses dari pembelajaran itu sendiri, yang penting nilai baik,sehingga cara-cara instan pun dilakukan…..
willyedi berkata
Kita tahu kalteng, bahkan UNPAR saja dapat peringkat terakhir – maaf buat UNPAR dan seluruh jajarannya, ini buat memacu peningkatan kualitas – kok bisa anak SMA-nya peringkat pertama.
Pak! Apa nggak salah tuh Kalteng peringkat pertama UN. Menurut saya, Kalteng peringkat pertama kecurangan.
Lha kok, jadi emosi. Nanti kata Kuncung di Dikjar Kobar, ini sensitif dan miring. Maaf, Mbak Waeti dan Mbak Rika, kata Kuncung, ini off the record, ya. Kalian keluar saja. Nanti, kalau perlu data, saya beri dalam wawancara khusus dengan saya. Bleh. Dikjar rupanya alergi sekali dengan media massa. Padahal kan punya hak jawab.
Maaf untuk semuanya. Saya juga tidak termasuk yang baik.
Ya Allah, ampunyi dosa-dosa saya.
Kangguru berkata
Salut buat kalteng, saya ikut berdoa saja mudah-mudahan itu di dapatkan dengan jerih payah yang jujur
elpalimbani berkata
Wah jangan2 di kalteng bentar lagi muncul kelompok Air Mata Guru kayak di sumut. Pak Oerip jadi koordinatornya kah?!
klikharry berkata
Pertahankan ujian nasional!
Syarif Winata berkata
Yah mudah-mudahan benar adanya “lulus murni” bukan rekayasa, SDM Kalteng gak kalah kok, ……
saya boleh beda pendapat khan pak urip ???? heieheheheh
venus berkata
saya juga agak curiga, hehehe…
HATUE berkata
Komentar saya, HEBAT tim SUKSESNYA, yg dari ddaerah lain perlu belajar dgn TIM SUKSES dinas pendidikan KALTENG, cara melobi, cara berkelit, eeet …cara menghapus jawaban yg cepat u/ diganti dgn yg benar, cara membawa pengawas uan pura-pura ajak makan, paling ampuh amplopnya tebal, pokoknya bisa diatur. INI INFO BENAR-BENAR TERJADI KARENA SAYA NGOBROL LANGSUNG DGN TIM SUKSES. Tidak disanksikan lagi pasti disangkal deh…, OK moga muridnya bisa melanjutkan tempat kuliah yg bagus, dan buat dinas sih… paling2 minta kenaikan dana tryout yg kalau turun kesekolah dipotong sana potong sini, tinggal gurunya dikasih target……
yunizar berkata
Saya terbahak-bahak sampai terkencing-kencing mendengar hal ini, sama ketika saya juga tertawa menerima kenyataan sekolah saya tempat mengajar lulus 100%. Hidup pendidikan nasional, Hapus Ujian Nasional … proses pembohongan, kebodohan seperti jaman penjajahan terulang lagi …
Prasetyadi berkata
Kalo rangking 1 berarti SDM kita menghasilkan UN yang lebih sukses dari yang di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Mungkin faktor lain juga ada pengaruh. Misal, jumlah SLTA, SLTP lebih sedikit jadi mudah mengkoordinasi dan dalam kalkulasi peluang peringkat lebih menguntungkan. Soalnya statistik bisa diatur hendak mengekspos nilai statistik yg mana saja. Kalau nilai rata-ratanya gimana? Faktor lain, mungkin soal-soalnya terlalu mudah untuk siswa di Kalteng, karena Kalteng biasanya diunderestimate sih. Atau siswa Kalteng lebih mahir membulatkan jawaban di LJK jadi kebaca semua jawabannya hehe…
Jika ada unsur kkm bisa ramai nih di tingkat nasional.
Yang saya tau orang Kalteng penghasilan merata sehingga pendidikan merata, kualitas SDM merata. Kalo lulus, lulus (hampir) semua, kalo ngga lulus, ya ngga lulus (hampir) semua juga. Kalau di Jawa kita banyak nemuin jenius, namun banyak juga yang kesulitan ekonomi jadi banyak juga yang ngga lulus.
Kalo diperhatiin, beritanya terlalu mengekspos salah satu nilai statistik saja kali?
Anang berkata
selamat selamat…..
geji berkata
Tp Statistik itu penting utk pengambilan keputusan, forecasting, dll
budisan68 berkata
yg ku khawatirkan nanti kepala dinas pendidikan kalteng diganti kang Urip. nanti jadi berkualitas. tahun ini kalo kambing ikut UAN lulus kali ya…
smada_student berkata
ah gak usah sirik ,,
yg pasti dinas kalteng,,udah berupaya mungkin,,
toh pgawasan dari berbagai lsm pada un kmren sangat ketat,,
jadi kemungkina kecurangn agak kecil,,
itu merupakan kebanggann bagi qami semua,,
itu merupakan prestasi baru dibidang pendidikn,,
klo toh soal ini aja diperbincangkan gmna indonesia bsa maju,,
pst orng-orng kalteng mw skul/kul diluar terus,,
mohon kebijaksanaan nya pak,,
jangan asal omong,,
mungkin jka diadu cerdas cermat,,mungkin bapak tidak bsa menang
latifah04 berkata
Sebagai seorang pendidk kepenginnya dan bangga nilai UN nya bagus , tapi jika itu diperoleh lewat jalan gak wajar itu menyedihkan. Bagaimana nanti nasib bangsa ini, mestinya generasi yang memimpin negeri ini kelak orang-orang yang ahli di bidangnya tapi yang ada cuman mau memikirkan dirinya sendiri untuk bangsa dan negeri ini gak bisa karena gak punya keahlian.Nah klo itu yang terjadi brabe jadinya. Yu! kita berantas kecurang dalam bentuk apapun dimulai dari diri kita sendiri. klo semua dah jujur dan upaya meningkatkan hasil UN dah maksimal, kita akan dapet hasil yang memuaskan. Berjuang terus dan semangaaaat!!
Parker berkata
MangNya napa KaLO Mereka dpt peringkat 1…
Bangga dong jadi Orang….
Kok Remehin Mereka siH,,,,
aditya20 berkata
Denger itu jadi sedih.. Kenapa hanya kalteng saja yang menjadi nomer 1? Harusnya sih semuanya jadi nomer 1 biar lulus semua. Amin.
day... berkata
selamat aja deh, walau udah basi. udah tahun 2008 ni. aku lagi cari-cari daftar SMA terbaik berdasar UN 2008. malah ketemunya hasil UN tahun 2003. itu ‘kan jamanku dulu…. wakakakak, kalo SMA tahun 2003 dulu, ini 100 SMA terbaik, yang mau lihat silahkan klik, klik. dan 100 Madrasah Terbaik se-Indonesia dari jurusan IPA, lihat di sini.
yang tahun 2008 belum ketemu tuh!