Merenung Kembali tentang Membaca

Membaca adalah kebutuhan tiap orang. Membaca dalam artian benar-benar membaca. Tidak hanya menyusuri kata, frase, atau deretan kalimat. Tetapi harus dapat mengambil makna dibalik apa yang tertulis, mengkritisi, serta berdialog dengan penulis lewat karyanya.

Ini adalah perenungan beberapa waktu terakhir kok serasa hambar dalam membaca buku. Kebanyakan bagi “kaum terpelajar” memiliki buku sekedar untuk penenang hati, sekedar untuk jaga-jaga agar jika perlu tidak sulit mencari. Ini juga yang menjangkiti diri saya. Berbagai “ebook” terkumpul ratusan tapi seakan-akan tidak ada waktu untuk membaca keseluruhan, lebih-lebih meng-khatamkannya.

Andai saja kita atau kebanyakan dari kita mau memahami isi suatu buku itu maka tidak ada suatu hal yang membuat kita “tidak tahu”. Oleh karena itu tidak boleh menunda memahami cara membaca. Bukan berarti kita berhenti membaca saat di SD kelas 2 atau kelas 3. Jika membaca seperti kebanyakan kita maka untuk sekedarmembaca kita tidak perlu untuk sekolah lebih tinggi.

Menurut sodara?

About these ads

21 gagasan untuk “Merenung Kembali tentang Membaca

  1. saya pernah bertekad membaca satu buku sehari lalu turun menjadi satu bab sehari lalu turun lagi menjadi satu lembar sehari. sekaran….membaca kalo ada waktu :((

  2. Makna memang jauh lebih penting dari untaian kata pak, namun susah juga mencari makna diantara guyuran informasi yang demikian hebat.
    Eh BTW mohon maaf lahir bathin met Lebaran

  3. Wah klo siswa sekarang kebanyakan punya buku sebagai pelengkap aja pak… jarang banget dibaca… kasian orangtua ngeluarin uang untuk beli buku. Sepertinya memang minat membaca udah mulai menurun pak.

    Tapi anehnya buku2 seperti Harry Potter bahkan Manga (Komik Jepang) tetep aja laris manis kayak kacang goreng.

    Minal Aidin Wal Faidzin

  4. Saya senang membaca. Kebanyakan buku2 bertema islam tentang manajemen hati. Namun kendala saya adalah tidak mampu membaca secara banyak halaman dan kesulitan untuk mencari waktu yg tepat utk membaca. Kira2 Bapak bisa memberikan solusi buat saya?

    Terima kasih sebelumnya.
    Salam kenal dari saya.

    Wassalam

  5. salam kenal pak ^^

    baru pertama mampir nih

    iya saya setubuh. yg membedakan memang pemaknaan akan apa yg sudah kita baca. jd inget artikel di intisari lama….

  6. maaf lahir batin pak.. :)
    seandainya membaca tdk butuh waktu..
    kecuali mrk yg dibayar krn membaca.. (guru, dosen, dll) :D
    lalu waktu senggangnya diisi apa..
    saat menunggu..melamun..di toilet..
    dl malah ada temen yg isi salah satu topik buku pelajarannya dia rekam, trus didengerin via music player ato hp selama perjalanan ke sekolah (pake supir sih..), terutama pas mo ada ujian..ato pas mo tidur, bs dicoba :D

  7. Membaca…
    Sebetulnya mudah untuk dilakukan tetapi nyata banyak orang jarang sekali membaca. Bagi saya, ya minimal membaca koran setiap hari.

  8. Ping-balik: 4K pada H-4 Pesta Blogger 2007 « kang tutur’s weblog

  9. Kata Ersis membaca adalah makanan agar kita bisa berak tulisan.
    Kebanyakan kita tidak berak tulisan karena tidak membaca. Saya yakin kalau para peminat internet adalah pembaca, kecualiyang dicarinya gambar. Apalagi pemilik blog yang anktif tentu juga seorang pembaca.
    Membaca terus yook!

  10. Saya adalah termasuk kategori orang yang tidak hobi membaca. Bacaan saya hanya bacaan ringan seperti komik, diluar buku pelajaran kuliah karena merupakan kewajiban (itupun hanya doraemon). Kalau pengalaman saya membaca, saya hanya pernah 1 kali membaca novel yang cukup tebal sampai habis (novel “Eiffel I’m in Love”). Karena saya lebih suka mendengarkan dan melihat dari pada membaca. Entah kenapa, saya melakukan pekerjaan membaca hanya untuk suatu kepentingan, bukan hobi. hehehe… Lam kenal semua… :lol:

  11. Kalau aku sih lebih senang menonton dari pada membaca. Alangkah baiknya jika semua materi pelajaran disajikan dalam bentuk audio-visual sehingga lebih menarik minat anak/orang untuk belajar.

  12. dan tatakala saya membaca sebuah judul dari sebuah buku, saya memaksa diri saya untuk mencari tahu apa maksud judulnya, apa yang akan saya peroleh saat pembacaan berlangsung, bagaimana kaitan antar konsep atau variabel dalam buku, dan yang pasti untuk apa saya membaca. sekedar tahukah? atau harus mensarikan, atau mencari jawaban sebuah pertanyan, atau harus memahami detail karena harus menyampaikan ke orang lain. dan proses membaca adalah percintaan dengan ilmu yang mengasikkan, tentu saja saya dalam keadaan hati yang tenang, tidak anemia(anemia menurunkan konsentrasi} dan tanpa kebocoran emosi yang berarti.
    Seandainya Allah mengijinkan saya, saya ingin selalu membaca dan menuliskannya kembali, banyak hal… untuk mengajak satu, dua , tiga atau kesekian orang di dunia merasai keagunanNya lewat tulisan saya setelah…..membaca

  13. Membaca..saya hobby dari dulu membaca..tapi ga sampe kutu buku..sekarang saya dinegeri orang kurang buku bacaan..yang ada kalo jalan kemana2..banyak waktu kosong dengan bengong..

    Gmn mau sedekah..? hehehe..kidding

  14. membaca dan membaca: pekerjaan mudah tapi sulit dilaksana… Aneh yaa, padahal kecerdasan bangsa ditopang dari membaca.. halah .. saya juga terkena demam komentar bukannya membaca.. salam kenal kembali bos, setelah sekian lama gak nyambangi blog paduka raja guru kimia… :)
    *btw, ebooknya makin keren bos*

  15. ada yang lebih penting setelah kita membaca buku; membaca makna. sehingga makna antara rakyat dan penguasa, kau dan aku, atau bahkan kita dan Tuhan akan sama makna ketika melihat fakta apapun.

    salam kenal dari saya, jelata dari ngayogyokarto hadiningrat

  16. “Membaca dalam artian benar-benar membaca. Tidak hanya menyusuri kata, frase, atau deretan kalimat. Tetapi harus dapat mengambil makna dibalik apa yang tertulis, mengkritisi, serta berdialog dengan penulis lewat karyanya.”

    Wah-wah…. ide yang bagus juga. jadi mengingatkan lagi tentang makna membaca ketika masih skul/kul dulu :)
    Tapi menurut saya, membaca mempunyai banyak fungsi ko, jadi tidak perlu hanya untuk mengambil makna saja. terkadang walau kita membaca sepintas saja, tetapi kalo hati senang, dilakukan sering, terkadang suatu waktu akan muncul iluminasi dengan sendirinya. mungkin loh :)

  17. saya suka baca klo ada waktu, pinginnya sih banyak bacaan – biar tambah pengetahuan – bagaimana ya caranya kok rasanya sulit banget nurunin minat baca sama anak – krn bapaknya jarang baca kalee…

  18. membaca adalah sebuah kebutuhan. namun sayangnya harga sebuah buku tidaklah nurah, karenanya kadang berbagi buku itu perlu, senang rasanya kalo ada yang nyediani ebook aneka rasa, bukan hanya bidang kimia aja, ya, tema umumlah, semoga ya…….

  19. salam kenal pak, kali ini saya yang kena paksa harus membaca karena saya harus profesional…. katanya! memang benar pak, harus membaca terus biar kita menjadi bagsa yang maju. maaf pak, saya masih gaptek dan sedang belajar membaca….

Komentar ditutup.