Mengetahui adanya software semacam Hyperchem, dan sebangsa-nya membuat nafsu bergejolak untuk ingin menggaulinya. Namun begitu tahu bentuk tubuh hyperchem yang penuh dengan “keindahan kimia kuantum” serasa ciut nyali untuk segera menjamah-nya. Hehehe ini karena kesadaran diri akan tampang tak secakep dengan keindahan kimia kuantum. Bagaimanapun nafsu itupun tetap bergejolak meskipun tertahan untuk mempersiapkan diri dengan beberapa kemingkinan agar Hyperchem itu dapat terengkuh, terdekap erat di dada. Lebih-lebih Hyperchem versi terbaru saat ini (Hyperchem v 8.03) banyak fitur yang pada versi sebelumnya (v 7.5) belum tersedia.
Fitur baru yang tersedia antara lain:
• Microsoft Vista Compatibility
• New Third-Party Interfaces
• New Batch Capabilities
• Universal Use of Double Precision
• Undo and Redo Capabilities for Model Building
• Easy Access to Molecules via a Recent File List
• Geometric Measurement Involving Points, Lines, and Planes
• A Chemical Substituent Operation
• Revised Toolbar with Easier Access to Model Building
• Calculation of Entropies and Free Energies
• Calculation of Heat Capacities
• Calculation of Zero-Point Energies
• Computation of Rate Constants
• Computation of Equilibrium Constants
• Further Capabilities for MP2 Perturbation Energies
• Separation of Configuration Interaction from Single Points
• Rendering of POINT, LINE, and PLANE
• Integration of Temperature as a System Variable
• Display of Line Width Envelopes for IR and UV Spectra
• Separation of MM-QM Capabilities from Current Selection
• Separation of Fixed Atoms from Current Selection
• Ability to Fix Atoms in Quantum Mechanical Computations
• Vibrational Analysis for Molecular Mechanics
• Applied Electric Fields for Molecular Mechanics
• Ability to Explore “Particle-in-a Box” Wave Functions
• Ability to Select Desired Energy Units (kcal, kJ, or Hartree)
• Miscellaneous Bug Fixes and Small Improvements
Banyak artikel yang terkait “Computational Chemistry” yang menunjukkan bahwa peluang pengembangan ilmu kimia teori untuk mendukung kimia eksperimen. Keduanya dapat saling melengkapi untuk membuat ilmu kimia semakin pesat. Dengan berbagai perangkat lunak, optimis kimia akan semakin mudah dimengerti, tidak lagi membuat orang yang ingin mengakrabinya menjadi alergi.
Sayang sekali publikasi di Indonesia tentang kimia komputasi belum banyak yang bisa diakses secara bebas dan mudah. Di kampus-kampus besar di Indonesia sudah ada yang menekuni tentang Kimia komputasi, tapi publikasinya minim. Semoga tidak lama nafsu untuk menggauli kimia komputasi melewati beberapa perangkat lunak segera tercapai, terengkuh.
Oh ya kalau sampean tertarik dengan kimia komputasi dan pingin menenggok indahnya kimia kuantum di Hyperchem serta menikmatinya silahkan ambil di www.forumakademi.org, jangan lupa register dulu. (Jangan kaget ya kalau masuk situs yang saya tulis itu…
)
Kelak mungkin perlu untuk membuat forum komunikasi dan diskusi untuk dapat saling belajar terkait Kimia Komputasi.
Bagaimana?


menarik sekali
keren sekali
salam kenal pak guru
kunjungi blog saya juga yak
saya senang anda selalu mengisi dengan artikel yang bagus dibaca terima kasih !!!
bener om
bagus tuh program
tapi rada ribet
mendingan pake chem 3d ultra
tapi banyak parameter yang belum ada
wajib dikembangin
terutama drug scrreeening program
apalagi yang berbau docking
hidup kimia komputasi
S2 kimia komputasi di Indoneisa dimana ya???
salam kenal bapak.
kebetulan saya akan mengambil tugas akhir untuk S1 saya di Universitas Negeri Semarang dengan kimia komputasi
sowtware yang saya gunakan persis dengan apa yang bapak tulis yaitu dengan Hyperchem 7.5 dilengkapi dengan sowtware tambahan semacam gausian dan chembio ultra 3D
tetapi saya masih bingung tema apa yang akan saya bahas dalam tugas akhir saya nanti.
o ya bapak ijinkan saya membuat link weblog bapak di weblog saya..
terima kasih sebeumnya
saia adalah teman seperjuangan saptanto di kimia komputasi.
u/ Pak/ Mas Byant, S2 kimia komputasi setau saya ada di ITB (meski masuk di kimia fisik) di Unpad juga ada (kimia fisik&biokimia). UGM sepertinya juga fokus kesana. Tapi memang fokus khusus S2 kimia komputasi belum ada di Indonesia. Jadi baru sebatas aplikasi kimia komputasi di berbagai bidang kimia (anorganik, organik, biokimia, fisik). Tapi justru ini yang menarik, karena perkembangan kimia eksperimen mahasiswa tuh mahal di Indonesia (aka kurang diperhatiin).
Kolaborasi kimia komputasi+eksperimen udah banyak bantu pemahaman interaksi kimia dan aplikasinya
Kimia komputasi memang cuma pendekatan..
tapi bukankan kimia eksperimen juga pendekatan???
pendekatan terhadap ilmu hakiki Tuhan
Cayooooo!
kalau menurut saya cuma kurang tentang pemahaman yang lebih mendalam lagi tentang kimia komputasi in diwbsite nih..ok..tetap kembangkan selalu./////
buat mas blizer
mending tugas akhirnya diarahin ke molecular docking mas
drug design
kan bisa tuh pake hyperchem
ato nggak cari mekanisme reaksi yang belum jelas dengan menggunakan program tersebut
tapi harus
tapi susahnya kalau ada atom di senyawa yang kita modelkan
yang parameternya tdk ada
sehingga tidak bisa diminimasi menggunakan metode semi empiris maupun ab initio
good luck ya mas blizer
hidup kimia komputasi
@ saptanto
terima kasih sekali bapak atas saran-2 nya
alhamdulillah saya sudah dapat tema yang akan saya kaji yaitu mekanisme reaksi dekomposisi eritromisin tapi susahnya cari referensi eritromisin dalam bahasa indonesia masih susah sekali, mungkin bapak saptanto atau yang lain bisa bantu!!!
terima kasih….
hidup komputasi!!!!!!!
wah bagus nih….
saya tertarik sekali dan saya ingin tugas akhir saya di bidang ini.
oleh karena itu, saya mau bertanya?
bapak punya contoh skripsi tentang komputasi ini nggak?
boleh dong dikirim ke e-mail saya….
saya sudah mencari literatur tentang ini tapi hasilnya nihil..
ditunggu ya pak!
atau bagi siapa saja yang mempunyai referensi tentang kimi komputasi ini bolwh dikirim ke chuchux2005@yahoo.co.uk
terima kasih sebelumnya…
-ferry-
kalo buat referensi memang rada sulit kalau mau mencari yang bahasa indonesia
tapi setahu saya ada banyak kalau yang bahasa inggris
mungkin mas blizer bisa kirim tujuan dan hipotesis penelitiannya
untuk file pdb dari eritromisin bisa diunduh di protein databank
biasanya juga menyertakan jurnal terkait
siapa tauh ada hubungannya dengan penelitian mas blizzer
oh ya mas blizer
setelah membaca blog maz blizer
sebagai tambahan
kimia komputasi
bukan hanya sebagai pendukung eksperimen saja
tapi kita bisa memodelkan suatu senyawa, baik itu sifat fisiko kimianya, maupun binding energi dll. tanpa harus membuang2 duit dengan langsung melakukan uji eksperimen
mungkin kendala yang mas alami hampir sama dengan yang saya alami dulu sewaktu kuliah
karena sampai sekarang kata2 tentang “science without measurement is nothing” masih dikumandangkan
seharusnya kimia komputasi sejalan dengan eksperiment
bukan menggantikan
karena tidak mungkin
untuk kajian2 yang mana tidak dapat dijangkau oleh eksperimen (intermediet reaksi, senyawa yang ongkos produksinya mahal, kandidat obat yang jumlahnya sangat banyak sekali)
di situ letak peran kimia komputasi
Keren banget, bro…
Gw lulusan teknik kimia dan tertarik di komputasi dan pemrograman untuk industri kimia.
Tugas akhir gw dulu penyelesaian komputasi untuk reaktor CSTR dan membuat bahasa pemgrograman sendiri.
Kalo ada yang terbaru boleh dong sharing….
tau gak maksud optimasi geometri tu apa
optimasi geometri itu adalah geometri suatu senyawa (struktur) yang kita gambar di tata ulang oleh program sedemikian sehingga sesuai dengan teori-teori hitungan kimia secara struktural
Pokoknya kimia komputasi sangat keren….
aku senang kalai belajar kimia dengan komputasi..
Sukses buat kimia komputasi…(^.^)