Jembatan Keledai – Mnemonic, Cara Cepat Menghafal Lambang Unsur Golongan Utama

Mnemonic atau di Indonesia sering diistilahkan jembatan keledai adalah alternatif agar siapapun bisa dengan cepat menghafal sesuatu. Dalam pelajaran kimia, hafal beberapa unsur terutama unsur yang berada di golongan utama (golongan A) akan memberikan banyak keuntungan dalam memepelajari bahasan atau soal-soal yang terkait dengan sifat suatu zat.

Misalnya ketika ada soal yang menanyakan manakah senyawa berikut yang mungkin membentuk ikatan ion atau kovalen? Kalau senyawanya diberikan dalam lambang unsur asli tanpa data tentu ini harus memanfatkan hafalan. Walaupun soal seperti ini tidak bagus karena terlalu mengandalkan hafalan, tapi apa boleh buat kalau soalnya begitu mesti dilahap juga kan?! Kalau hafal unsur golongan alkali dan alkali tanah, juga unsur golongan halogen atau golongan oksigen (kalkogen) tentu itu jadi clue dalam menjawab soal. Itu hanya salah satu contoh. Bisa saja ada soal yang menanyakan manakah garam berikut yang memiliki sifat ion paling kuat, yang begitu itu tentu dengan cepat kalau paham di mana letak unsur dalam sistem periodik unsur. Dan seterusnya.

Berikut ini beberapa mnemonic yang sering digunakan orang di Indonesia. Warna huruf merah menunjukkan lambang unsur.

I-A         Hi  Li Na Kakak RubCs-nya Fransloh….

II-A        Beli Maggnum Campur, diSruput aja Banyak Rasanya

III-A      Bang  AlGali  Instalasi Telepon

IV-A      Cici  Si   Gesit Senang  Poliball

V-A       Nenek  Pintar  Aslinya SerbBisa

VI-A      Orang  Suci   Seneng  TePoci ya?

VII-A     Fuji   Color  BarIdaman  Ati

VIII-A    Heli   Negara  Arab   Kerap   Xekali  Runtuh

Sebaiknya memang membuat sendiri dengan cerita unik terhadap mnemonic unsur golongan utama, sebagai contoh silahkan saja mencari di internet dengan kata kunci “cara menghafal lambang unsur”. Akan kita jumpai banyak sekali, meskipun kadang saling tiru :) Tapi intinya adalah bagaimana cara kita cepat menghafal unsur-unsur tersebut. Menghafal itu akan mempercepat proses dalam berpikir.

Anda punya ungkapan lain, mari berbagi via kotak komentar.

Wassalam,

Urip.wordpress.com

About these ads