Perhitungan Molaritas dan Molalitas Larutan dari % Massa dan Densitas

Berikut ini hubungan molaritas (M) dengan molalitas (m) larutan serta simulasi perhitungannya.

Antara molaritas dan molalitas beda dasar perhitungan tetapi rumusnya mirip. Molaritas didasarkan pada volume larutan (Liter), sedangkan molalitas didasarkan pada massa pelarut (kg).

Pada molaritas, larutan-nya diukur dalam satuan volume (volume zat terlarut + volume pelarut). Ketika membuat larutan dengan satuan molar maka zat terlarut dimasukkan dalam labu takar kemudian ditambahkan pelarut hingga volumenya sampai batas takar.

M=\frac {mol~zat~terlarut}{liter~volume~larutan}

1 molar = 1 mol zat terlarut dilarutkan ke dalam pelarut hingga volume larutan menjadi 1 liter

Pada molalitas, 1 mol zat terlarut dilarutkan dalam 1 kg pelarut-nya jadi yang penting adalah menakar pelarut sebanyak 1 kg atau 1 liter (kalau massa jenis pelarutnya 1 g/mL)

m =\frac {mol~zat~terlarut}{kg~massa~pelarut}

1 molal = 1 mol zat terlarut dilarutkan ke dalam 1 kg pelarut-nya

Simulasi perhitungan molar

Tersedia HCl dengan kadar 36% dan densitas (massa jenis) sebesar 1,2 kg/dm-3. Akan dibuat larutan HCl dengan konsentrasi 1 molar sebanyak 1 liter. Berapa mL HCl yang harus diambil kemudian dilarutkan dalam pelarut air hingga larutannya sebanyak 1 liter? Diketahui  massa molar HCl =36,5 g/mol

Kita hitung mundur ya  :)

Satu molar dengan volume 1 liter, berarti kita perlu HCl sebanyak 1 mol. Ingat 1 M = 1 mol dalam 1 Liter larutan

1 mol HCl = 36,5 g HCl ingat mol = \frac {massa~zat~dalam~g}{mr~zat~dalam~g/mol} , jadi kita perlu HCl sebanyak 36,5 g.

Tetapi HCl yang tersedia tidak dalam satuan gram. Oleh karena itu perlu dikonversi dari data yang tersedia itu. Pertanyaannya adalah berapa mL HCl yang harus diambil agar setara dengan massa 36,5 g itu?

Nilai satuan kg/dm-3 = kg/L = g/mL

Andai kadar 100% dengan densitas 1,2 g/mL maka setiap 1 mL HCl = 1,2 g

Karena kadarnya hanya 36% maka massa setiap 1 mL HCl tersebut

= 36% x 1,2 g/mL = 0,432 g → 1 mL = 0,432 g ↔ 0,432 g = 1 mL

Ok, kalau 1 g HCl itu setara dengan berapa mL HCl 36% tersebut?

1 g = \frac {1}{0,432}→ 1 g = 2,315 mL

Karena perlu HCl sebanyak 36,5 g setara dengan (36,5 g  x 2,315 mL/g) = 84,49 mL

Ketemu kan, berapa yang harus diambil untuk membuat 1 M HCl sebanyak 1 liter, HCl yang tersedia kita ambil sebanyak 84,49 mL kemudian kita larutkan dalam pelarut air hingga volume larutan (volume HCl tadi + volume air) menjadi 1 liter. Praktiknya adalah siapkan labu volumetrik (labu takar) dengan dengan takaran 1 L, isi sedikit air murni (misal 100 mL) dulu, masukkan 84,49 mL HCl tadi kemudian tambahkan air hingga batas takar 1 L labu volumetrik tadi.

Bagaimana teknis membuat larutan meskipun berbeda zat-nya namun bisa dilihat pada video dengan judul reaksi asam basa dari ITB berikut ini.

Nah andai kita akan membuat larutan 1M HCl hanya 0,5 L berarti kita hanya perlu mengambil 42,245 mL (didapat dari 0,5 x 84,49 mL) kemudian dilarutkan hingga volume larutannya jadi 500 mL, pakai labu volumetrik yang 500 mL yah, begitu dan seterusnya.

Simulasi perhitungan molal (m)

Bagaimana kalau ingin membuat larutan HCl 1 m dari HCl yang tersedia itu?

Praktisnya perhitungan molalitas sama dengan perhitungan molaritas, bedanya pada massa pelarut. Karena 1 m sama dengan 1 mol zat terlarut yang dilarutkan dalam 1 kg pelarut, dan jika pelarutnya air dengan massa jenis (densitasnya) 1g/mL maka 1 kg itu setara 1 L. Ingat 1 L air murni loh.

Kalau ditanya, 1 M HCl sama dengan berapa m HCl?

Konversi Molar ke molal:

1 M HCl = 1 mol,  HCl = 36,5 gram terlarut dalam 1 liter larutan, dengan densitas 1,2 g/mL

Maka dicari massa larutan yaitu;

1,2 = x gram larutan / 1000 ml larutan

X = 1200 gram larutan

Massa solven saja = (1200 – 36,5 g) = 1163,5 gram pelarut saja. (AIR)

M = 1 mol / (1163,5/1000) kg air  =  0,859475719 molal.

Ok, ngerti kan sekarang cara membuat larutan seperti di atas, perhatikan kadar (%) dan densitas atau massa jenis atau kerapatannya. Ini biasanya ada pada label wadah atau botol zat yang dari produsen zat itu. Tapi ingat juga suhu sebenarnya juga turut mempengaruhi ketepatan pengukuran loh, meskipun di laboratorium ini bisa ditolerir kalau tidak terlalu drastis. Apalagi kalau sekedar praktikum kualitatif.

Wassalam

Urip.wordpress.com

Tulisan terkait dalam blog ini:

About these ads

21 thoughts on “Perhitungan Molaritas dan Molalitas Larutan dari % Massa dan Densitas

  1. Pak, saran saya : untuk Mr zat dalam g/mol diganti dengan istilah massa molar, karena sering terjadi kekeliruan yg akhirnya menimbulkan miskonsepsi bahwa Mr suatu zat memiliki satuan gram/mol. Padahal maksudnya dalam 1 mol suatu zat, massanya sesuai dengan Mr zat tersebut dalam gram. Demikian juga pada keadaan STP, volume 1 molar gas menggunakan istilah volum molar. Dimana volum molar gas pada keadaan STP = 22,4 Liter/mol.

  2. pak ,,misal ada cntoh soal begini…:
    Jika Ar N =14 maka kadar N dlm Amonium sulfat (Mr=132)adalah cara penyelesaian nya pakai rumus apa pak??

  3. Terimakasih sebelumnya utk penjelasan yg mudah dimengerti dlm post ini, tp sy mau memastikan,
    Jika HCl kadar 36% tsb, 64% nya apa? Jika itu adalah air, maka salah dong jika kita menyiapkan 1 kg air, trus kita tambahkan volume sebesar 84, 49 mL yang msh mengandung volume air atau dlm kata lain mengandung massa air juga, jadi total pelarut (air) akan lebih dari 1 kg dong?

    Minta penjelasannya trims :)

  4. pak saya ada soal untuk praktikum diketahui HCL 0.2 M kadarny 37% … berapa ml hcl yang dibutuhkan jika kuantitas totalnya 500 ml? terima kasih pak

  5. shallom, saya masih bingung tentang bagaimana mencari densitas itu sendiri… semisal ada soal 2N. H2SO4 dengan molaritas (M) adalah 4 (dikalikan valensi 2×2 = 4). Bgaimana menguraikan 1 persatu tuk dapat densitasnya.. mohon bantuannya.. trimakasih.. GBU..

  6. Pak, bagaimana cara menghitung massa jenis jika di ketahui konsentrasi larutan dalam %, misalnya dik H2SO4 38%, massa jenisnya berapa? terima kasih

  7. Mohon pencerahan, biasanya kan kita lihat di botol/dirigen HCl tertulis 32% atau 33% atau 37% itu cara mengukurnya bagaiamana dan kalo kita pengin mengecek kebenarannya bisa menggunakan alat apa ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s