Pertama Kali Belajar Java Applet

Pertama kali bertemu, mengaguminya, ingin mengenalnya lebih jauh. Sayangnya sumber daya otak rasanya tak sanggup merengkuhnya. Akhirnya selama ini hanya memanfaatkan karya milik orang lain saja bisanya. Cukup banyak sudah aplikasi kecil untuk kimia, tepatnya untuk pembelajaran kimia yang saya koleksi, ingin sekali untuk bisa membuat sendiri. Sayangnya tidak kunjung bisa dan selalu kalah sebelum berperang dengan pemrograman Java yang terkesan sangat rumit meskipun sudah menggunakan software dengan GUI seperti Eclipse atau NetBeans IDE. Baca sana sini pun tidak segera membawa hasilnya, akhirnya putus asa, terasa bebal banget rasanya.

Sampai suatu ketika mendapati tutorial dengan menggunakan video dengan bahasa pengantar Bahasa Indonesia di mediatutorial.web.id milik Okie Eko Wardoyo. Berharap bisa menyimaknya, memahami, dan… akhirnya tumbang juga, menyerah lagi dan lagi. Dari beberapa tutorial yang saya simak baik secara tertulis atau dengan media video, sepertinya ada sesuatu yang hilang sehingga saya jadi tidak mengerti. Kebanyakan tutorial yang banyak dibuat itu ada yang terlupa bahwa audiens atau pengguna yang ia tuju itu  orang awam, belum tahu sedikitpun pemrograman java itu apa. Inilah yang sering menghempaskan niat buat pemula untuk belajar lebih lanjut.

Jika ingin mengenalnya langsung pemrograman Java dengan berbagai istilah yang wuaaah gak paham blass (sama sekali) walaupun benar-benar dari nol maka sudahlah jangan dibaca lebih lanjut tentang hal itu. Yakin kita akan menyerah. Saya terbiasa belajar dari bagian tengah, bahkan dari bagian akhir, bukan dari awal. Jika sudah paham sedikit sambil memahami peristilahan dengan keterulangan biasanya itu akan jauh lebih bisa dimengerti dengan sendirinya, nanti. Biasanya.

Mengenal Java yang baru beberapa hari ini saya ulak-alik dan tak kunjungi paham ini akhirnya mengantarkan saya pada hal sederhana, yaitu bagaimana saya bisa mengubah sebagian kecil dari suatu applet, bukan membuat atau mengubah hal yang prinsip dari sesuatu applet java itu. Tanpa niat sedikitpun untuk mengenal berbagai istilah yang sangat asing itu saya tetap lanjut, tujuan saya hanya satu, bagaimana tampilan yang memakai bahasa Inggris itu bisa saya indonesiakan. Itu saja. Hasilnya? Saya BERHASIL.

Sebuah source code (sumber kode) dari aplikasi kecil yang dibuat dengan program java ternyata membuat saya penasaran. Ketika saya menunjukkan ke siswa dan menggunakannya untuk membantu mereka untuk terampil menyusun rumus kimia dari ion-ion yang ia ketahui masih berbahasa Inggris. Meskipun secara online siswa yang saya ajak untuk “menerampilkan diri” menyusun rumus kimia tetap semangat dan enjoy, saya bertekad harus bisa membuat siswa menjadi lebih tertarik akan hal itu dan hal lainnya. Dalam pikiran pokoknya saya harus bisa mengubah ke dalam Bahasa Indonesia!

Screenshoot asli dari web penyedia source code

Screenshoot Applet setelah dialihbahasakan

Pertanyaan pertama setelah saya unduh semua source code itu adalah bagaimana cara menggunakan source code yang diberikan dari web tadi sehingga saya bisa memanfaatkannya lebih lanjut. Setelah berkeliling akhirnya saya dapat juga itu tutorialnya. Lumayan lama juga sekitar 3 hari baru dapat, maklum buta sama sekali soal pemrograman dan bebal banget. Pokoknya nol besar dah. Sebab selama ini hanya bisa memakai dan memakai saja. Alhamdulillah akhirnya sedikit dan perlahan mulai kenalan dengan Java, meskipun sesungguhnya saya orang Jawa (hehehe gak ada hubungan yak?!). Mulai kenal saja sudah seneng. Apalagi kalau sudah terengkuh dan menggaulinya :) Akan jatuh cinta dengan Java nih.

Saya dapat source code dari situs ini lihat bagian bawah kiri web itu. Semua source code saya unduh, saya jadikan satu dalam sebuah folder. Saya buat file html sederhana dengan notepad plus dan saya letakkan dalam folder itu juga. Saya ikuti petunjuk dari situs ini.

Saya ikuti langkah yang disarankan itu:

File source code yang dijadikan satu folder itu

Screenshoot pada Software Eclips untuk pembuatan Project Baru dengan nama yang sama dengan nama applet yang sudah tersedia.

Screenshoot pada folder setelah project baru terbuat dan juga file html untuk menampilkan applet itu

Screeshoot file html yang dibuat dengan menggunakan notepadplusplus

Dengan cara itulah sedikit dahaga saya terobati untuk sedikit bersentuhan dengan Java Applet yang saya idam-idamkan. Buat yang sudah mengerti pemrograman Java langkah yang saya tempuh itu tidak ada apa-apanya, tapi buat saya yang buta tentang pemrograman itu sebuah kerja keras :)

Demikian.

Urip Kalteng

About these ads

3 thoughts on “Pertama Kali Belajar Java Applet

  1. saya dari mahasiswa universitas ahmad dahlan (UAD) yogyakarta prodi pendidikan fisika sedang mengerjakan skripsi dengan judul “pengembangan media pembelajaran (simulasi) untuk telepon seluler pada materi kinematika menggunakan j2me”.
    kira-kiar dapat dibuat tidak ya simulasi dengan j2me, untuk simulasinya saya membuat hampir sama dengan simulasi yang ada di PhET “The Moving Man”, bagaimana?
    mohon bantuannya?
    SAYA JUGA NOL SOAL PEMROGRAMAN

  2. Terima kasih pak postingannya sangat menarik dan bermanfaat. Saya sedang mempelajari tentang pembuatan blog. Mohon bimbingannya. Mohon dikirim animasi dan media pembelajaran kimia ke email saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s