Pembahasan Soal Larutan Penyangga (Kimia 11)

Berapa mL gas NH3 (pada keadaan STP) yang harus dialirkan ke dalam 150 mL larutan NH4Cl 0,5 M (Kb = 10–5) agar diperoleh larutan dengan pH = 8,5?
(log 2 = 0,3 dan log 3 = 0,5)


Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:
rekasi penyangga nh3 nh4clpH = 8,5 → pOH = 14 – 8,5 = 5,5   ;     pKb = –log 10–5 = 5;
jumlah mol garam (g) = 150 mL x 0,5 M = 75 mmol

Meskipun konsentrasi NH3 tidak diketahui pada soal tersebut, kita dapat memanfaatkan pernyataan “pada keadaan STP” di mana setiap 1 mol gas volum–nya adalah 22,4 L. Jadi kita akan menentukan jumlah mol NH3 (b) kemudian mengonversinya menjadi volum sesuai keadaan STP tadi.

Karena kedua zat berada dalam wadah dengan volum yang sama maka kita dapat menggunakan
hitungan ph penyangga nh3 dan nh4cl rumus logJadi NH3 yang harus ditambahkan adalah sebanyak 25 mmol
atau setara dengan (0,025 mol x 22,4 L) 0,56 L atau 560 mL.


Berapakah perbandingan [HCO3] : [H2CO3] yang diperlukan untuk mempertahankan pH sebesar 7,4 dalam aliran darah, bila diketahui Ka H2CO3 dalam darah 8 × 10–7?

g = jumlah mol garam (HCO3) yang merepresentasikan [HCO3]; a = jumlah mol asam yang merepresentasikan [H2CO3]

Penyelesaian:
perbanding garam asamJadi perbandingan jumlah mol garam dengan jumlah mol asam atau perbandingan [HCO3] : [H2CO3] adalah 20 : 1.

Perbandingan Koefisien dalam Reaksi Kimia yang Unik

Berikut ini adalah salah satu keunikan yang selama ini saya belum pernah jumpai. Harap maklum jam terbang saya melahap soal kimia sangat minim.

Semula saya mendapati soal dari buku pelajaran kimia sma dimana soalnya berbunyi:

Jika 5 mol H2SO4 direaksikan dengan X mol NH3  membentuk 3 mol (NH4)HSO4 dan Y mol (NH4)2SO4 maka nilai X dan Y sebesar ….

A. X = 7 dan Y = 2     B. X = 5 dan Y = 2      C. X = 3 dan Y = 5     D. X = 7 dan Y = 5     E. X = 3 dan Y = 2

Semula saya kira ada yang keliru dalam alternatif jawaban, dan ternyata dengan sedikit melakukan simulasi logis itu didapat jawaban yang A.

Saya berpikir bahwa jika tersedia 5 mol H2SO4 maka berdasarkan perbandingan koefisien yang paling sederhana (saya kira paling sederhana adalah perbandingan 2:3:1:1) ternyata tidak dapat diperoleh alternatif jawaban yang pas dari yang tersedia.

Baca lebih lanjut

Cara Praktis Menuliskan Simbol Orbital Atom di Aplikasi Olah Kata Menggunakan Shortcut Keyboard

contoh orbital atomBerikut ini adalah tutorial kedua mengenai cara praktis menuliskan simbol orbital atom di aplikasi olah kata dengan menggunakan shortcut keyboard. Kelebihannya cara ini bisa diterapkan untuk aplikasi olah kata tidak hanya microsoft word tapi juga aplikasi olah kata yang lain (seperti libreoffice, open office document, Abiword, Kingsoft word). Ini jauh lebih simpel dibandingkan tulisan sebelumnya dengan menggunakan autocorrect. Alternatif ini adalah untuk menuliskan orbital atom adalah dengan menggunakan shortcut tertentu untuk masing-masing orbital kosong, orbital setengah penuh, dan orbital penuh.
Baca lebih lanjut

Cara Praktis Menuliskan Simbol Orbital Atom di Aplikasi Microsoft Word

orbital-orbital by urip kaltengSebagai guru kimia atau mahasiswa kimia atau pengajar bidang kimia menuliskan simbol orbital atom dengan sistem kotak-kotak merupakan kebiasaan. Jika dibuat dengan menggunakan papan tulis atau alat tulis manual lainnya tentu tidak jadi masalah karena tinggal goreskan alat tulis saja. Untuk membuat format digital untuk keperluan dokumentasi atau publikasi kalau ini dilakukan “secara manual” tentu saja tidak praktis, cukup menguras tenaga dan hasilnya belum tentu bagus :). Agar tidak merepotkan berikut sedikit tips dari saya yang biasa saya lakukan ketika mengajar pokok bahasan yang ada kaitannya dengan konfigurasi elektron kemudian harus menuliskan orbital atomnya.

Baca lebih lanjut

Cara Menghitung Bilangan Oksidasi Unsur C pada Senyawa Organik

Penghitungan bilangan oksidasi (biloks) di SMA selama ini sangat jarang diterapkan dalam senyawa organik. Penyebab lainnya adalah dalam setiap reaksi redoks dalam senyawa organik juga jarang sekali disinggung dan jarang mengaitkannya dengan berapa perubahan biloks pada unsur-unsur dalam senyawa organik yang terlibat dalam reaksi reduksi dan oksidasi itu. Kebanyakan penentuan biloks hanya terjadi pada senyawa-senyawa ionik saja. Lalu bagaimana kita bisa menentukan biloks untuk unsur-unsur dalam senyawa organik? Berikut ini contoh penerapan menentukan biloks unsur dalam senyawa organik.

Ketentuan umum dalam penentuan biloks pada bahasan selama ini masih berlaku, seperti O umumnya biloks-nya -2, H biloks-nya +1, N biloks-nya -3, S biloks-nya -2 dan seterusnya. Pada senyawa organik yang biasanya terdapat rangkaian ikatan C-C baik ikatan tunggal, ikatan dobel, ikatan tripel nilainya dihitung 0 (nol). Bilangan oksidasi C ketika dalam senyawa organik yang kemudian mengalami reaksi redoks biasanya menggunakan total biloks C pada senyawa tersebut, kecuali disebut lain :)

Baca lebih lanjut

Cara Menampilkankan Tool Tersembunyi pada Aplikasi Marvin Sketch (Drawing Mode)

chemaxonMarvin Sketch adalah salah satu aplikasi powerfull yang dapat digunakan sebagai fasilitas mengajar atau membuat teks yang terkait visualisasi atau penggambaran suatu atom, ion, molekul, termasuk ikatan kimia yang terjadi di dalamnya. Siapapun yang berhubungan dengan kimia akan banyak terbantu dengan aplikasi ini. Dengan tampilan sederhana ternyata tersembunyi tool-tool (alat) yang hebat. Sengaja oleh pengembangnya tidak ditampilkan secara lengkap, tujuannya aga end user (pengguna) dapat melakukan customize (penyesuaian sesuai dengan keperluan). Oh ya kalau mau download Marvin Sketch silahkan klik di sini. Jangan lupa beri tanda centang pada “I Accept the License Agreement”. Kalau diperlukan register silakan register dulu, gratis kok.

Baca lebih lanjut

Struktur Lewis dari Senyawa dan Ion yang Mengandung Nitrogen

menggambar struktur lewis dengan marvin sketch onlineBerikut ini adalah struktur Lewis untuk senyawa serta ion yang terbentuk dari unsur nitrogen (N) yang dibuat dengan menggunakan aplikasi Marvin Sketch secara online. Jika Anda ingin membuat struktur Lewis  senyawa yang lain silakan mengunjungi pranala ini. Panduan menggunakanya sudah ditulis “Cara Lebih Mudah Menggambar Stuktur Lewis dengan Marvin Sketch” Adapun prosuder bagaimana menentukan jumlah elektron, menentukan ada tidaknya muatan formal hingga cara menggambarkannya juga sudah ada di-“Cara Mudah Menggambar Struktur Lewis Suatu Molekul“.

Untuk melihat struktur lewis molekul atau ion dari N silakan klik gambar yang dimaksud, atau bisa juga dengan menggunakan shortcut keyboard Ctrl+= untuk memperbesar tampilan layar, dan Ctrl+0 untuk mengembalikan tampilan standar-nya.

Baca lebih lanjut

Mengapa Nitrogen Mempunyai Berbagai Tingkat Oksidasi (Bilangan Oksidasi)?

crop elektronegatifitasNitrogen (N) dalam sistem periodik unsur menempati golongan V-A (15) dan periode 2. Nitrogen adalah satu-satunya unsur yang memiliki banyak macam bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi di sini dimaknai sebagai suatu bilangan yang menunjukkan ukuran kemampuan suatu atom untuk melepas atau menangkap elektron dalam pembentukan suatu senyawa.

Bilangan oksidasi nitrogen mulai dari -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3, +4 dan +5. Pertanyaannya mengapa nitrogen memiliki berbagai tingkat oksidasi (atau bilangan oksidasi)? Ikatan dengan unsur lain menjadi senyawa atau ion dari nitrogen itulah yang menyebabkan nitrogen menjadi punya banyak variasi bilangan oksidasi. Jika ia berikatan dengan unsur yang lebih elektropositif (ke-elektro-negatif-an-nya lebih kecil) maka ia akan memiliki bilangan oksidasi negatif. Jika ia berikatan dengan unsur yang memiliki keelektronegatifan lebih besar maka ia akan memiliki bilangan oksidasi positif. Untuk diketahui bahwa pada skala Pauling keelektronegatifan N = 3,04. Ini praktis menempatkan N terletak di antara unsur-unsur yang sangat elektronegatif dan unsur yang sangat elektropositif.

Baca lebih lanjut

Cara Mudah Menggambar Struktur Lewis Suatu Molekul

struktur lewis by urip kaltengJudul tulisan ini adalah cara mudah menggambarkan struktur Lewis suatu molekul, meskipun cara termudahnya hanyalah dengan banyak berlatih dengan mengikuti urutan yang disarankan seperti yang ada pada tulisan ini. Dengan langkah-langkah seperti yang tertulis tentu akan menjadi lebih mudah menggambarkan struktur Lewis suatu molekul.

Struktur Lewis dari suatu molekul adalah cara menggambarkan bagaimana atom-atom berikatan membentuk molekul dengan menggunakan penanda seperti noktah atau tanda x untuk mewakili elektron yang terlibat dalam pembentukan molekul. Elektron yang terlibat ini biasanya hanya elektron valensi (elektron yang berada di kulit terluar).

Baca lebih lanjut

Cara Mudah Menyetarakan Persamaan Reaksi Redoks

menyetarakan reaksi redoks dengan cara mudah bu urip kaltengDiantara beberapa metode atau cara menyetarakan reaksi redoks ada satu yang saya rekomendasikan untuk dipilih siswa. Metode penyetaraan persamaan reaksi redoks tersebut adalah dengan menggunakan metode setengah rekasi yang dimodifikasi. Bagian yang dimodifikasi adalah pada bagian menyetarakan jumlah atom O.

Jika metode setengah reaksi adalah dengan menambahkan H2O pada ruas atau sisi yang kekurangan O. Pada metode setengah reaksi yang dimodifikasi ini adalah dengan menambahkan ion OH untuk sisi yang kekurangan atom O, apapun suasana reaksinya. Urusan suasana akan disesuaikan pada tahap akhir penyetaraan.  Pada metode ini tidak memerlukan perhitungan bilangan oksidasi yang untuk sebagian siswa ini kadang merasa menyulitkannya.

Adapun langkah-langkah atau tahapan penyetaraannya adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Cara Alternatif Menyetarakan Reaksi Redoks

Bi2O3 by urip kaltengBanyak jalan menuju Roma. Selalu ada alternatif untuk melakukan sesuatu guna menghasilkan sesuatu yang sama bahkan mungkin lebih praktis atau simpel. Demikian pula pada proses menyetarakan reaksi redoks. Cara yang umum selama ini adalah dengan metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi serta metode aljabar yang sangat matematis. Kemudian ada cara penyetaraan reaksi redoks dengan memodifikasi metode setengah reaksi itu. Saya juga mendapatinya dengan cara berbeda tepatnya pada perubahan langkah penyelesaian.

Memang tujuan utama dalam penyetaraan reaksi redoks adalah menyamakan, atom dan muatan yang terlibat dalam reaksi redoks. Apapun caranya boleh-boleh saja dalam upaya menyetarakan itu.

Baca Selengkapnya Klik Di Sini

Tabel Periodik Unsur-unsur dalam Format XLS

Format tabel periodik unsur-unsur kebanyakan yang beredar di jagad maya berformat image (gambar), kadang format file animasi, juga format pdf. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan tujuan yang membuatnya. Namun demikian ternyata untuk format lain juga masih dapat kita jumpai. Misalnya tabel periodik unsur-unsur dalam format xls (microsoft excel) bahkan format image vektor juga ada.

Format XLS ini memiliki kelebihan ketika kita akan memerlukan data tertentu yang akan dihubungkan dengan data lain sesuai tujuan. Misalnya untuk menampilkan grafik data tertentu (biasanya data yang terkait sifat periodik unsur), kita bisa memformat grafik sesuai keinginan, tidak seperti selama ini yang hanya menggunakan data berformat image yang relatif sulit untuk dimodifikasi sesuai keperluan. Bahkan dari data asli yang telah dikumpulkan tersebut kita masih dapat mengubahnya, misalnya dengan mengalihbahasakannya.

Baca lebih lanjut

Hubungan Molalitas, Molaritas, dan Densitas Suatu Larutan

Baiklah kita mulai dengan melihat rumusan yang selama ini kita ketahui.

Molalitas (mol/kg) = mol zat terlarut : massa pelarut
Molaritas (mol/Liter) = mol zat terlarut : (volum pelarut + volum zat terlarut)
Densitas = massa zat : volume zat ( dalam g/mL atau kg/L)

\mathbf{\frac{Molaritas}{Molalitas}=\frac{jumlah\, mol\, zat\, terlarut}{volum\, larutan}\times \frac{massa\, pelarut}{jumlah\, mol\, zat\, terlarut}= \frac{massa\, pelarut}{volum\, pelarut}}

Densitas zat (d)  → d = massa zat / V
massa zat = V × d

massa zat terlarut = jumlah mol zat terlarut × massa molar zat terlarut
massa zat terlarut = nT × mT

Klik di sini untuk melihat hasil penurunan rumus hubungan molalitas, molaritas, dan densitas

Pembahasan Soal OSN Guru Kimia 2012 (Soal Nomor 7)

osn logoSuatu senyawa organik dengan rumus molekul C9H10O diketahui mempunyai sifat sebagai berikut:

- bereaksi dengan 2,4-DNP menghasilkan osazon,
– mereduksi pereaksi Tollen dan
– menghasilkan asam 1,2-benzenadikarboksilat dalam suatu reaksi Canizzarro

Pertanyaan:
Tentukan golongan dan rumus struktur senyawa organik yang dimaksud!

Pembahasan:
Baca lebih lanjut

Simulasi Kimia Interaktif dari PhET: Skala pH dari suatu Larutan

phet logo by uripBerikut ini adalah simulasi interaktif kimia dari PhET tentang skala pH dari beberapa larutan atau cairan yang bisa digunakan untuk memahami pokok bahasan Larutan Asam-basa, Sifat Koligatif Larutan, Kelarutan dan Ksp di SMA/MA.

Uji pH beberapa zat seperti kopi, ludah, dan sabun untuk menentukan apakah masing-masing bersifat asam, basa, ataukah netral. Simulasi ini memvisualisasikan jumlah relatif ion hidroksida (OH-) dan ion hidronium (H+) dalam larutan. Beralih dari skala logaritma dan linier. Selidiki apakah perubahan volume atau pengenceran dengan air akan mempengaruhi pH. Atau Anda dapat merancang cairan sendiri!

Untuk bisa menjalankan simulasi ini komputer Anda harus terinstall Java.

Baca lebih lanjut