Mengapa Nitrogen Mempunyai Berbagai Tingkat Oksidasi (Bilangan Oksidasi)?

crop elektronegatifitasNitrogen (N) dalam sistem periodik unsur menempati golongan V-A (15) dan periode 2. Nitrogen adalah satu-satunya unsur yang memiliki banyak macam bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi di sini dimaknai sebagai suatu bilangan yang menunjukkan ukuran kemampuan suatu atom untuk melepas atau menangkap elektron dalam pembentukan suatu senyawa.

Bilangan oksidasi nitrogen mulai dari -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3, +4 dan +5. Pertanyaannya mengapa nitrogen memiliki berbagai tingkat oksidasi (atau bilangan oksidasi)? Ikatan dengan unsur lain menjadi senyawa atau ion dari nitrogen itulah yang menyebabkan nitrogen menjadi punya banyak variasi bilangan oksidasi. Jika ia berikatan dengan unsur yang lebih elektropositif (ke-elektro-negatif-an-nya lebih kecil) maka ia akan memiliki bilangan oksidasi negatif. Jika ia berikatan dengan unsur yang memiliki keelektronegatifan lebih besar maka ia akan memiliki bilangan oksidasi positif. Untuk diketahui bahwa pada skala Pauling keelektronegatifan N = 3,04. Ini praktis menempatkan N terletak di antara unsur-unsur yang sangat elektronegatif dan unsur yang sangat elektropositif.

Baca lebih lanjut

Memahami Konfigurasi Elektron pada Pelajaran Kimia 10 (Unsur Golongan Utama)

Konfigurasi elektron atau susunan elektron dalam orbital-orbitalnya adalah bahasan penting dalam memahami beberapa konsep kimia. Oleh karena itu sejak kelas 10 SMA, siswa sudah diperkenalkan tentang konfigurasi elektron itu. Hal ini akan diperdalam di kelas 11, dan penerapan lebih lanjut akan ditemui pada bahasan-bahasan berikutnya.

Pada saat di kelas 10 beberapa buku mengenalkan tentang konfigurasi elektron ini hanya sebatas konfurasi elektron pada unsur utama (golongan A) saja yaitu berapa jumlah kulit yang dimiliki sebuah atom dan berapa elektron valensinya. Secara umum jumlah elektron maksimal pada tiap kulit bisa menggunakan aturan 2n2, dimana n adalah kulit ke-n. Sepertinya sederhana, namun pada praktiknya siswa tidak dengan mudah menerapkan aturan tadi kalau tidak disertai contoh-contoh. Jadi setiap kulit itu maksimal hanya boleh terisi elektron sebanyak 2n2, jika ada lebihnya maka diisikan pada kulit berikutnya. Kulit berikutnya ini juga mengikuti aturan 2n2 ini.

Baca lebih lanjut

Kehebatan Konfigurasi Elektron dalam Kimia

Paruh kedua semester pertama sudah dimulai. Pembelajaran kimia kelas 12 memasuki pokok bahasan tentang unsur-unsur kimia. Dipelajari tentang sifat-sifat fisika dan sifat-sifat kimia dari beberapa unsur. Dikaji berdasarkan tiap golongan maupun tiap periode.

Siswa kebanyakan merasa pokok bahasan unsur kimia ini melelahkan, banyak yang harus dihafal katanya. Ini diakibatkan rujukan pada contoh-contoh soal yang dibuat guru ataupun di banyak buku mengarah seperti itu. Apakah memang harus demikian untuk pokok bahasan ini? Apakah para pembuat soal latihan yang ada di buku dan juga para guru tidak memahami hal penting yang mesti diajarkan dan dijadikan bahan soal ujian atau latihan? Bukankah itu “kurang berguna”?

Baca lebih lanjut