Apakah peran Puskur dan Puspendik sekarang?

Kurikulum adalah hal yang penting bagi pendidikan. Website pusat kurikulum pun sangat penting sebagai tempat acuan bagi kalangan pengajar dan praktisi pendidikan. Lebih-lebih setelah digulirkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang disingkat dengan KTSP dengan berbagai plesetannya.

Website puskur.net yang meskipun basi tetep saja sering dikunjungi oleh banyak netter terutama untuk mencari informasi terkait perkembangan kurikulum saat ini.

Namun sayangnya website puskur yang sebelumnya pernah dikacau atau malah mungkin dijual berganti URL menjadi puskur.net. Akhirnya… hari ini pun setelah saya mencoba masuk ternyata isinya sudah lain… apa yang sebenarnya terjadi dengan website itu saya tidak tahu apakah itu juga kejadiannya sama dengan alamat website sebelumnya (puskur.or.id).

Kali ini Titel website puskur.net adalah “homes for sale apartement dating at puskur.net

Saya pun tidak tahu apakah Lembaga Pusat Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional juga masih ada?… Peran Puskur rasanya sudah diambil alih oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Lembaga yg baru dibentuk ini dan lebih dipercaya oleh Menteri Pendidikan Nasional Bambang Soedibyo untuk mengurusi kurikulum, penilaian dan tetek-bengek-nya.
Kalau Puskur masih ada lalu apakah peranan puskur saat ini?

Demikian juga lembaga Puspendik (Pusat Penilaian Pendidikan) yang memiliki peran mengembangan sistem penilaian pendidikan yg berlaku untk sekolah-sekolah pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sepertinya lembaga ini pun tugasnya juga di tumpang tindih oleh BSNP yang baru dibentuk itu. Sepertinya tidak ada lagi aktifitas dua lembaga ini. Hal ini terlihat dari website-nya yang tidak pernah dilakukan pembaharuan.
Apakah Puspendik juga masih ada?

Sementara itu… bila kita search dengan search engine untuk mencari tahu website BSNP itu kita pun tidak menjumpai-nya… ini sependek yang saya tahu (ngikut bahasa-nya “wadehel.wordpress.com”) . Apakah website sudah tidak dipandang sebagai sarana informatif untuk publikasi berbagai hal tentang perkembangan pendidikan di Indonesia oleh pihak BSNP?

Padahal ini sebenernya merupakan proyek lumayan… apakah pihak BSNP tidak mau lagi makan uang proyek? Kalaupun tidak mau semestinya pihak BSNP lebih baik lagi jika tetap segera membuat website untuk membantu kalangan pengajar untuk memperoleh informasi terbaru. Toh biaya pembuatan website tidak mahal… kecuali di mark-up.

Semua tahu bahwa manusia yang duduk di BSNP adalah para pakar yang katanya menguasai tentang pendidikan sepenuhnya, kebanyakan bergelar profesor. BTW mungkin kebanyakan di antara mereka juga tidak pernah mengajar di SD, SMP, SMA sehingga tidak tahu persis persoalan yg terjadi di jenjang tersebut. Akhirnya hasil karyanya… jauh di awang-awang dan sulit untuk diterapkan di lapangan. (weleh… ngelantur gak ada ujungnya… wis ah)

27 responses

  1. terima kasih semoga lebih bermanfaat

  2. Hampir rata-rata Pak Urip situs Pemerintahan seperti itu jadinya, seperti sesuatu yang biasa saya sebut dengan”Nafsu Sesaat” terhadap Teknologi Informasi…

    pada saat presentasi proposal pembuatan Website betapa menggebu-gebu dan betapa “Indah” nya media informasi di Internet. Namun ketika semuanya sudah berjalan hanya “tinggal” memeliharanya saja, tetap akhirnya “mati pun tak ada yang mengubur”.

    Entah dimana masalahnya.. apakah memang tidak adanya petugas yang melakukan Pemutakhiran Data… yang hanya butuh 10 menit dan takkan membebani Negara.. atau ada masalah lain yang perlu kita pahami dan kita maklumi, saya rasa kita kita udah terlalu sering memaklumi…

  3. apa kabar,saya senang sekali bisa masuk dalam puskur sehingga dapat menambah wawasan yang baru bagi saya.
    saya mohon diberi ,dikirimi silabus ,kurikulum,Sma negerikls 1,2,3 mata pelajaran biologi semester 1 dan 2.
    trima kasih atas perhatiannya.

  4. Minta soal uan SMK 2006, sama prediksi UAN 2007 donk

  5. Memang bener kok Pakdhe sing sampean sampekan ki…kalo kita yang di daerah mengharap informasi sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya dari pusat, maunya…..!tapi yo iku mau….menguciwakan!!malah pilih mbukak blogke pakdhe urip wae aku.Yo ono informasi anyar, yo lucu juga. Yen sing neng “Pusat” we koyo ngono, opo maneh sing neng “Dengkul” yo pakde.
    Kirim-kirim info no emailku yo Dhe!
    sakti_aji_alifa@yahoo.co.id opo no blogke http://www.smantri.wordpress.com
    Matur nuwun…

  6. Walah tak kiro Pak Adijaya Beneran… deg-degan saya. sekalinya Aji-jaya.

  7. barusan saya coba http://www.puskur.net, ternyata bisa tuh, punyanya depdiknas. lagi nyari kurikulum untuk SMK buat pelajaran mengenai IT, ada nggak ya…

    Helgeduelbek: Iya sekarang bisa, tapi isinya tetep saja gak berubah entah besok atau lusa. Kurikulum smk nyarinya di http://psmk.net saja disana lengkap.

  8. kenapa web site puskur ma puspendik gak bisa di buka ya??

  9. tolong krmi sy soal2 UAN 2006 dan kl bs sm pembhsna
    trus…kl blh mnt stuuu kl lgi sm prediksi soal2 UAN 2007…pleaseeeeee

    thankssss…so muchhh

  10. tolong kalau ada yang punya prediksi soal UAN 2007 untuk SMP.trimks

  11. kembalikan Indonesiaku ke masa Majapahit! aku mau mendirikan padepokan yang kurikulumnya jelas ! kultur pendidikannya jelas ! materinya jelas ! lulusannya jelas jadi orang sakti !

  12. puskur, puspendik, bsnp, kbk, ktsp, ahsss!!! prettt!

  13. Saya fikir apakah puskur,puspendik,bsnp,atau apakek namanya sudah seharusnya berfikir juga bahwa media ITC sangat besar peranannya dalam proses sosialisasi semua kebijakan yang dibuat oleh lembaga lembaga tersebut.Jangkauannya secara berantai lebih luas. bahkan proses menjalarnya informassi juga lebih cepat. Pembentukan jaringan kurikulum dan sejenisnya secara kelembagaan sangat terbatas dilingkungan elite pendidik. Orang orang kecil seperti kami dan tidak dekat di api pasti tidak akan dilibatkan dalam proses diskusi untuk pengembangan kurikulum secara langngsung dan lebih berkualitas. Sementara dengan menggunakan jasa ITC semua orang dari semua pengalaman dilapangan pasti dapat dilibatkan dan kualitas produknya pasti lebih baik.Masalahnya adalah kenapa orang lebih memilih terjun langsung ke lapangan secara fisik dari pada melalui pembangunan dan perawatan website yang lebih hemat ? Tanya saja kepada rumput yang bergoyang !
    Salam dari SMA Negeri 1 Mandai – Maros – Sulawesi Selatan

  14. tolong kirimin soal prediksi UN SMA 2007

  15. sebelumnya saya minta maaf klo argumen ini melenceng jauh dgn apa yg dibicarakan di atas.
    uan dgn kode berbeda masih menyisakan seberkas kekecewaan bagi siswa yg mngerjakan tesnya tanpa tengok kiri kanan. hal itu tak bisa mengatasi paradigma selama ini, malah, indeks kelulusan kali ini diprediksikan mengguncang dunia pendidikan karena angka ketdaklulusan meningkat.lalu bgmn upaya dan tindak selanjutnya?
    akankah Indonesia puas dgn pergantian kurikulum yg tak ada habis2nya. atau jgn2 pendidikan hanya dijadikan kelinci percobaan???

  16. Kpd, Yth:

    tolong berikan contoh KTSP dan model ketuntasan belajar minimal SMP-SMA Bahasa Indonesia kelas 1,2,3
    sebagai bahan perbandingan di Sekolah yang saya bina.

    M.Raudah Jambak

  17. walah…..rupanya masih ada yang perhatian pada pendidkan kita ya? memang benar apa yang dikatakan itu. pusdpendik, puskur dan bnsp banyak masyarakat yang tidak mengetahui peranannya. namun sebenarnya peranan mereka sasnga-sangat penting dalam kemajuan pendidikan kita. sebagai contoh: apa jadinya jika kulalitas pendidikan kita tidak bisa diukur dgn alat ukur yang jelasd dan seragan? apakah pengukuran kualitas lulusan diserahkan disekolah masing-masing tanpa ada standar kelulusan yang ditetapkan? masuk sekolah saja sudah main lewat jendela, dapu dan semacamnya, apalagi mau pengen lulus…bisa makin banyak yang main lirik pake duit. apapun alasannya, sistem kurikulum, sistem penilaian dan sistem pendidikan kita harus diserahkan pada ahlinya dan ahlinya adalah mereka2 yang bekerja di lembaga tersebut. namun kadang sistem birokrasi kita yang tidak efisien dan efektif. semua orang selama masih ada hatinya maka pasti dia tau mana yang benar dan mana yang tidak. jika masih melakukan hal-hal yang membingungkan hatinya palagi jelas tidak benar maka dia telah melakukan sesuatu yang syubhat dan syubhat itu dekat dengan kekafiran dan kekufuran. apa mau ingin kafir dan kufur??? tidak kan??

  18. Ada yang menurutku terasa aneh dengan munculnya lembaga baru diantara lembaga yang lama, dengan tugas yang ndak jauh-jauh amat. Terus kata efisiensi itu hanya sekedar utnuk lembaga di bawah lembaga negara (yang dibentuk pemerintah) atau memang wong cilik cukup hemat-hemat aja , sedang wong GEDHE ndak hemat ya ndak papa? begitu? aTau cilik cukup dengan dana cilik tetapi untuk melayani wong cilik perlu biaya BESAR karena sedikit biayanya untuk melayani wong cilik tetapi kali banyak wong cilik … begitu ?

  19. Wayan R.Tritamanti

    Moga aja Puskur dan Puspendik ikut berperan memajukan kualitas pendidikan bagi semua anak bangsa ….tupoksi untuk mendidik di sekolah tentu guru -guru. Ini yang menjadi ujung tombak yang berperan langsung dalam pendidikan. Sudahkan semua guru-guru kita mempunyai kompetensi dalam mendidik, apa tolok ukur yang dipakai. Tentu bukan dari sekali evaluasi aja karena harus diobservasi berkesinambungan bagaimana cara mengajarnya, evaluasi menyeluruh .. Semoga

  20. Kompetensi Guru sekarang adalah dengan mengumpulkan portofolio,
    Kompetensi siswa dengan mengumpulkan ‘muka’ di muka gurunya,
    kompetensi pejabat (bukan penjahat kok) dengan mengumpulkan muka petugas keamanan….
    Kompetensi orang yang bisa bicara dengan ‘maido’ (ngomong kekeliruan orang dan mencelanya)
    Ahh…
    Puskur puspendik puslitbang pus… pusss
    yang pasti bukan pus meong aja…

  21. bagaimana caranya untuk mendapatkan soal-soal latihan ulangan harian atau ujian untuk mata pelajaran PKNterimakasih

  22. barusan saya masuk situs puskur.net. Alhamdulillah bisa. Tapi pas download, kok gak nyantol ya. Ada yang bisa njelasin nggak, kira-kira kenapa?

  23. ass….
    kapan neh kegiatan puskur lagi ke daerah?
    aq sbg TPK udah nunggu lama?
    balas yaa…?

  24. Pendidikan sekarang banyak muatannya, ada muatan listrik, muatan polotik, ada muatan utak-atik dan titik-titik 100000000000 x
    saya pernah baca barang siapa yang tidak jujur melaksanakan/mencari pengetahuan lambat laun akan hancur ( kecewa ) tabrak sini tabrak sana haaaaa…………….
    dan ini sering terjadi pada ujian akhir sd, smp, smu kasihan negera ini, banyak-banyak keluarin duit untuk penddkan

  25. idialnya guru mengajar ninimal 24 jam perminggu, dengan banyak murid sd 28, smp 32, smu/smk 32 ( permen 41 ), lalu kalau lebih dari itu murid mau dikemanakan? kalau swasta nggak ada duit dan jauh dari jangkauan. dan siapa yang mengawasinya kalau tidak seperti idiel

  26. ada yang baca yaa tolong di balas dehhhhh………………..