Blog Editor Apa Yang Bagus?

Menulis postingan kalau mengandalkan editor standar lambat banget.

Sekarang banyak software pengeditan blog (Cring). Tersedia gratis (freeware) dan ada yg bayar (shareware/trial). Beberapa diantaranya merupakan cross platform (bisa dipakai di windows, linux, Mac de-el-el). Saya pernah coba Performancing for Firefox (PF2), Windows Live Writer (WLW), terakhir yang untuk posting ini pakai Zoundry. Untuk WLW udah saya ulas dikit, Zoundry akan di ulas sebisanya, versi saya. Selengkapnya blog editor setahu saya di antaranya:

  1. PF2 (bisa menyatu dengan Firefox = berupa add on)
  2. WLW (sekarang udah bisa menyatu dengan firefox juga)
  3. Zoundry
  4. Semagic (open source)
  5. W. Bloggar
  6. Qumana
  7. Blogdesk
  8. ====================================================

  9. Blogjet (Shareware/Trial)
  10. Ecto (Shareware/Trial)
  11. Flock
  12. Xfy Blog Editor
  13. RocketPost (shareware) yang ini kalo lihat demonya bagus banget, banyak fasilitas yang tidak dimiliki yang lainnya. Sayangnya bayar… tapi kalau mau 🙂
    Yah coba pakai Trial version (Jangan kuatir Semua fiturnya bisa dipakai meskipun hanya bisa dipakai cuman 30 hari)
  14. WB Editor (shareware)
  15. Post2Blog (shareware)
  16. Zempt (shareware)

Ada lagi gak yah….

Sepertinya masih ada, tapi bukan untuk kita 😦 yang awam bahasa pemrograman. OK, dari daftar di atas mana yang pernah anda pakai? Kalau belum, coba deh salah satu. Lagian setting penggunaanya tidak terlalu susah. Setelah itu kita share tentang plus minus-nya masing-masing. Yah meskipun review di luar sono ada, tapi kita kayaknya perlu juga tahu pengalaman, iseng-iseng belajar menulis-lah.

Iklan

18 responses

  1. Saya masih pakai performancing nih. Tapi cuma buat nulis komen, lumayan bisa disambi. Bisa disave untuk dilanjutin kapan-kapan, plus bisa variasi macem-macem. Kalo ngeblog masih pake editor di situsnya.

    Bapak sendiri paling suka pakai apa?

  2. saya masih konvensional aja pak, bikin di notepad-terbiasa klo ada ide lgsg ketik di notepad-trus copy paste, nanto coba ah..

  3. >> wadehel
    Sementara ini yah WLW, kalau mau edit baru makai editor standarnya WP.com. Lagian draft-draft yang belum selesai bisa aman kalau tersimpan di PC. Saya pertama kali ya pakai PF2 tapi ada sedikit masalah jadi beralih ke WLW gratis khan.

    >> passya
    Kok pakai notepad segala yah… saya bikin html aja masih payah, ok selamat mencoba jangan lupa di share pengalaman barunya yah.

  4. ah bisa aja bapak ini,
    barusan blogwalking ketemu artikel ini: Coding in Notepad does not make you clever, tapi komentarnya beragam sih…

  5. kalo aku pake performancing trus kadang blogdesk. Tapi tetep lebih sering performancing, soalnya tinggal klik kanan bawah udah nongol. Trus bisa disambi browsing juga 🙂

  6. Gw pake Zoundry dan IMO lumayan bagus.

  7. Yang bisa dipake linux selain Performancing apa yaaaa…

    Pak, itu WLW untuk Firefox bisa di linux ga ya?

  8. Performancing saya pernah pakai tetapi saya justru nggak suka karena dia jadi satu sama browser. Yang paling saya suka sebenarnya wBloggar karena mendukung banyak platform blog. WBloggar ini saya pakai untuk mengelola blog yang memakai mesin WP. Enaknya, setiap posting bisa disimpan di hard disk dalam bentuk file dengan ekstensi .post.

    WLW saya pakai untuk mengelola blog di Blogger Beta. Kebetulan sebelum WLW ini dikatakan support Blogger Beta, saya sudah mencoba ngutak-atik setingan agar bisa nyambung ke Blogger Beta dan berhasil. Belakangan, setelah WLW menyatakan diri support Blogger Beta, saya sudah nggak kaget.

    Saat ini wBloggar sudah bisa diseting untuk bisa handle Blogger Beta. Saya sudah coba seting. Berhasil nyambung ke Blogger Beta tetapi setiap posting judul posting tidak muncul. Ya sudah, kesimpulannya, untuk WP, saya make wBloggar dan untuk Blogger Beta saya pakai WLW.

    Eh, satu lagi. Blog berplatform WP saya yang (nggaya) pakai boso Inggris walopun nggak bisa tetap pakai WLW karena asumsi saya dia akan ngambil dictionary dari Windows. Saya bandingkan dengan wBloggar, dictionary untuk ngecek spelling lebih banyakan WLW daripada wBloggar.

    Qumana pernah saya instal di PC tetapi karena di LAN kantor harus pakai proxy sedang Qumana tidak ada opsi untuk seting proxy, akhirnya belum bisa dijajal.

  9. >> Passya
    Iya tergantung kefanatikan masing-masing aja deh.

    >> Calupict
    Yup Zoundry lumayan simpel pemakaiannya seperti WLW juga.

    >> Wadehel
    Untuk Linux mungkin sebaiknya pakai semagic itu

    >> kang kombor
    Yup PFF Menurut saya malah sedikit memperlambat kerja browser, makanya saya beralih ke WLW.
    Wah kang kombor mestinya lebih banyak berbagi nih… untuk kita yg awam gimana cara otak-atik software itu…
    Sementara ini saya udah pakai Qumana, hasilnya bagus aja.
    Untuk RocketPost ternyata dengan WP tidak total 100% bisa berhasil seperti penyettingan image yg gagal di bolak-balik, Juga pemformatan lain yg berubah setelah di posting ke WP.

  10. minta bantuan pak, saya pake W.bloggar buat posting ke akun blogger, engga ada masalah. Settingnya gampang. Tapi giliran setting untuk akun wordpress, w.bloggar agak sedikit repot harus masukin ini itu lah…(ga cuma masukin username sama pasword). tolong dibantu donk.

    Helgeduelbek: Sudah dibahas sama kang kombor klik di sini

  11. wah, masih blum buka buka editor. saya py di blogger-blog bisnis kaum amphibi (ngajar & bisnisan), masih juga langsung dan manual g pake editor.

  12. Ternyata buanyak ya, thanks lho atas pemberitahuannya. Coba WLW akh

  13. […] belum berpengalaman dapat membaca cara nge-blog. Ini mudah untuk diikuti. Dengan adanya software blog editor yang bisa dipakai secara offline maka waktu koneksi bisa dipersempit dan hemat biaya jika harus […]

  14. […] belum berpengalaman dapat membaca cara nge-blog. Ini mudah untuk diikuti. Dengan adanya software blog editor yang bisa dipakai secara offline maka waktu koneksi bisa dipersempit dan hemat biaya jika harus […]

  15. […] belum berpengalaman dapat membaca cara nge-blog. Ini mudah untuk diikuti. Dengan adanya software blog editor yang bisa dipakai secara offline maka waktu koneksi bisa dipersempit dan hemat biaya jika harus […]

  16. […] belum berpengalaman dapat membaca cara nge-blog. Ini mudah untuk diikuti. Dengan adanya software blog editor yang bisa dipakai secara offline maka waktu koneksi bisa dipersempit dan hemat biaya jika harus […]

  17. […] belum berpengalaman dapat membaca cara nge-blog. Ini mudah untuk diikuti. Dengan adanya software blog editor yang bisa dipakai secara offline maka waktu koneksi bisa dipersempit dan hemat biaya jika harus […]

  18. wah… mantav ni infonya.. jadi bingung mu pilih yang mana @.@
    ada saran gak sumanya?? saya mu pakai buat blogger dan pengen yg bisa diubah proxy ma portnya!!!