Akhirnya Kubuntu-Ubuntu-ku…

Cerita orang awam setting network di Ubuntu/Kubuntu

Hal yang mudah pasti akan memberikan kepuasan/kesenangan berbeda dibandingkan jika memperolehnya dengan cara yang sulit.

Itulah pengalaman saya selama men-setting jaringan di linux (ubuntu/kubuntu) agar bisa terhubung dengan internet. Bagi anda yang yang sudah biasa menangani hal ini tentu akan memberikan penilaian berbeda. Tapi itulah pengalaman berharga bagi saya yang baru pertama kali berupaya menggunakan linux untuk terhubung dengan internet.

Penginstallan linux Ubuntu dan Kubuntu dan mungkin linux lainnya tidak sulit, hanya perlu klik beberapa kali. Tidak jauh dari pakem penginstallan windows. Untuk Ubuntu sendiri interface language-nya kita bisa pilih bahasa Indonesia pada langkah awal (semua ada 6 langkah). Jadi tidak ada alasan tidak bisa, hanya diperlukan sedikit keberanian saja.

Kembali ke masalah setting jaringan yang saya hadapi. Sebelumnya saya sudah melontarkan permasalahan saya ini ke fourm ubuntu indonesia dan paguyuban di google (Google group) dan telah mendapatkan banyak saran dari beberapa rekan. Diantaranya micokelana, Tri MS, tapi dari saran dan cara yg ia berikan belum membuahkan hasil. Padahal setelah saya konfirmasi ke adik ipar yg ngerti jaringan di Riau bahasan di grup google itu sudah OK. Sedikit diskusi dan tanya jawab dengan wadehel disarankan menggunakan OpenDNS karena ia menggunakan DHCP. Setelah saya coba jelas saja tidak akan berhasil, karena saya menggunakan Ip Static.

Terakhir saya sempat chat dengan rekan di Palangkaraya (Syarif Winata). Belum juga membuahkan hasil. Sampai akhirnya kami putuskan untuk bertemu. Kebetulan ia ada kepentingan juga di daerah saya yg berjarak 10 jam perjalanan darat. Klop akhirnya kemarin sore kami bertemu dimana sebelumnya kami hanya kenal lewat blog dan forum lpmp kalteng saja.

Ternyata masalahnya adalah pada pengisian bilangan gateway dan DNS, yang semula kami pastikan mengisi dengan angka tertentu itu dengan patokan bilangan setting jaringan di windows. Akhirnya setting diubah, dan cek dengan ifconfig dan route -n, kami berkeyakinan itu berhasil. Dilanjutkan melakukan ping ke nomor ip dan reply positif. Selangkah lagi berhasil pikir saya. Coba browsing menggunakan web browser konqueror, belum berhasil juga. Kami pikir perlu restart. Ok direstart juga. Setelah masuk kembali akhirnya…. Ting berhasil saya bisa masuk ke Google.

Lebih jelas tentang pengalaman dan diskusi saya yg awam tentang hal ini ada di grup google itu.

Senang rasanya saya bisa terhubung internet dengan linux.

Iklan

15 responses

  1. Nah… Begitu… saya senang banget bacanya ayo berani linux….

  2. Kapan ya saya bisa merasakan memakai sendiri memakai linux, karena sampai saat ini PC di kantor dan di rumah masih menggunakan jendela. Pengen nanti rencana mau saya migrasi ke linux.

    Mas urip, di mana saya bisa dapatkan cd linux ubuntu, tapi kalau bisa yang gratis, he he he (biasa wong kere, pengen gratisan)

  3. mantab pak guru…

  4. Mas prayogo coba baca di https://urip.wordpress.com/2006/11/21/ubuntu-pikiran-mu-buntu/ disitu ada linknya… dijamin gratis. mau 10 biji juga dilayani, saya kemarin dapat 50 keping, ubuntu, kubuntu dan edubuntu. Terus saya bagi2 gak ada yg mau.

  5. Terima kasih mas atas informasinya, ini sangat berguna sekali untuk saya. Makasih banyak ya.

  6. welcome to the club Pak! sekarang tinggal mensosialisasikan ke generasi berikutnya.

  7. sip lah.. kapan ya copy darat ke kalimantan sono..

  8. Salam kenal,

    Di kampus, saya mengandalkan koneksi wireless/hotspot untuk internet (untuk laptop). Sayangnya (oh sayangnya..) SuSE Linux 10 nggak men-support wireless-adapter saya. Hiks-hiks… T_T

    Akhirnya, terpaksa deh pakai jendelas buat online via kampus. Kayaknya harus nyari kabel LAN nganggur nih kalau mau internet via linux.

    Cari dulu… ๐Ÿ˜› ๐Ÿ˜›

  9. Amien, bisa juga yah pak urip. He..he…. ๐Ÿ˜€

  10. moga2 ubuntu tetap komit…
    gratis dan full supported.. ๐Ÿ™‚

  11. tambahan:

    bagi yang mau nyari2 aplikasi untuk ubuntu, di sini

    Helgeduelbek: Makasih, terus review atau deskripsi lengkap masing2 aplikasi itu ada dimana yah? Ditunggu info yg berikutnya. BTW saya mencari panduan untuk pengguna ubuntu yang bergaya idiot ada gak yak?

  12. coba yang ini Pak: [link] mungkin ada salah satunya yang cocok.

    Helgeduelbek: Makasih banget, luengkap tenan… tinggal mlototin satu2, yang jelas dasar2 itu yg saya cari.

  13. Numpang nimbrung nih Mas…
    Waduh, nama saya sebagai moderator ubuntu indonesia kok ga disebut-sebut? Padahal kan saya sering login? (tapi ga sering jawab postingan orang karena miskin ilmu)
    *meruncingkan taring kesombongan*

    Helgeduelbek: Pramur dan y3dips ๐Ÿ˜€ . Haalah bung Pramur dan y3dips… siapa yang gak kenal sih…

  14. Entah mengapa ketika saya menginstall baik Ubuntu maupun Kubuntu di komputer butut saya ( Thinkpad x22 ) jelek saya sering hang, jadinya balik lagi deh pake slackware ๐Ÿ˜ฆ pengen sih nyicipin Ubuntu….

    Helgeduelbek: Gak usah dicicipi, sama-sama manis kok. Saya sempat dapat masalah, ternyata master cd romnya yg emang ada yg gak beres, setelah ganti yg lain ok saja sampai sekarang. Spek Pros: 2,4 GHz, Ram 512, VGA+Sound card on board. Hardisk Seagate 80GB SATA.

  15. Menurut pengalaman saya, memang ketika belom mencoba keliatannya susah sekali menggunakan apalagi menginstalasi Linux atau Varian Unix Lainnya .. Tapi setelah mencoba ngoprak-ngaprek jadinya ketagihan dan al-hasil bisa jadi mata pencaharian .. selain kepuasan yg didapatkan juga memang dengan bisa Linux or Unix kita jadi diperhitungkan baik di pekerjaan maupun di dunia Per-IT an .. soalnya kalo pake Windows .. bisa-bisa saingan ma anak-anak smp dech ..Heheheh, jadi Viva U-Buntu .. dech dan selamat bergabung di dunia OpenSource.

    Helgeduelbek: Seperti bener gitu… tinggal mengakrabinya, atau mengenal lebih dekat. Mohon bimbingannya nanti lewat blognya Kang Deden yah.