Komentar Tidak Senonoh dan Pengeblokannya

Komentar tidak senonoh dari beberapa siswa dan setting spam blocked

Pernahkah anda mendapatkan komentar dari orang yang tidak bertanggung jawab dengan kata-kata yang kurang senonoh. Tadi siang blog saya kedatangan komentar-komentar dari beberapa orang siswa yang mungkin dalam satu warnet/tempat dengan IP sama.

Sebenarnya itu adalah ungkapan rasa kekesalannya terhadap ujian nasional. Mereka merasa dirinya tidak akan mampu menghadapi ujian atau tidak mungkin lulus. Maklum-lah sebagai siswa yang merasa dirugikan dengan adanya ujian nasional apalagi dengan standar yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan mereka menulis harapan agar sekolahnya ambruk segala sehingga ujian bisa diundur. Dugaan saya mereka adalah siswa kelas 3 SMP. Akhirnya semua komentar tersebut dengan terpaksa saya hapus.

Namun karena jumlahnya ada beberapa orang saya sibuk menghapusinya, akhirnya saya teringat bahwa ada fasilitas blocking untuk orang/IP tertentu yang kita kehendaki. Saya terapkan dan berhasil. Fasilitas pengeblokan yang disediakan WP.com ini cukup lengkap. Mulai dari memasukkan kata-kata tertentu, nama, email, dan, IP di bagian kolom Moderasi Komentar dan Daftar Hitam Komentar. Jadi kita bisa memoderasinya atau bahkan memasukkan ke daftar hitam sehingga ia dianggap sebagai spam. Ini kita bisa lakukan dengan mengaksesnya di dasbor pada menu Pilihan–>Opsi Diskusi.

11 responses

  1. saya bukan spam loh pak…

  2. bukannya belajar malah ngeluh mulu tuh murid!

    untung wordpress punya fitur yang oke

  3. saya kira yang perlu dibahas lebih lanjut dan mendlam adalah, mengapa siswa tu harus kecewa….apa sebab?

    Sedang masalah bagaimana blocking itu adalah masalah lain pak…

  4. kayaknya saya sempet baca satu itu pak….
    BTW kalo pak urip blocking IP seperti itu apa ngga kasihan orang laen yang mengakses dari IP yang sama, semisal jika itu ternyata koneksi dari warnet pak??? yah tapi mungkin pak guru punya pertimbangan laen.

    Susah juga memang, bukannya anak sekarang tuh malah getol belajar buat nyiapin diri nghadapi ujian, eh malah capek-capek protes (salah tempat pula). Mungkin Pak Urip dianggap bisa mengaspirasikan nasib mereka-mereka yang cemas. Seandainya mereka udah punya hak pilih, wah lumayan itu pak, sampeyan bisa jadi politikus yg menyuarakan suara mereka. He..he..he..

    Mungkin banyak orang yang protes dengan sistem UN yang tambah lama tambah sulit, tapi kalo saya pribadi sih justru setuju dengan perbaikan sistim UN terus-menerus, supaya lulusan Indonesia bisa lebih baek dan bersaing dengan lulusan-lulusan dari negara terdekat (ga usah jauh-jauh).

  5. […] baca postingannya yang berjudul ‘Komentar Tidak Senonoh‘ dan ‘Strategi Menjelang Ujian […]

  6. eh ngomong2 si wadehel dah balik tuh..

  7. Mungkin mas, buat mereka pelajaran kimia itu adalah salah satu yang mereka tdk senangi, sehingga mereka kasih komentar seperti itu.

    Wah jadi untung nih, ada siswa yang komentar di blog, sehingga jadi tahu apa sebenarnya yang mereka rasakan dan inginkan. Kalau tdk ada blog khan mereka pasti akan diam-diam saja….

  8. Mungkin dia protes karena gurunya sering nge-blog paling 🙂

  9. mungkin harus dibuatkan blog tersendiri untuk mengeluarkan uneg2 seperti itu. wadah untuk menampung ato melampiaskan lewat tulisan. Habis daripada mereka corat coret dinding/tembok, jalan raya, merusak fasilitas umum ato malah mukulin gurunya

  10. tapi, kalau tidak puas ujian, bukan senonoh kan. atau ucapannya emang senonoh…. tapi di negara kampiun demokrasi, caci maki kadang sdh biasa, kita aja yang tidak biasa ya… tapi bisa juga, emang senonoh sih…

  11. Tadi siang juga saya baru saja menerima komentar di wordpress yang sangat tidak senonoh…bahkan cabul. Lebih mengesalkan lagi karena saya kenal dengan orang yang memberi komentar. Dia mengomentari tulisan saya mengenai \LaTeX, mungkin maksudnya bercanda…dia malah menyamakan \LaTeX dengan (maaf) kondom. Bukan hanya itu, dia bahkan menulis komentar lagi tentang hal-hal yang berhubungan dengan itu..candaan yang cabul menurut saya, tidak sopan.
    Benar Pak, fasilitas block comment itu penting juga kalau sudah pernah mengalami hal-hal seperti ini. Tapi mungkin lebih baik bukan block IPnya tapi isi komen, kalau perlu email si pengirim.