Masih Ingatkah Kita dengan Guru di Sekolah Doeloe?

Mungkin kita banyak yang melupakan (terlupakan-tidak sengaja) guru kita yang telah berjasa dan telah mengantarkan kita hingga berhasil seperti sekarang. Yah tentu tidaklah mungkin kita melupakan begitu saja, tapi seiring kesibukan kita perlahan nama-nama beliau yang berjasa itu menguap dari ingatan kita. Lebih-lebih kita sudah sulit untuk menemui mereka itu. Demikian pula saya (… sungguh terlalu!). Kita yakin lupa nama tidak berarti akan lupa beliau dan jasa-nya, walaupun jika ketemu mungkin akan pangling juga ๐Ÿ™‚

Agar semakin tidak hilang dalam ingatan tentang mereka saya tulis saja di sini.

Guru SD-ku, SDN Tanjungan II Kec. Kemlagi – Kab. Mojokerto – Jawa Timur: Bapak Karjani (mengajarkanku baca tulis dan berhitung pertama kali), Ibu Emi, Ibu Hary, Ibu Else, Bapak Suwardi, Bapak Kasnadi. Lengkap tak ada yang terlupakan.

Guru SMP-ku, SMP Islam Roudlotun Nasyiin Kec. Kemlagi – Kab. Mojokerto – Jawa Timur: pak Syahibul Irfanย  Ma’arif, pak M Natsir, pak Jarwo, pak Yenki, pak Maulana, Pak Soejoto,ย  Pak Ainul Yakin, duh banyak sekali yang lupa nama…

Guru SMP-ku, SMP IV Muhammadiyah Kec. Sepaku – Kab. Penajam Pasir Utara – Kalimantan Timur: Bapak Suwadji, Bapak Yatno, Pak Syahlan, Pak Kamsuri, Pak Burhan, Pak Margono, Pak Fachrudin… duh lupa siapa lagi namanya.

Guru SMA-ku, SMAN I Penajam Kab. Penajam Pasir Utara – Kalimantan Timur: Pak Suwandi, Bu Latifah, Pak Sugino, Pak Sutiman, Pak Jamiyanto, Pak Titus Tambuk, Pak Kabur Damianus, Bu Rusmalahati, Pak Suwito, Pak Yahya, Pak Zulkifli, Bu Amirah, Pak Jamaludin, Pak Aloysius, Pak Suprihadi ….

Guru PT-ku, Universitas Palangkaraya – Kalimantan Tengah: Prof. Ciptadi, Prof Suwandi Sidahuruk, Prof. I Nyoman Sudyana, Pak Mulawi, Pak Abu Darin, Ibu Ruli Meiliawati, Pak Arifin, Pak Abd. Mun’in, Pak Ahmad S., Pak Hajranul Fatah,ย  Pak I Made Sudana, Pak Ahmad Damsyik, Ibu Sri Wahyutami. (Lengkap)

Guru PT-ku yang pernah mengajar mata kuliah di PPS PEP Universitas Negeri Yogyakarta (walau tidak rampung) : Prof. Djohar, Prof. Abd Gafur, Prof. Swarsih Madya, Prof. Djemari Mardaphi, Prof. Suryanto, Prof Noeng Muhadjir, Prof. Pudjiati Suyata, Prof Sukardjo. emm…

Guru PT-ku yang pernah mengajar mata kuliah di PPS Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta: Prof. M. Utoro Yahya, Prof Mudatsir, Prof Sri Djuari S, Prof Sabirin Matsjeh, Prof Hardjono, Prof Harno Dwi Pranowo, Prof Karna Wijaya, Prof Bambang Setiadji, Prof Narsito, Prof. Muchalal, Prof Wega Trisunaryanti, Bu Ani Setyopratiwi, Dr Bambang Rusdiharjo, Dr Bambang Purwono, Dr Ria Armunanto, Dr Nuryono, Dr Jumino, Dr. Roto, Dr. Indrian Kartini, Dr. Endang, Dr. Tutik DW, Dr. Triyono, Dr I’if Izul Falah, Dr Yateman A, Dr. Nurul A., Dr Chairil Anwar, Dr. Eko Sugiharto, Dr Dwi Siswanto, Dr. Agus Kuncaka, Dr Eko Srikunarti, Dr Sutarno, Dr Suyanta, Sri Sudiono, M.Si,ย  Iqmal Tahir, M.Sc., Drs. Priatmoko, M.Si., Drs. Winarto Haryadi, M.Si., Dra. Endang Astuti, M.Si., Dr. Tri Joko Raharjo, M.Si., Deni Pranowo, M.Si., Sugeng Triono, M.Si. (Lengkap)

Bagaimana dengan anda? ๐Ÿ™‚

9 responses

  1. Aku masih ingat beberapa nama, terutama guru-guru killer!!

  2. ha,,ha,,ha,,,,
    Guru SD ku gah pada ngilang
    abis SD nya dah tutup

  3. Wah aku salut pada mu mas. Ini tandanya mas orang yang pandai bersyukur, dengan pandai berterima kasih sama yang menjadi jalan nikmat.
    Yang aku lakukan sekarang sih, bukan mengingat nama2nya, tapi mendoakan mereka dan semoga kebaikan mereka menjadi jalan kebahagian bagi beliau2 dan seluruh anak cucunya.

  4. yang pasti, kalo ketemu guru sd, saya tidak akan lupa. kecuali guru smp/sma dan dosen yang tidak pernah ngajar sama sekali…

  5. Iya mas, sebagian masih ku ingat dan beberapa ada yang masih pernah kutemui.
    Semoga kita bisa terus menghargai kerja beliau, dan termotivasi memberikan yg lebih bagi anak didik kita. Amin

  6. btw sejak kapan ganti template nih, lebih full performance sptnya nih.

  7. Makasih mas postingnya. aku teringat masa2 skolah ku dulu di desa ๐Ÿ™‚
    ingat teman kecil and guru ku.

  8. @ Cendaku: Aha apa ada guru yang “pembunuh” itu ๐Ÿ˜€ ?
    @ Laston: Wah guru SD-nya pada pandai ilmu sulap atau ilmu menghilang ya
    @ Lukman Nulhakiem: Ya Semoga kita semua termasuk orang pandai bersyukur dan berterimakasih.
    @ Dwi: Oleh karena sifat pelupa kita sebaiknya kita buat album saja di blog ๐Ÿ™‚
    @ CLO: Kita sekarang jadi guru, jangan sampai kena karma lho ๐Ÿ˜€ , Template belum ada yg cocok sih makanya beberapa kali ganti, mau beli domain sendiri agar sesuai keinginan masih belum mendesak juga, nulisnya saja asal sempat ๐Ÿ˜€
    @ Semmy: Yah karena kita juga punya masa yg berharga kala itu.

  9. Memang teman saya yang satu ini sangat senang berbagi termasuk mengingatkan kita untuk mengingat guru kita dulu. ya kalau guru kita Insya Allah pastilah ingat apalagi dengan gaya mengajar yang beraneka ragam mulai dari tipe cuek sampai galak dan ternyata dari merekalah semua kita bisa pintar seperti ini apalagi Guru kita di UGM siapa yang tidak lupa gayanya bapak Prof. Dr. M. Utoro Yahya dengan angka tujunya yang cukup masyhur untuk menerangkan segalanya termasuk kimia. Ok berjayalah terus teman dan doakan selalu guru-guru kita .Amin. (Rektor)=Rekan Toraja.