Pemenang Hadiah IUPAC 2009 untuk Kimiawan Muda

Kapan giliran ilmuwan kimia muda dari Indonesia ya?

IUPAC telah mengumumkan melalui press release-nya (3 April 2009) siapa-siapa saja pemenang hadiah IUPAC 2009 bagi kimiawan muda. Mereka adalah:

Dr. Faisal A. Aldaye (McGill University, Montréal, Canada): Supramolecular DNA nanotechnology: Discrete nanoparticle organization, three dimensional DNA construction, and molecule-mediated DNA self-assembly

Dr. Christopher Bettinger (Massachusetts Institute of Technology, Cambridge,
MA, USA): Synthesis and Microfabrication of Elastomeric Biomaterials for Advanced Tissue Engineering Scaffolds

Dr. Xinliang Feng (Max Planck Institute for Polymer Research, Mainz, Germany): C3-symmetric Discotic Liquid Crystalline Materials for Molecular Electronics: Versatile Synthesis and Self- organization

Dr. Xing Yi Ling (University of Twente, Enschede, The Netherlands): From Supramolecular Chemistry to Nanotechnology: Assembly of 3D Nanostructures

Dr. Shengqian Ma (Miami University, Oxford, OH, USA): Gas Adsorption Applications of Porous Metal-Organic Frameworks

Suatu trend perkembangan ilmu kimia dari 5 pemenang itu adalah dominan terkait dengan nanoteknologi dan terapannya serta biomaterial dan logam pori. Mereka mengajukan thesis Ph.D-nya dalam bentuk essay yang disusun dalam 1000 kata, dinilai oleh tim dari IUPAC kemudian terpilihlah mereka. Kegiatan ini rutin tiap tahun sepertinya. Hadiah yg diberikan berupa uang sebanyak $1000 dll.

Ehem… bagi yang berminat untuk turut memperebutkan hadiah yang sama di tahun 2010, sudah ada tuh pendaftarannya. Kunjungi aja situs IUPAC.ORG.

Iklan

4 responses

  1. sabar aja tunggu….masalahnya di negara kita ilmuwan masih kurang mendapat tempat seperti di negara lain

  2. salam kenal pak.

    sedikit cerita dulu waktu sma pernah ikut olimpiade kimia di univer muham surakarta.

    dulumemang saya paling suka kimia, nilai 9 pun sering sata dapat di rapot.ya.. krn keadaan akhirnya saya terdampar jurusan selain kimia.

    ya..maju terus ilmuwan kimia indonesia

  3. Ilmuwan kita kapan bisa berprestasi seperti mereka2 ya? Kalo murid2 SMP dan SMA yang juara olimpiade sains sih alhamdulillah dah banyak di kita…

    Mudah2-an segera menyusul..

  4. Ya, harus kita mulai dari sekarang, dari diri kita. Eh, saya kan cuma guru bahasa Indonesia, kok nimbrung di IUPAC.
    Nuwun sewu, lho.