Nasi Kucing Ala Singapura

Malam ini di Singapura adalah malam yg bersejarah semenjak perjalanan kami dari Jakarta-Sydney-Singapura selama 30 hari ini. Pasalnya karena suatu sebab yg biasanya kami makan pagi dan malam dijamu di hotel RELC dengan menu monoton tapi mengeyangkan perut ala asia. Untuk makan siangnya kami biasa makan di tempat yang kami kunjungi. Karena hari ini kami tidak ada kegiatan maka kami diberi uang sebagai ganti jatah makan siang dan makan malam sebesar 20 $ Singapura.

Hampir semua kawan hari minggu memanfaatkan waktu luang dengan jalan2 entah ke mana. Hanya ada beberapa rekan yg enggan jalan2 untuk bermalas-malasan seperti sy. Akhinya makan siangpun terlewatkan begitu saja. Kami putuskan makan siang pakai mie instan… sungguh terpaksa. Sejenak setelah selesai menyantap mie made in Vietnam telepon kamar berdering, dari kamar lain mas Rizal (sang koordinator kegiatan) menelpon menawarkan untuk turut serta makan di luar dengan masakan halal. Dengan halus saya menolak karena baru menyantap mie instan ala Vietnam itu (seporsi 1,5 $S’pore).

Sorenya perut mulai terasa perlu diisi lagi. Menurut berita teman dari kamar sebelah bahwa di bar hotel kami menginap tersedia nasi lemak… Kalau istilah Jogya ma nasi kucing. Mirip banget. Nasi dibungkus dengan kertas dan dilapisi daun pisang. Isinya seonggok nasi uduk dengan sebungkus plastik kecil berisi sambel yg kurang pedas, ikan teri kering dengan kacang tanah, ditambah ikan peda semi asin. Sepertinya pas banget dengan selera makan Endonesya saya. Betul mirip banget dengan nasi kucing ala jogya. Simak saja gambar berikut.

Sapa sangka bisa berjumpa nasi dengan ikan dalam bentuk ikan. Selama ini ikan selalu tidak berbentuk ikan. Ternyata ada juga di Singapura makanan nikmat senikmat nasi lemak alias nasi kucing. Hebatnya lagi ini dijual di hotel tempat kami menginap. Luar biasa… Mau coba silahkan datang ke RELC International Hotel di Singapore. Dengan 1,3 $S’pore kita bisa menikmati nasi kucing ala Singapore.

Iklan

7 responses

  1. weh kok ngikuti perkembangan to kang aku, gek dalam rangka apa to kok sampae ke luar negeri

  2. wh keren nih. tapi aku suka nasi kucing ala indonesia. wekekkekeke

  3. a href=”” title=””>

           Mungkin itu impor dari Jogya pak ??????

  4. Mungkin itu impor dari Jogya pak ?????? hehehe

  5. yang jual orang Indonesia g? 😀

  6. senang rasanya masih bisa berkunjung di rumah sahabat di akhir pekan ini, salam dari kalimantan tengah 06:12

  7. […] Chemistry… Tiffany Alvord </a></li> <li><a href="https://urip.wordpress.com/2010/01/31/nasi-kucing-ala-singapura/&quot; title="Nasi Kucing Ala Singapura">Nasi Kucing Ala Singapura […]