Lagi tentang Tulisan, Blog, Angka Kredit Guru, dan ISSN

Sebelum tulisan ini saya telah menulis hal serupa di sini. Ini adalah wacana. Membuat wacana adalah sah-sah saja. Termasuk saya yang punya pekerjaan sebagai guru. Siapa lagi yang mau memperjuangkan agar guru memperoleh kemudahan dengan adanya kemungkinan blog sebagai media menulis seorang guru yang bisa diakui dalam perolehan angka kredit jabatan guru. Oleh karena itu tulisan ini dibuat untuk membuat wacana kalau memang belaum ada.

Menulis atau membuat karya tulis merupakan kewajiban seorang guru yang ingin dikatakan sebagai seorang guru profesional. Merupakan poin penting dan harus dipenuhi seorang guru untuk bisa memperoleh kepangkatan yang lebih tinggi. Berdasarkan pedoman serta petunjuk pelaksanaan perhitungan angka kredit jabatan fungsional guru 2009-2010 bahwa seorang guru golongan IIIC yang ingin naik golongan ke IIID sudah harus memenuhi kewajiban memiliki karya tulis. Jadi tidak lagi hanya guru yang akan naik pangkat ke IVB dari IVA saja. Koreksi saya kalau yang ini keliru.

Saat ini ada peluang baru bahwa blog berpeluang mendapatkan poin dalam memenuhi komponen “karya tulis”. Tentu tidak serta merta dengan menulis di blog lantas bisa diajukan untuk memperoleh poin angka kredit. Omong-omong kenapa angka kredit ya… kapan melunasinya, kredit melulu. Ok kembali ke pokok bahasan, peluang ini adalah dengan mengajukan blog kita untuk mendapatkan ISSN.  Sambil menunggu perkembangan tentang aturan mainnya. Loh apa itu ISSN? Ok sekilas ISSN itu singkatan dari International Standar Serial Number. Silahkan baca lebih lanjut pada wikipedia tentang ISSN ini. Atau website resminya ISSN ONLINE miliknya LIPI.

Secara kebetulan ada satu tulisan saya di blog ini yang dimuat pada Komput@si online-LIPI yang telah mendapatkan ISSN itu (nomor ISSN 2086-5317). Komput@si – LIPI merupakan Portal ilmiah populer untuk ilmu komputasi, dikelolah oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI). Saya tidak tahu persis apakah tulisan tersebut nanti akan memperoleh poin dalam pengajuan angka kredit.

Oh ya barangkali ada yang berminat untuk mendaftarkan situsnya atau blognya agar mendapatkan ISSN. Silahkan baca prosedur dan persyaratan suatu “tulisan” agar mendapatkan ISSN. Eh… ternyata tidak gratis loh untuk mendaftarkan “tulisan” kita agar beroleh ISSN. Tapi sebaiknya kita simak saja ISSN Online dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) LIPI.

Ditilik dari lembaga yang mengeluarkan tentu (LIPI) tidak sembarangan dalam memberikan ISSN untuk terbitan berkala secara online itu. Di beberapa negara sudah ada yang mengeluarkan ISSN untuk blog. Bagaimana di Indonesia tercinta ini? Kita lihat perkembangannya saja.

Bahkan sepertinya untuk blog juga ada semacam ISSN tapi sebutannya di ganti menjadi IBSN (International Blog Serial Number) coba cek dari link ini.

Lebih jauh tentang ISSN dan blog (weblog) alias situs pribadi ada beberapa tulisan menarik terkait ISSN dan blog.

Terakhir… tetaplah menulis… meskipun blog kita tanpa ISSN 🙂 .

Iklan

3 responses

  1. sekedar nanya: dapet poin ndak pakde?

    kasus di instansi riset, publikasi di jurnal yang terakreditasi dikti gag diakui full poin sama tim penilai (lipi)
    begitu juga sebaliknya.

    1. Tinggal tunggu keterbukaan lipi dulu yah… mau menghargai atau tidak tunggu koordinasi *gaya pejabat#

  2. ijin gabung yg pux room. Titip anka main:01.61.85.02.62.26.86.50.05.29.65.89.Mohon di posting tuaka,,,,