Pengkopian Rumus dengan Absolute/Relative Reference pada Excel atau Calc

Saya adalah pemula (yang hanya bisa menggunakan sedikit-sedikit) untuk aplikasi spreadsheet (Microsoft Excel maupun OpenOffice Calc/LibreOffice Calc). Tidak banyak tahu penggunaan fungsi-fungsi pada aplikasi tersebut kecuali yang sering digunakan saja. Termasuk penggunaan tanda dollar ($) untuk penulisan fungsi referensi (reference function). Pengguna awam tentu akan melakukan cara manual dan itu pasti merepotkan untuk mengkopi rumus pada suatu cell untuk cell yang lain dengan benar.

Intinya ada 4 macam teknik pengkopian rumus untuk mengkopi rumus pada cell tertentu ke cell tertentu lainnya yaitu relative column – relative row, absolute column – absolute row, absolute column – relative row, dan relative column – absolute row. Berikut penjelasan bagaimana cara menggunakan pengkopian rumus pada Excel maupun Calc.

  • Relative  column dan relatif  row. Ini adalah rumus standar dari aplikasi spreadsheet. Artinya kalau kita mengkopi rumus dari cell tertentu ke cell tertentu lainnya maka hasilnya akan dilakukan penyesuaian rumus  sesuai posisi relatif cell yang berisi rumus sebelumnya. Di sini tidak dibuat perlakuan khusus namun langsung kopi saja rumus yang ada ke cell lain.

    Ilustrasi 1. Rumus referensi relatif

  • Absolute column dan absolute row. Dimisalkan kita akan menuliskan rumus bahwa nilai pada cell A2 = A1 secara absolut. Kita berencana untuk mengkopikannya ke setiap cell lain persis sama dengan rumus pada cell A2. Di sini kita perlu mengunci rumus pada cell A2 secara mutlak (baik baris maupun kolom) dengan penulisan  =$A$1. Rumus pada cell A2 itu jika dikopikan ke cell manapun maka rumus pada cell A2 akan terkopikan di cell tersebut secara absolut atau sama persis dgn rumus pada cell A2.
    Misal ingin mengkopi rumus di cell A2 ke A3, dan hasilnya pada cell A3  tetap  sama dengan rumus yang kita tulis pada cell A2 tadi (yaitu =$A$1). Jika dikopikan ke cell B2 maka hasilnya juga tetap =$A$1. Agar lebih jelas perhatikan Ilusitrasi 2 berikut.

    Ilustrasi 2. Kolom absolut dan baris absolut

  • Absolute column dan relative row. Di sini kita akan mengunci rumus hanya pada kolom saja sedangkan baris (row) akan menyesuaikan dimana letak rumus itu dikopikan.
    Dimisalkan kita akan menuliskan rumus bahwa nilai pada cell A2 sama dengan A1 secara absolut pada kolom tetapi relatif pada baris.   Pemulisan rumusnya di  cell A2 adalah =$A1.  Jika kita ingin mengkopi rumus di cell A2 ke A3 maka hasilnya pada cell A3 adalah $A2; jika dikopikan ke cell A4 hasilnya adalah $A3 begitu seterusnya. Jika dikopikan ke cel B2 maka hasilnya $A1; jika dikopikan ke B3 maka hasilnya $A2; jika dikopikan ke cell B4 maka hasilnya adalah $A3 dan seterusnya. Jika dikopikan ke cell C2 maka hasilnya $A1.
    Perhatikan di sini yang berubah adalah barisya saja sementara kolomnya tetap mengacu pada kolom A sesuai rumus pada cell A2. Agar lebih jelas perhatikan Ilustrasi 3 berikut.

    Ilustrasi 3. Kolom absolut tetapi baris relatif

  • Relative Column dan absolute row. Di sini kita akan mengunci rumus hanya pada  baris saja sedangkan  kolom akan menyesuaikan dimana letak rumus itu dikopikan.
    Dimisalkan kita akan menuliskan rumus bahwa nilai pada cell A2 sama dengan A1 secara absolut pada  baris tetapi relatif pada kolom.   Pemulisan rumusnya di  cell A2 adalah =A$1.  Jika kita ingin mengkopi rumus di cell A2 ke A3 maka hasilnya pada cell A3 adalah $A1; jika dikopikan ke cell A4 hasilnya adalah $A1 begitu seterusnya. Jika dikopikan ke cel B2 maka hasilnya $B1; jika dikopikan ke B3 maka hasilnya $B1; jika dikopikan ke cell B4 maka hasilnya adalah $B1 dan seterusnya. Jika dikopikan ke cell C2 maka hasilnya $C1.
    Perhatikan di sini yang berubah adalah kolomnya saja sementara barisnya tetap mengacu pada baris 1 sesuai rumus pada cell A2.

    Ilustrasi 4. Kolom relatif tetapi baris absolut

Untuk ilustrasi lebih lanjut tentang penggunaan absolute reference dan relative reference silahkan simak tabel untuk perkalian sederhana berikut ini. Perkalian antara angka pada setiap kolom dengan angka pada setiap baris. Kita akan membuat rumus pada cell B2 saja (sekali saja) kemudian kita akan mengkopikannya ke cell lain. Pada cell B2 kita tulis =$A2*B$1 (seperti pada ilustrasi 5), ini boleh kita artikan bahwa pada setiap cell pada kolom A  “dikalikan” setiap cell pada baris 1.

Ilustrasi 5

Hasil pengkopian rumus pada cell B2 ke cell lainnya adalah sebagai berikut.

Ilustrasi 6

Hasil hitung tabel perkalian dengan menggunakan rumus absolute/relative reference adalah sebagai berikut.

Ilustrasi 7

Tips untuk menambahkan tanda dollar ($) pada rumus untuk Microsoft Excel secara praktis seperti =$A$1, =$A1, dan A$1 ketik pada cell tertentu kemudian ketik = (tanda sama dengan) terus klik cell yang jadi referensi kemudian tekan tombol F4 pada keyboard berulang-ulang hingga diperoleh penulisan yang dikehendaki.
Misal pada cell B2 kita akan menulis rumus
=$A$1 maka pada cell B2 ketik = (tanda sama dengan) kemudian klik cell A1 selanjutnya tekan F4 sekali, klik F4 sekali lagi untuk mendapatkan rumus =A$1 dan sekali lagi untuk mendapatkan rumus =$A1. Untuk menghilangkan tanda $ klik saja sekali lagi.

Diadaptasi dari sini.

Semoga bermanfaat bagi pengguna aplikasi spreadsheet pemula.