Perut Buncit dan Solusinya

Menurut health.detik.com, berciuman cukup efektif untuk membakar kalori. Tapi masih ditambahi berciuman dengan pasangan sah atau bertanggung jawab. Apakah kalau tidak sah tak bisa bakar kalori?!  Mungkin perlu penelitian untuk membuktikan ini :).

Terkait soal membakar kalori ternyata tak terasa kian hari perut saya tambah buncit saja sampai harus mempensiunkan celana dan beralih ke ukuran lebih besar. Ada tips dari health.detik.com untuk diet semangka. Karena kandungan kalori yang rendah. Sepertinya harus menghindari semua yang berlemak dan berkalori tinggi, sebab energi yang masuk selalu berlebih dari yang diperlukan. Saya termasuk orang yang “kurang” hobi olah raga. Kalau menonton sepak bola atau pertandingan tennis paling senang. Sayangnya dengan menonton saja tidak bisa mengurangi kalori berlebih yang kemudian disimpan jadi lemak. Sialnya lagi lemak tersebut disimpan di sekitar perut. Buncit deh!

Diet saja sepertinya tidak cukup untuk mengurangi ukuran lingkar perut mesti banyak olah raga yang bisa mengempesin perut itu.  Saya sendiri terlalu enjoy, lebih asyik olah raga jari dan otak. Jelas tidak akan memberikan keseimbangan.

Ada lagi cara ekstrim dan unik, untuk bisa menurunkan berat badan secara signifikan dalam waktu singkat. Lagi-lagi menurut health.detik.com, caranya adalah berhubungan dengan pasangan resmi dengan cara berdiri, sehari minimal sekali selama 2 minggu. Capek deh…

Selama ini tidak pernah pilih-pilih makanan yang penting halal, sikat! Kali ini saya merasa mesti lebih selektif mumpung belum sakit. Yuk jadi vegetarian, sepertinya ini tantangan yang baik untuk kesehatan, sekali lagi mumpung masih sehat.

Dari tulisan saya di facebook akhirnya diberikan informasi menarik dari rekan blogger untuk membaca tentang south beach diet. Akhirnya saya akan mencoba yang namanya South Beach Diet, mulai malam ini. Disiplin dan telaten kuncinya. Terimakasih Siwi atas infonya, sepertinya cara itu efektif untuk mengurangi lingkar perut yang berlemak. Anda mau coba juga? Baca ini http://www.jadilangsing.com/dietnutrisi/jenis_diet_detail.asp?id=161

Setelah membaca dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya akhirnya saya putuskan untuk mencoba diet SDB ini. Malam pertama melakukan SBD (south beach diet) menunya dibikinkan istri adalah serba rebus, kacang panjang, kubis, tempe, mentimun mentah, sambal (lombok, tomat, garam) wah sedap juga… Dua minggu lagi lihat hasilnya meskipun saat ini belum melakukan penimbangan berat badan (kayak mau naik ring saja 🙂 ) Tapi saya optimis akan hasilnya dengan logika yang tentu benar.

Kita memang diciptakan sebagai makhluk omnivora, tapi kearifan kita soal memilih makanan tidak boleh berlebihan, nafsu untuk menyantap segalanya itu mesti direm. Benar sabda Rosul bahwa kita harus berhenti makan jangan sampai kekenyangan. Kita bisa sehat karena makanan dan bisa juga sakit karenanya.

Banyak di antara kita terutama kaum hawa yang selalu memasalahkan soal badannya yang gemuk, tapi tak beranjak untuk berupaya membakar lemak tubuhnya dengan benar, ngemil makanan gak sehatpun jalan terus. Sudah semestinya mereka menanyakan kepada pasangan resminya apakah ia suka dengan kondisi badannya tidak sibuk sendiri (menurut persepsinya sendiri saja). Mestinya ia harus fokus pada soal kesehatan bukan soal gemuk atau bengkaknya badan. Jadi kita hidup apapun kondisinya yang terpenting adalah soal kesehatan, kesehatan badan dan kesehatan jiwa pasti.

5 responses

  1. Iya, penting banget menjaga kesehatan dengan salah satunya menjaga asupan makanan. Saya juga sedang diet, Pak. Sekarang lebih memilih makanan vegetarian. Tapi atas anjuran Bunda, lebih baik jadi flexitarian saja, karena bagaimana pun juga daging2an itu memang masih diperlukan tubuh.

    Semoga segera turun lingkar perutnya, Pak.

    Salam

    1. Itu usaha sehat kita sebelum kita menderita. Terimakasih mas.

  2. Terima kasih info tentang SBD-nya, Pak.

  3. Wajib diet kalau perut buncit bang