Menulis Ngelantur – Teknik Lancar Menulis

Kepada rekan guru, yang tidak ada pekerjaan mari budayakan menulis ngelantur di facebook ala saya.  Selanjutnya silahkan rangkai dalam blog menjadi tulisan dengan tema tertentu. Ini cara praktis untuk melancarkan menulis.

Ketika kita ngobrol saat bertemu teman akrab, obrolan kita pasti lancar, dan ada saja bahan yang dijadikan bahan perbincangan. Tetapi begitu mulai menulis sebentar saja sudah mandek, macet, mau menulis apa lagi yah, duh…! Laksana motor kehabisan bahan bakar, mogok. Inilah yang sering menimpa kita yang belum terbiasa menulis. Bahkan sering pula bingung melanjutkan ke paragraf-paragraf berikutnya. Duh apa lagi yah yang mau ku tulis…

Setiap orang sesungguhnya memiliki potensi untuk jadi penulis yang handal. Syaratnya mudah, asal terbiasa ngobrol dengan sesamanya itu saja sudah cukup dan mau memulai dengan segera. Bagaimana kalau saat ngobrol dengan teman kemudian kita ingin beralih topik bahasan yang mau kita bahas.

Coba dipikirkan…!

Sudah dapat….?!

Bagaimana caranya…?

Kalau bisa menjawab pertanyaan itu maka saya yakin anda bisa menulis selancar kita ngobrol ngelantur tak berujung.

Menulis ngelantur menurut saya sangat tepat untuk kita yang belum terbiasa menulis. Yang penting menulis kita mengalir terlebih dahulu. Saya yakin sengelanturnya tulisan kita pasti tidak mungkin ngawur. Alur pikir kita pasti jelas. Akan sejelas dan semudah dipahami saat kita ngobrol dengan teman akrab kita. Intinya tetapkan tema, kita mau menulis tentang apa yang terlintas dipikiran saat itu. Tapi sebaiknya tidak mengada-ada.

Dengan menulis ngelantur jangan pikirkan akan bagaimanakah akhir tulisan kita nanti. Ini akan sama halnya saat kita ngobrol dengan teman akrab kita itu, pernahkah kita merencanakan akhir pembicaraan kita apa hasilnya?! Pernahkah kita mengedit obrolan kita saat asyik dengan bahasan yang kita bincangkan?! Nah demikian juga dengan menulis ngelantur. Jangan kawatirkan tulisan kita bermanfaat atau tidak.

Harapan akhir kalau sudah terbiasa menulis mengalir dengan gaya ngelantur seperti halnya kita asyik ngobrol dengan sahabat karib pasti akan enak dibaca dengan sendirinya. Kali aja hehehe. Intinya sekali lagi apa yang akan kita sampaikan dipahami manusia yang baca. Urusan lebih lanjut mau jadi penulis sungguhan atau apa, tentu perlu terus dibenahi. Mau jadi penulis sukses caranya juga dengan menulis kan, tidak hanya diangan-angan.

Bagaimana dengan judul tulisan, sebaiknya tidak memikirkan dulu judulnya apa. Biarkanlah dahulu tulisan kita tanpa judul. Yang penting menulislah sampai apa yang kita pikirkan tentang tema yang kita pilih tuntas dan sepertinya tak ada lagi yang perlu kita tuliskan atau ceritakan. Hasil percobaan saya dengan menulis status yang sambung menyambung di facebook, kita tidak pernah memikirkan judul. Menulis terus hingga beberapa tulisan status di facebook itu. Selanjutnya saya salin tulisan itu ke blog baru dilakukan editing (halah…!) dan memikirkan judul yang tepat.  Nah selanjutnya ambil nafas dalam-dalam (halah) lalu tentukan judul apa yang bisa mewakili seluruh isi tulisan kita. Kalau perlu baca pula cara memilih judul, meskipun saya belum pernah baca itu 🙂 secara detail.

Jadi menulis ngelantur itu gak perlu diedit?! Yah perlu dan seperlunya saja. Salah ketik, ejaan, tanda baca, keselarasan makna kalimat editlah seperlunya. Tapi sebaiknya itu kita lakukan setelah semua pemikiran sudah  semua kita  “tumpahkan”. Jadi ini hanya sentuhan akhir. Tapi boleh saja menambah atau mengurangi kata atau kalimat, toh itu milik kita. Editlah tulisan kita sambil MENIMBANG RASA (ah sok ngerti banget yah 🙂 ).

Demikian dan selamat menulis.

Iklan