Kepada Siswa Kelas 12 SMA-MA-SMK

urip.wordpress.com

Pesan buat siswa kelas 12 sma, tanggal 16 Mei 2011 kelulusan akan diumumkan. Boleh gembira tetapi jangan berlebih. Kini kalian sukses tapi lihatlah ada beberapa rekanmu yang kesuksesannya tertunda, ia masih harus ujian lagi di tahun berikutnya. Jadilah pelajar dengan toleransi yang bagus, berempatilah kepada mereka. Jangan luapkan kegembiraan ketika mereka mungkin bersedih.

Masa depanmu masih panjang, sadarilah itu. Setelah lulus tantangan dan ujian akan lebih berat. Kalian masih perlu berjuang lagi untuk meraih sukses yang lain. Enam belas Mei 2011 bukanlah kesuksesan segalanya. Bagi yang mau memasuki dunia kerja, kalian lebih berat saingannya. Bagi yang belum lulus ambilah hikmah atas hal itu, ini mungkin tempaan buat kalian agar menjadi manusia tangguh kelak.

Setiap kelulusan memang merupakan saat yang menegangkan. Masa depanmu pun kini berada dipersimpangan. Jangan sampai salah arah. Jika akan kuliah kalian akan sampai pada persimpangan berikutnya. Bagi yang tidak kuliah karena berbagai alasan, jangan putus asa. Kuliah itu bukan segala-galanya. Jika kau tak kuliah dan bisa menghasilkan uang untuk membiayai hidupmu, kau harus bangga. Mereka yang kuliah itu sedang menghabiskan harta ortunya. Mereka belum mandiri, sementara kalian yang akan memasuki dunia kerja kalian sudah jadi orang mandiri. Dunia akan menempamu dan akan memberikan belajaran yang luar biasa, dan tak ada kampus yang mengajari soal pengalaman kerja.

Sekali lagi merayakan kelulusan boleh saja tapi jangan berlebihan. Jangan juga melakukan tindakan yang sia-sia, seperti corat-coret pakaian, ugal-ugalan di jalan yang membahayakan diri dan orang lain. Ingatlah kelulusan itu bukan akhir dari suatu kehidupan. Kau masih harus meniti hari. Kelulusan adalah fase awal menuju pendidikan pendewasaan diri. Hindari budaya bodoh dalam perayaan kelulusan itu.

Bagi yang akan ke dunia perkuliahan, ketahuilah di situlah saat kalian menguji kemandirian dalam belajar. Tak ada istilah naik kelas. Semakin bagus nilai maka akan semakin cepat kuliah kalian selesaikan. Hargai dan atur waktu, prioritaskan apa yang perlu kau prioritaskan dalam perkuliahan. Kerahkan segala usaha untuk bisa menguasai ilmu dari bangku kuliah. Jagalah dirimu, godaan untuk lepas dari fokus tujuan sangat besar.

Bagi yang akan memasuki dunia kerja, bekerjalah sepenuh hati dan selalu jujur. Jangan sia-siakan pekerjaan yang sudah dipercayakan padamu. Setiap tetes keringatmu akan memberikan kepuasan tersendiri ketika kau bisa menikmati penghasilan pertama kali dan seterusnya. Jangan minder dengan pekerjaan yang akan kau jalani, apapun pekerjaanmu. Nikmati saja proses hidup ini, semua jalan hidup kita sudah diatur oleh-Nya.

Bagi yang belum lulus, jangan putus asa. Sadarilah bahwa mungkin perjuanganmu selama ini belum maksimal. Jangan terlalu lama larut dalam kekecewaan. Orang tua dan guru sesungguhnya tak rela kalian tak lulus. Tapi itulah yang namanya jerih payah. Ada saat sukses ada saat ketertundaan. Jika kini kalau tertunda kelulusannya, yakinlah tahun depan kalian akan sukses dengan cemerlang, kau berkesempatan menjadi siswa terbaik nanti.

Jika sekolah di SMA/MA biasanya secara normal perlu waktu 3 tahun, andai perlu tambahan 1 tahun saja, cobalah terima. Perlu kalian tahu untuk yang kuliah S1 (saraja) normalnya adalah 4 tahun, tapi ada yang harus menambah 3 tahun untuk menyelesaikannya hingga total menyelesaikan kesarjanaan menjadi 7 tahun. Oleh karena itu ketertundaan kelulusan itu belum seberapa, jadi jangan cepat menyerah dan putus asa. Tetap semangat.

Setiap orang belum pernah hidupnya selalu sukses. Semua pasti pernah mengalami kegagalan. Seperti saya juga SD saya harus tempuh 7 tahun, kuliah dulu juga pernah gagal dan terhenti. Tapi saya tidak pernah putus asa coba terus dan terus akhirnya kesempatan mengenyam pendidikan yang saya idamkan bisa saya rahi. Belajarlah dari pengalaman orang lain. Kita hidup tidak sendiri. Lihatlah bagaimana perjuangan orang sukses itu. Tak ada yang mulus langsung sukses.

Selamat berjuang mengapai masa depan.