Sekilas Pendidikan di 10 Negara Anggota OECD yang Diacu untuk Perubahan Kurikulum Indonesia

Perubahan kurikulum di Indonesia yang sedang dilakukan oleh kemdikbud katanya akan mengacu pada negera-negara OECD (organisasi untuk kerjasama dan pengembangan ekonomi). Mari simak pernyataan mendikbud selengkapnya yang saya ambil dari suara pembaharuan terkait perubahan kurikulum itu, dan berikut kutibannya:

Menurutnya, revisi kurikulum tidak hanya mengacu kepada salah satu negara. Misalnya, saat ini, pemerintah bersama praktisi pendidikan sedang mengkaji kurikulum yang dipakai negara-negara yang tergabung dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Selain itu, kajian kurikulum juga dilakukan kepada negara-negara yang gigih mempertahankan karakter kebangsaan seperti Jepang dan Korea.

Apa hebatnya dan bagaimana niat, proses dan hasil pendidikan yang ada di negera-negara anggota OECD itu, bagiamana sih profil keberhasilan negara-negara anggota OECD itu, termasuk di dalamnya adalah negara yang disebut punya karakter kebangsaan seperti Jepang dan Korea itu? Silahkan lihat video 10 negara yang telah melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing negara. Gambaran sekilas tentang jalannya pendidikan serta upayanya di 10 negara yang merupakan anggota OECD yang sempat saya lihat dari situ http://www.pearsonfoundation.org. Untuk melihatnya silahkan unduh file-file video berformat mp4 itu. Ukurannya lumayan besar, tapi kalau bandwidth gede sebentar juga kelar 🙂

Sebagai pelaku pendidikan setidaknya setelah melihat video tersebut kita bisa memposisikan diri, agar kita berada di jalur yang benar sebagai seorang guru. Sebab sering maksud pemerintah kita tidak bisa pahami karena sering implementasi di lapangan jauh dari tujuan semula. Setidaknya dengan melihat video tadi kita tahu asal-muasalnya :). Mungkin secara mandiri ada sekolah di negeri ini yang sudah melakukan inovasi, dan pengembangan pendidikan yang seperti dilakukan negera-negara anggota OECD itu. Tapi jelas belum banyak, perlu kerja keras, perlu pemikiran yang cerdas untuk mencapai pendidikan seperti yang mereka laksanakan dan mereka capai.

Apakah Indonesia akan mampu seperti mereka? Optimis jika semua pihak sepakat dan berkomitmen untuk mencapainya, Tentu saja hal ini akan memerlukan usaha yang luar biasa. Bisakah Indonesia?

Iklan