Aplikasi Olah Kata Pun Bisa Jadi Papan Tulis untuk Mengajar

Siswa “manja” sudah biasa di jaman teknologi yang semakin canggih ini. Semua dibuat serba praktis, fokusnya mereka bisa memahami apa yang mereka pelajari, baik belajar bersama guru, bersama teman, atau belajar sendiri. Adanya fasilitas semestinya mereka lebih bisa belajar banyak hal.

Penjelasan yang diberikan guru sekarang tidak hanya menggunakan papan tulis konvensional. Bahkan ada yang menggunakan papan tulis yang canggih dengan harga mahal dengan berbagai tools yang bisa merekam semua aktivitas tulis menulis. Dahulu menggunakan papan tulis hitam dengan kapur tulis putih atau warna-warni. Beranjak berganti menggunakan papan tulis putih atau warna hijau dengan spidol dengan tinta yang bisa dihapus.

Dari berbagai penelitian penggunaan spidol yang tintanya bisa dihapus ternyata memang sangat berbahaya kalau terpapar dalam kurun waktu yang lama. Efeknya memang tidak seketika namun sebaiknya penggunaan jenis alat tulis mengajar seperti itu dihindari. Konon masih jauh lebih baik menggunakan kapur tulis, karena ukuran debu kapur tulis partikelnya jauh lebih besar dibandingkan tinta spidol yang aromanya saja sangat menyengat karena ukuran partikelnya sangat-sangat kecil (wujud gas). Zat xilena (dimetil benzena ~ C6H4(CH3)2) inilah kandungan yang terdapat pada tinta spidol itu sebagai pelarut dengan aroma “manis”. Tentang xilena silahkan baca lebih jauh di wikipedia.org ini.

Baik, kembali ke pokok bahasan tulisan ini 🙂 Untuk papan tulis yang canggih mungkin belum begitu terjangkau bagi kebanyakan sekolah. Oleh karena itu banyak guru yang sudah memanfaat LCD Proyektor dalam mengajarnya. Banyak keuntungan, dan relatif terjangkau. Dengan tayangan (slide) yang sudah disiapkan sebelumnya presentasi guru masih bisa menjadikan layar tayangnya sebagai papan tulis. Bisa memanfaatkan pointer, misalnya, pada microsoft powerpoint saat tayang, cukup menggunakan shortcut keyboard Ctrl+O+P pointer pun sudah muncul dan siap menggantikan spidol, untuk menghapusnya tinggal tekan Ctrl+O+R. Praktis kan?!

Saya sendiri kurang begitu suka menggunakan aplikasi tayang seperti powerpoint atau presentation, saya lebih suka membukakan sumber berupa buku elektronik atau buku digital dan dikombinasi dengan aplikasi olah kata seperti microsoft word, kingoffice writer, atau yang sejenisnya. Alasannya, dengan powerpoint menjadi kurang fleksibel dan harus disiapkan baik-baik. Apalagi kalau yang diajarkan seperti pokok bahasan yang banyak melibatkan penulisan rumus-rumus kimia atau perhitungan. Dengan aplikasi olah kata bisa langsung interaktif dengan siswa seolah pengganti papan tulis. Misal saat mengajarkan persamaan reaksi redoks, berapa kali harus menuliskan rumus kimia yang sama agar siswa menjadi jelas.

Keuntungan juga buat siswa, kalau penjelasan tertulis kita runtut mereka bisa menyalin penjelasan dari file microsoft word itu kemudian meraka bisa membawanya pulang untuk dijadikan referensi. Meskipun aplikasi olah kata bukan peruntukkannya untuk presentasi, tentu kita bisa “sedikit memaksa” untuk dijadikan sarana tayang kita 🙂 Jadi aplikasi olah kata itu bisa jadi pengganti papan tulis yang cukup canggih.

Dengan bantuan aplikasi lain sambil menuliskan penjelasan ringkas kita pun bisa merekam ucapan atau penjelasan saat di depan kelas. Misalnya dengan menggunakan Jing, kita bisa meng-capture aktivitas “papan tulis” disimpan dalam format video seperti file swf (flash). Barangkali cara-cara semacam itu bisa dijadikan alternatif pengganti “digital board”. Relatif murah, mudah penggunaannya, familiar untuk digunakan semua guru 🙂

Oh yah aplikasi perekam aktivitas layar saat mengajar seperti Jing bisa diunduh gratis dari sini. Ukuran filenya hanya 6,37 MB dan tinggal pengenalan sedikit semua akan bisa menggunakan. Hanya kalau hendak dibagi file hasil rekaman mengajar (termasuk suara bisa terekam dengan cukup baik) perlu dilakukan kompresi agar filenya lebih kecil (hemat penyimpanan).

Bagaimana dengan rekan sekalian?

Salam,

Urip.wordpress.com

One response

  1. BISAKAH APLIKASI JING INI KITA GUNAKAN UNTUK MENGAJAR PELAJARAN AGAMA ISLAM PAK ? MOHON PETUNJUKNYA