Mengajarkan Reaksi Redoks dan Mengenal Zat yang Terlibat dalam Reaksi itu

Banyak guru yang terlalu fokus dengan apa yang sedang ia ajarkan, demikian pula siswa. Seperti saat menyetarakan spesi-spesi dalam reaksi redoks, guru jarang memperdulikan zat yang terlibat itu apa dan apa kaitannya dengan aktivitas keseharian manusia. Mereka hanya mengerjakan bagaimana zat-zat yang terlibat dalam reaksi redoks itu agar setara. Akibat dari kebiasaan itu siswa menjadi tidak tahu apa kaitanya zat-zat yang ia setarakan itu dengan kehidupan diri dan lingkungannya. Siswa pun sangat jarang iseng bertanya tentang hal itu. Mengapa itu terjadi?

Ada beberapa alasan. Guru terpaku dengan rencana pembelajarannya, guru terpaku pada kurikulum yang ia pakai. Kalau bahasannya persamaan reaksi redok ya sudah mengajarkan dan membelajarkan siswa tentang hal itu saja, yang lain tidak. Akibatnya kimia menjadi tidak lagi menarik. Kemungkinan guru juga tidak terlalu mengerti dengan zat-zat yang dilibatkan dalam proses penyetaraan itu sendiri. Andai ada keterbatasan itu, guru sesungguhnya bisa memanfaatkan internet, bisa mengakses wikipedia.org, bisa mengakses chemistry.about.com, bisa mengakses data base tentang zat-zat kimia seperti di msds, atau sumber lainnya. Bagaimana kalau tidak tersedia akses internet? Harus lebih banyak baca dong. Kalau gak punya buku referensi tentang itu? Cari dong! 🙂 Intinya sejauh mana guru menambah informasi buat dirinya agar “lebih” profesional, cieee :))

Kimia dengan penyampaian terlalu parsial (terkotak-kotak) seolah satu dengan yang lain tidak ada kaitan, tentu kimia menjadi sulit dimengerti. Yang ada pemahaman siswa jadi tidak nyambung. Ah jangan-jangan kita, gurunya juga sudah terpola seperti itu? Ayolah kita sama-sama “menghayati” tugas kita. Seorang guru sebagai fasilitator tentu tidak hanya memsafilitasi tanpa memiliki apapun kan?! Andai sudah ada koneksi internet maka kita tinggal mau berinisiatif untuk “membaca lebih”, “mencari lebih”, karena semua sudah ada. Oh ya, kalau mau kita juga bisa “ngerjai” siswa untuk mencari apa-apa saja yang bisa ia ceritakan terkait dengan zat-zat yang terlibat dalam penyetaraan reaksi-reaksi redoks itu.

Misalnya ketika sedang mengajarkan persamaan reaksi redoks,
CH3OH + Cr2O72– → CH2O + Cr3+
Kalau sekedar ingin membahas bagaimana menyetarakan itu tentu siswa hanya dapat itu saja. Tapi kalau kita sedikit memperkaya wawasan siswa kita bisa tunjukkan informasi bermanfaat tentang zat-zat yang terlibat dalam reaksi redoks itu. Saran saya kalau tidak tahu tentang zat-zat itu kita bisa meng-eksplor-nya via internet.

Misal pada reaksi di atas kita bisa sedikit bahas tentang oksidasi CH3OH menjadi CH2O. CH3OH (metanol, alkohol suku pertama) entah bahasan dari segi apa, terserah, setidaknya kita juga tahu tentang alkohol kan?! CH2O (metanal-alkanal yang terkenal dalam keseharian dengan nama formalin), bahas saja sedikit misalnya apa guna dan salah guna-nya formalin selama ini. Dengan begitu siswa mendapat pencerahan lebih tidak sekedar penyetaraan reaksi redoks saja. Untuk ion Cr2O72– dan Cr3+ silahkan baca saja di msds, lakukan improvisasi dengan menggabung segala pengetahuan kita terkait ion-ion itu 🙂

Dengan cara seperti itu kita pun “terpaksa” harus membaca lebih banyak tentang berbagai hal terkait bidang tugas yang melekat keprofesian seorang guru kimia.

Wassalam

Urip.wordpress.com

Iklan