Category Archives: Java Applet

Simulasi Kimia Interaktif dari PhET: Skala pH dari suatu Larutan

phet logo by uripBerikut ini adalah simulasi interaktif kimia dari PhET tentang skala pH dari beberapa larutan atau cairan yang bisa digunakan untuk memahami pokok bahasan Larutan Asam-basa, Sifat Koligatif Larutan, Kelarutan dan Ksp di SMA/MA.

Uji pH beberapa zat seperti kopi, ludah, dan sabun untuk menentukan apakah masing-masing bersifat asam, basa, ataukah netral. Simulasi ini memvisualisasikan jumlah relatif ion hidroksida (OH) dan ion hidronium (H+) dalam larutan. Beralih dari skala logaritma dan linier. Selidiki apakah perubahan volume atau pengenceran dengan air akan mempengaruhi pH. Atau Anda dapat merancang cairan sendiri!

Untuk bisa menjalankan simulasi ini komputer Anda harus terinstall Java.

Continue reading →

Simulasi Kimia Interaktif dari PhET: Molaritas Larutan

phet logo by uripBerikut ini adalah simulasi interaktif kimia dari PhET yang bisa digunakan untuk memahami pokok bahasan terkait molaritas, seperti Laju Reaksi, Kesetimbangan Kimia, Asam-basa, Sifat Koligatif Larutan, Kelarutan dan Ksp di SMA/MA.

Untuk bisa menjalankan simulasi ini komputer Anda harus terinstall Java.

Simulasi ini masih menggunakan antarmuka Bahasa Inggris, tunggu saja nanti akan saya update untuk yang berbahasa Indonesia. Saya sudah kirim hasil terjemahan ke tim PhET, tinggal nunggu di approve saja :).


Update 7 Februari 2013… Yup sudah di approve oleh PhET hasil terjemahan saya tentang molaritas ini, meskipun tetap agak kacau :).


Continue reading →

Simulasi Kimia Interaktif dari PhET: Larutan Asam-Basa

Berikut ini adalah simulasi interaktif kimia dari PhET yang bisa digunakan untuk memahami pokok bahasan asam basa, larutan dan kesetimbangan di kelas 11 SMA/MA. Untuk bisa menjalankan simulasi ini komputer Anda harus terinstall Java.

Larutan Asam-Basa

Klik untuk Menjalankan

Contoh tujuan pengajaran yang memungkinkan untuk digunakan dengan menggunakan simulasi di atas:

Continue reading →

Cara Mudah Menyisip Jmol ke dalam Tulisan di Website atau Blog

Tanpa tahu bagaimana mengatur parameter atau menyeting apapun dibelakang aplikasi Jmol, kita yang hanya ingin menampilkan suatu molekul atau beberapa molekul cukup hanya menggunakan beberapa pengkodean saja seperti yang sedikit saya tulis di sini. Berikut ini cara mudah menyisip JMol ke dalam tulisan kita di website atau blog sendiri yang saya ambil dari Jmol wiki.

Kita dapat menyisip sebuah Jmol applet ke dalam halaman web hanya dengan tag simpel <script> atau <a>. Kita tidak perlu lagi menginstal file-file Jmol di web server. Kita tidak pula perlu membuat file model 3D; ia akan secara otomatis dapat diperoleh dari web server tertentu yang memang menyediakan itu :).

Catatan bahwa ini merupakan penggunaan Jmol secara  mudah yang kompatibel dengan lingkungan di mana kita tidak mengontrol source code lengkap, seperti forum, blog, wiki, sistem manajemen konten CMS, lingkungan e-learning

Continue reading →

Simulasi Fisika dan Matematika dengan Java Applet

Dua bidang ilmu fisika dan matematika saya akui adalah ilmu yang banyak menjadi dasar bagi ilmu sains lain dan terapannya. Oleh karena itu wajar saja banyak orang yang menaruh perhatian untuk memberikan jalan demi kemudahan siapapun yang ingin mempelajarinya. Berbagai simulasi fisika dan matematika sangat-sangat banyak sekali tersedia di internet. Mulai dari yang sudah jadi software maupun yang hanya berupa aplikasi ringan, ada yang sumbernya terbuka dan ada pula yang tertutup. Yang terakhir itu tentu saja terkait dengan hak cipta dan lain-lain.

Bukan pekerjaan mudah untuk membuah aplikasi sederhana dengan java applet kalau kita tidak punya dasar, tetapi semua itu bisa dipelajari oleh siapapun dengan modal ketekunan dan tekad pantang menyerah 🙂 Saya? Saya mudah sekali menyerah, paling banter hanya bisa mengalihbahasakan dari yang sudah ada itu. Itupun dengan kemampuan terjemah yang masih sangat kacau 🙂 Eh… tapi saya sudah mulai mau berkenalan dengan java applet itu loh. Anda juga kan setidaknya melalui tulisan ini? Hehehe kalau sudah bisa dan hebat ajari saya dong.

Continue reading →

Pertama Kali Belajar Java Applet

Pertama kali bertemu, mengaguminya, ingin mengenalnya lebih jauh. Sayangnya sumber daya otak rasanya tak sanggup merengkuhnya. Akhirnya selama ini hanya memanfaatkan karya milik orang lain saja bisanya. Cukup banyak sudah aplikasi kecil untuk kimia, tepatnya untuk pembelajaran kimia yang saya koleksi, ingin sekali untuk bisa membuat sendiri. Sayangnya tidak kunjung bisa dan selalu kalah sebelum berperang dengan pemrograman Java yang terkesan sangat rumit meskipun sudah menggunakan software dengan GUI seperti Eclipse atau NetBeans IDE. Baca sana sini pun tidak segera membawa hasilnya, akhirnya putus asa, terasa bebal banget rasanya.

Continue reading →

ChemPup, Applet Kimia pada Puppy Linux

urip.wordpress.com

Sebenarnya saya berharap banyak dari informasi yang saya peroleh terkait dengan ChemPup. ChemPup adalah sebuah applet dari beberapa software kimia yang bisa digunakan secara gratis. Saya menduga itu aplikasi kecil yang powerfull yang berbeda dengan aplikasi kimia pada umumnya. Ternyata Chempup hanyalah kumpulan software kimia dari software yang sudah ada sebelumnya. Itupun terbundel dalam sistem operasi linux, Puppy Linux 4.2.1. Memang untuk menggunakannya kita tidak perlu menginstall Linxu itu ke komputer kita, cukup run cd live saja dengan memasukkan CD Chempup itu dengan menyeting booting pertama dari CD drive atau Usb drive dari bios komputer kita.

Tampilannya seperti yang ada pada screenshoot web resminya adalah seperti gambar berikut:

Continue reading →

Eksperimen Kimia secara Virtual

Banyak rekan guru yang tidak sependapat dengan adanya eksperimen di laboratorium (lab) virtual. Yah benar bahwa untuk memberikan penguasaan materi kimia tidak cukup hanya dengan berkicau di depan kelas. Tapi perlu juga diketahui latar belakang mengapa di beberapa sekolah hanya melakukan aktivitas seperti itu. Kebanyakan alasan di banyak sekolah di negeri ini adalah karena tidak tersedianya sarana lab kimia. Kalau sudah begitu maka ada yang menuntut guru kimia harus kreatif untuk memanfaatkan alam sekitar dijadikan alternatif lab. Tapi penggunaan laboratorium virtual juga merupakan alternatif jika suatu sekolah memiliki komputer yang memadai dan koneksi internet yang memberikan lebar pita (bandwidth) yang besar.

Bagaimana memanfaatkan lab virtual secara luring (Offline)? Klik saja di sini!

Aktivitas Hari Ini #29-09-2010

Hari Rabu, seperti biasa pagi hari datang setelah mengatarkan anak sekolah. Menunggu waktu jam mengajar tiba waktu diisi dengan mengais ilmu (pengetahuan) sembari mempersiapkan segala sesuatunya. Sampai pukul 09.30 jemput si kecil dari TK-nya. Setelah waktu usai menluncur untuk menjemput kakaknya si kecil. Pulang kemudian istirahat.

Selama menjelajah hari ini banyak dapat hal baru. Niat dari rumah adalah mengunduh EJS (Easy Java Simulation). Sebuah aplikasi untuk pemrograman berbasis java yang sering digunakan oleh “orang-orang fisika”. Mau mencoba hal baru dengan java untuk kimia, setidaknya bisa memodivikasi source code yang bisa diunduh dari internet.

Ingat ada sumber buku kimia yang bagus kemudian saya tuliskan di Buku Kimia – John McMurry dan sekalian menuliskan pengalaman hari ini tentang Pemanfaatan Java Applet untuk Pembelajaran Kimia.

.

Pemanfaatan Java Applet untuk Pembelajaran Kimia

Java applet adalah sebuah program kecil yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman Java, yang diakses melalui halaman Web dan dapat diunduh ke dalam mesin klien yang kemudian menjalankannya di dalam jendela penjelajah web. Java applet dapat secara dinamis menambahkan beberapa fungsi kepada halaman-halaman Web yang bersifat statis. Akan tetapi, untuk menjalankannya sebuah komputer harus memiliki program penjelajah web yang dapat menjalankan Java. Sumber id.wikipedia.org.

Untuk dapat membuat sebuah simulasi atau pun media visuaslisasi interaktif yang bisa digunakan dalam pengajaran kimia tentu bukanlah pekerjaan mudah jika kita tidak menguasai sebuah bahasa pemrograman. Diperlukan ketekunan, ketelatenan, dan pantang menyerah untuk dapat menghasilkan sebuah karya. Suatu nilai lebih bagi seorang guru kimia jika menguasai dan dapat memanfaatkan bahasa pemrograman. Kalaupun ada jumlahnya tidak banyak. Mayoritas hanyalah sebagai pengguna dari hasil-hasil karya mereka yang kreatif. Itupun jumlahnya juga belum banyak. Banyak keterbatasan yang menyebabkan hal itu, terutama fasilitas akses internet, kemauan untuk mencoba, kemampuan untuk memanfaatkannya sendiri.

Continue reading →