Category Archives: Opini

Naturalisasi Pelajaran di Sekolah

Alam ini adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisah-pisahkan, dan alampun tidak akan pernah saling menegasikan satu sama lain. Manusia-lah yang ceroboh. Akhir-akhir ini sepertinya tidak ada lagi batas ruang antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lain. Jika terbatasi maka kemanfaatannya menjadi berkurang. Saling melengkapi adalah kompromi untuk semua ilmu yang dipelajari manusia secara sadar. Anehnya dalam dunia pendidikan ilmu diajarkan dengan keterpisahan akibatnya banyak hal bermakna akhir hilang makna-nya.

Continue reading →

Iklan

Kejanggalan itu Semakin Lazim

Hal aneh itu adalah hal yang tidak dalam kondisi normal, tidak masuk akal. Jika keanehan itu banyak terjadi dan menjadi kebiasaan maka sebutan aneh menjadi biasa saja. Justru sebaliknya jika tidak mau mengikuti alur aneh malah itu disebut aneh juga. Apa sih yang dimaksud aneh di sini? Yah apalagi kalau tidak dunia pendidikan kita. Banyak diskusi yang mengangkat tema lantas merembet ke hal lain yang ujung-ujungnya adalah kejanggalan yang dibahas dengan bahasa yang nyinyir, sarkasme, dan sinis. Tawaran solusi atas keanehan itu justru menjadi bahan lelucon yang membuat kita prihatin akan kondisi pendidikan kita.

Continue reading →

Membumikan Kimia dengan Mengenal Bahan Kimia

Di dunia ini tidak bisa lepas dari adanya zat-zat kimia, meskipun dalam keseharian orang awam tidak menyebut itu zat-zat kimia. Sepertinya makna zat kimia di masyarakat mengalami penyempitan makna sehingga banyak yang tidak tahu bahwa yang mereka gunakan, mereka sentuh, semua mengandung zat-zat kimia. Zat-zat kimia dalam masyarakat sering hanya dibedakan menjadi zat kimia berbahaya dan zat kimia tidak berbahaya sedangkan yang biasa atau yang banyak dijumpai sering tidak disebut sebagai zat kimia. Ini aneh memang, tapi itulah kebiasaan yang terjadi di masyarakat umum.

Continue reading →

Apapun Kurikulumnya, Minumnya Tetap…

kurikulum 2013Kurikulum boleh berubah karena memang tidak sulit diubah-ubah dengan berbagai alasan. Guru sebagai guru biasa tidak akan mungkin bisa mengendalikan semua yang memang akan diubah. Pendidikan ini tidak akan bisa berjalan tanpa guru, tanpa menggunakan kurikulum sekalipun pendidikan dapat berjalan meskipun tidak jelas arah, terdengar ekstrem kan?! Begitulah faktanya. Lantas mengapa kita perlu hiruk pikuk memperdebatkan kurikulum.

Continue reading →

Fisika Tanpa Rumus, itu Bohong?

Anak saya (kelas VII SMP) baru saja mengikuti pelatihan Fisitaru (Fisika tanpa rumus) yang diselenggarakan sebuah bimbingan belajar terkenal. Dengan bangga ia memberitahu saya bahwa ia dapat mengerjakan soal-soal fisika walau tidak tahu rumusnya. Kesan pertama wah hebat, tapi menurut saya ini sangat menyesatkan! Bagaimana mungkin siswa bisa memahami fisika dengan baik kalau tidak diperkenalkan konsep dan rumusnya.

Anehnya cara promosi seperti itu sangat jitu untuk merebut hati pelajar yang kebanyakan jelas ingin mendapatkan cara-cara instan dalam menyelesaikan soal-soal fisika. Bahkan andai ada pelatihan bagaimana mengerjakan matematika tanpa perlu berhitung dan logika pasti akan laris manis banyak peminatnya.

Continue reading →

Belenggu Berpikir itu Berupa Pertanyaan dengan Jawaban Singkat

Dunia anak seharusnya adalah dunia penuh kreasi dan kreativitas dengan imajinasi anak itu sendiri. Suatu kebiasaan saat di SD siswa sering kreativitas berpikirnya dibelenggu oleh gurunya sendiri. Semua harus sesuai dengan apa yang diajarkan guru yang artinya siswa harus hafal tentang pelajaran yang ia dapat di sekolah. Ini sudah saatnya untuk diakhiri sehingga pendidikan Indonesia bisa membebaskan anak-anak dalam berpikir dengan apa yang ia ketahui dan pelajari dari lingkungannya.

Continue reading →

Penggunaan Analogi dalam Pelajaran Kimia untuk Membentuk Karakter yang Baik

Pelajaran kimia cukup dominan dalam hal imajinasi, memikirkan prilaku partikel dalam atom atau interaksi dengan partikel lainnya selalu ada saja padanan atau analoginya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ajaran akhlak dan mental bangsa (cie…) pun tidak luput untuk bisa diangkat dari berbagai pokok bahasan kimia yang sedang berlangsung. Ini akan menjadi mudah ketika lebih sering untuk merenungkan keterkaitan dan kesepadanan prilaku mikroskopis dengan prilaku kehidupan masyarakat.

Continue reading →

Kurikulum 2013 itu Kembali ke KBK?

kurikulum 2013Banyaknya masukan (bahasa sopan dari kata tekanan) membuat pemerintah merasa perlu mengakomodir semua itu. Bahkan belakangan sudah dibuat percontohan-percontohan pengimplementasian kurikulum bermacam-macam variasinya. Dahulu ada kurikulum terintegrasi dengan imtaq, kurikulum pendidikan karakter, kurikulum sahabat bumi, kurikum kewirausahaan dan ekonomi kreatif, kurikulum HIV/Aids, kurikulum antikorupsi dan entah apalagi.

Continue reading →

Dilema Penjurusan Siswa di SMA pada Kurikulum 2013

Soal penjurusan siswa SMA pada rencana kurikulum 2013 sebagai hasil perubahan yang sedang dilakukan pemerintah (via kemdikbud) tentu akan membuahkan perdebatan. Hal ini jelas bukan barang baru, dulu masalah ini pernah mengemuka. Mengemukanya juga ketika beralih dari kurikulum ke kurikulum berikutnya. Banyak sekali pertimbangan dengan argumennya masing-masing. Silakan tengok perjalanan kurikulum pendidikan di Indonesia dari masa ke masa. Penjurusan selalu menjadi komoditas untuk diperdebatkan, yang tentu saja pemerintah adalah pemenangnya karena ia menjadi pengambil keputusan.

Continue reading →

Gambar (Visual) Zat Kimia yang Sering Digunakan pada Buku Kimia SMA

Berikut adalah koleksi tentang beberapa gambar zat-zat kimia yang saya kumpulkan dari berbagai sumber. Gambar-gambar seperti berikut ini kadang akan membantu dalam memvisualkan penjelasan dalam menerangkan berbagai konsep kimia serta reaksi yang terjadi. Andai siswa belum pernah melihat setidaknya melalui gambar-gambar yang ada ini akan mengobati rasa ingin tahu siswa (mungkin juga guru sendiri 🙂 ) Seperti yang saya lakukan ketika memberikan contoh maka saya berusaha bisa menampilkan fisik dari zat yang saya jadikan contoh itu. Tentu saja di tempat kita mengajar harus tersedia koneksi internet yang memadai. Kalau tidak, maka persiapan awal harus lebih baik dengan cara mengumpulkan, mengoleksi berbagai viasul wujud zat.

Continue reading →

Kini Tujuan Pendidikan Kita adalah Hanya untuk…

Mari berpikir sederhana dan ngawur. Menyimak pemberitaan dari edukasi.kompas.com bahwa ada kemungkinan (tapi sepertinya memang akan begitu) kisi-kisi soal ujian nasional (UN) yang sekarang akan dipakai hingga tiga tahun ke depan.  Tahun depan kurikulum akan diubah. Kalau disimak pada gambaran kasar draft kurikulum 2013 untuk SMA memang tidak mengalami perubahan berarti, yang berubah hanyalah pola pengajarannya saja. Berbeda untuk kurikulum sd dan smp mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Lalu…

Pendidikan Maju Pesat jika Pola Kepemimpinan ala Jokowi dan Ahok

Sumber gambar jakarta.tribunnews.com

Bukan perprasangka buruk atau mengklaim “penampilan” kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur DKI sekedar pencitraan. Saya tidak melihat sama sekali itu pencitraan. Tapi ketegasan, keterbukaan, tentu akan menjadikan segalanya akan jauh lebih baik terlepas itu terlalu arogan atau bukan budaya ketimuran. Sudah terlalu parahnya sistem pemerintahan termasuk pengelolaan pendidikan di negeri ini, sehingga kalau ada orang yang pada jalur yang benar akan menjadi sebuah hal aneh. Sistem pendidikan yang kacau ini banyak terjadi mulai dari level kementerian sampai di kepala sekolah.

Menyimak videonya pertemuan Wagub DKI dengan dinas pekerjaan umum DKI saya belajar beberapa hal. Dalam perencanaan pun semua harus logis dan orientasi pada layanan masyarakat. Yang tidak masuk akal, yang selama ini telah mengakar, tidak transparan, akan disikatnya habis. Mereka berdua memakai istilah mau ikut naik kereta yang sama atau ditinggal. Yakin semua orang akan mengidamkan pola kepemimpinan mereka. Mungkin ada juga pemimpinan di tempat lain, di instansi lain yang seperti itu namun tidak terpublikasi. Saya mengambil kesimpulan seperti itu setelah melihat rapat antara Ahok dengan Dinas Pekerjaan Umum DKI.

Continue reading →

Membimbing Anak Berselancar di Internet dengan Benar, Efektif, dan Efisien

Browser yang semakin canggih namun semakin ringan, mesin pencarian yang semakin responsif, membuat kita harus mengerti bagaimana cara mengoptimalkan dan itu semua agar segala benar-benar tepat sesuai tujuan penggunaannya. Saya punya anak yang baru “gedhe”. Maka hari minggu saya manfaatkan untuk mengajari bagaimana menggunakan mesin pencarian dengan efektif dan efisien. Harapannya agar dia tidak tersesat ketika mencari sesuatu dan akhirnya buang-buang waktu.

Continue reading →

Visual Zat dalam Persamaan Reaksi Kimia

Wujud KMnO4 Padat

Tidak bisa dipungkiri, kekurangan fasilitas laboratorium adalah hal lazim di Indonesia. Sekolah yang memiliki sarana laboratorium lengkap prosentasenya sangat kecil. Ini memang merupakan proyek yang sering “basah” karena paling mudah dimanipulasi. Akibatnya kalaupun proyek pengadaan bahan, alat dan lain-lainya sering tidak sesuai dengan keperluan sekolah. Yang sering terjadi “minta – tidak diberi”, “tidak minta karena memang tidak membutuhkan, malah diberi”. Sepertinya ini sudah jadi tradisi pemerintah dalam pengadaan alat dan bahan serta barang lain yang asal-asalan.

Continue reading →

Matematika, Terbang di Langit dan Tak Pernah Berpijak di Bumi

Pelajaran matematika di sekolah sesungguhnya bisa dikemas dengan menarik, menyenangkan. Tentu saja kalau semua tidak hanya berkutat hanya dengan angka dan rumus-rumus, xyz, abc dan berbagai simbol matematis. Saat di sd matematika diusahakan agar serealistis dengan menggunakan benda nyata saat pembelajarannya, dan dengan soal cerita ketika latihannya. Namun semakin tinggi kelas, di sma misalnya, contoh-contoh real dalam kehidupan keseharian matematika semakin “terbang tinggi” menjauh dari “bumi”.

Continue reading →