Pembahasan Soal Essay Nomor 3 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 3. Mineral fluorospar                        ( 22 poin)

Sumber utama fluorin adalah mineral fluorospar juga disebut fluorite) yang kandungan utamanya adalah kalsium fluorida, CaF2.

  1. Susunlah siklus Born-Haber pembentukan CaF2 dari unsur-unsurnya.
  2. Gunakan siklus ini untuk menghitung energi kisi CaF2 (s), dihubungkan dengan data berikut dan data yang lain. ∆H atomisasi (Ca) = +178 kJ.mol-1; F(g) → F(g), ∆H = -328 kJ.mol-1 (afinitas elektron fluorin); ∆Hf (CaF2) = -1220 kJ.mol-1; ∆H atomisasi F2 = 158 kJ.mol-1; Energi ionisasi ke 1 dan ke 2 dari Ca = 590 dan 1150 kJ.mol-1 .
  3. Tahap pertama pembebasan fluorin dari CaF2 adalah menghaluskan senyawa ini dan kemudian mereaksikannya dengan asam sulfat Hasil reaksi ini adalah hidrogen fluorida dan kalsium sulfat, CaSO4. Tuliskan persamaan setara dan fasa reaktan dan produk untuk reaksi ini
  4. Hitunglah perubahan entalpi untuk reaksi ini (‘c’), dengan menggunakan data berikut melengkapi data di atas: ∆Hf (H2SO4) = -814 mo1-1; ∆Hf (HF) = -271 kJ.mol-1;        ∆Hf (CaSO4) = -1434 kJ.mol-1.
  5. Haruskah reaksi ini dipanaskan atau didinginkan? Berikan alasan atas jawaban Anda.

Klik di sini untuk lihat pembahasannya

Pembahasan Soal Essay Nomor 2 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 2. Senyawa karbonat                 (12 poin)

Anda mempunyai suatu garam karbonat yang kationnya tidak diketahui secara pasti. Tetapi anda ketahui pasti, kation tersebut mempunyai muatan +2. Jadi, garam tersebut mempunyai formula umum MCO3.

Sebanyak 4,56 g senyawa ini dimasukkan ke dalam air, ternyata tidak larut. Penambahan asam kuat (HCl) berlebih, dan sebagaimana diharapkan, larutan mengeluarkan gelembung­gelembung gas dan senyawa tersebut menjadi larut. Massa yang hilang akibat bebasnya gas CO2 adalah 1,164 g. Selanjutnya, ke dalam larutan tersebut ditambahkan natrium fosfat, dan terbentuk endapan baru.

  1. Apa kation dalam garam karbonat tersebut?
  2. Bagaimana formula endapan baru setelah penambahan natrium fosfat?
  3. Berapa massa endapan baru tersebut?

Klik untuk lihat pembahasan soal

Pembahasan Soal Essay Nomor 1 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 1. Senyawa-senyawa yang mengandung atom H, N, dan O     (25 poin)

Atom H, N dan O dapat membentuk 5 senyawa A, B, C, D dan E. Data yang dikumpulkan mengenai kelima senyawa itu adalah:

  1. Semua senyawa A, B, C, D dan E tersebut bila dilarutkan dalam air bersifat elektrolit, walaupun tidak semua merupakan elektrolit Senyawa C dan D adalah senyawa ionik tetapi senyawa B adalah kovalen
  2. Nitrogen dengan tingkat oksidasi tertinggi terdapat pada senyawa A dan C, sedangkan nitrogen dengan tingkat oksidasi terendah terdapat pada senyawa C, D dan Muatan formal dua atom nitrogen pada senyawa C adalah +1 tetapi muatan formal atom nitrogen pada senyawa B = 0
  3. Pada temperatur ruang, senyawa A dan E ada dalam larutan, dan kedua larutan tersebut dapat mengeluarkan gas-gas, Konsentrasi larutan A paling pekat 16 M sedangkan larutan E paling pekat 15
  4. Senyawa D mengandung nitrogen 43,7% massa dan oksigen 50% Dalam kondisi STP, senyawa D merupakan kristal padat dan bila dipanaskan akan terdekomposisi membentuk gas.
  5. Senyawa C mengandung satu atom O lebih banyak dari Larutan C bersifat asam lemah, larutan A adalah asam kuat. Larutan B dan E bersifat basa.
  6. Titrasi 0,726 g senyawa B membutuhkan HCI 1 M sebanyak 21,98 ml untuk

Tentukan rumus kimia 5 senyawa tersebut dan jelaskan cara mendapatkannya.

Klik di sini untuk pembahasan soal

Soal dan Jawaban Soal Seleksi Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten/Kota 2015 – Calon Tim Olimpiade Kimia Indonesia 2016

Berikut ini adalah Soal dan Jawaban Soal Seleksi Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten/Kota 2015 untuk Calon Tim Olimpiade Kimia Indonesia 2016.

Semoga bermanfaat untuk belajar dalam menyiapkan olimpiade sains kimia tahun berikutnya.
Pembahasan soal pilihan ganda akan segera tersedia pada blog ini.

Wassalam,
Urip Rukim

Pembahasan Soal Nomor 27 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014 (Polimerisasi)

Berikut ini adalah pembahasan soal nomor 27 pada paket-paket soal UN kimia tahun 2013/2014, yang secara khusus mengenai polimerisasi, baik polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Semua ada 7 variasi soal yang berbeda.

soal ke-1 no 27 un 2014 Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 5 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 5. Proses pelapisan plastik dengan krom (20 poin)

Bahan plastik dapat dilapisi oleh krom dengan cara:

  • Pertama, melapiskan lapisan tipis pasta grafit pada plastik,
  • Kemudian plastik yang dilapisi pasti grafit ditempatkannya dalam bath dari akua krom(III)sulfat
  • Kemudian dilakukan elektroplating (proses pelapisan logam)

Klik di sini untuk pembahasannya

Pembahasan Soal Nomor 4 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 4. Karbon disulfida (23 poin)

Karbon disulfida, CS2, pada suhu 46 oC merupakan pelarut yang sangat baik untuk melarutkan belerang dan senyawa lainnya. Namun penggunaan senyawa ini di laboratorium sudah mulai dikurangi karena beracun dan sangat mudah terbakar. Klik di sini untuk melihat pembahasannya

Pembahasan Soal Nomor 3 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 3. Barium peroksida dari barium oksida (23 poin)

Barium peroksida dapat dibuat dari reaksi kesetimbangan barium oksida dengan oksigen pada tekanan dan temperatur tertentu. Sebanyak 1 g sampel yang mengandung campuran barium oksida dan barium peroksida direaksikan dengan asam sulfat, terbentuk 1,49 g endapan putih yang dipisahkan dari filtratnya. Filtrat tersebut dapat bereaksi dengan kalium iodida dalam asam menghasilkan 1,18 x 10–3 mol iodin.
Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 2 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 2. Kesetimbangan gas (21 poin)

Suatu wadah bervolume 2,125 L berisi gas belerang dioksida, dengan tekanan 0,75 atm pada 80 oC dihubungkan dengan pipa berkeran ke wadah lain berukuran 1,5 L berisi gas oksigen bertekanan 0,5 atm pada suhu yang sama.

  1. Hitung fraksi mol gas belerang dioksida ketika kedua gas dicampurkan dengan membuka keran pipa penghubung kedua wadah (asumsikan kedua gas itu tidak bereaksi dan volum pipa penghubung kedua wadah tersebut dapat diabaikan) [3]

Pembahasan: Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 1 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 1. Formula gas (20 point)

Ada dua senyawa wujudnya gas, terbuat dari unsur X dan Y. Senyawa A mengandung 30,43% X dan 69,57% Y ; senyawa B mengandung 63,64% X dan 36,36% Y (% massa). Pada keadaan standar unsur X dan Y memiliki wujud gas namun Anda harus memperkirakan apakah gas–gas tersebut mono–atomik, di–atomik atau tri–atomik. Pada suhu tertentu 1 volum gas X dapat bereaksi dengan 2 volum gas Y membentuk 2 volum senyawa A. Jika 2 volume gas X bereaksi dengan 1 volum gas Y membentuk 2 volum senyawa B.

  1. Hitung perbandingan massa atom X terhadap Y [6]
  2. Perkirakan rumus sesungguhnya gas X dan Y [6]
  3. Tuliskan persamaan reaksi yang mungkin untuk terbentuknya senyawa A dan B [8]

Continue reading →

Cara Membuat Tulisan Simbol Rumus-rumus pada Catatan (Notes) di Facebook

Keunggulan Facebook sebagai media sosial adalah banyaknya pengguna aktif. Siapapun dapat berbagi sesuatu lewat tulisan. Jika ingin berbagi tulisan melalui pranala (link) tertentu pada dinding (wall) Facebook, orang kadang engan nge-klik karena itu membutuhkan usaha tambahan, dan nyatanya kita sendiri saja enggan membuka pranala yang memang tidak/kurang menarik. Berbeda jika berbagi tulisan yang ditulis langsung pada dinding Facebook, siapapun dapat langsung melihat tulisan tadi, tidak perlu lagi klik menuju situs tertentu lainnya. Untuk itu jika ingin berbagi ke publik atau teman di Facebook sebaiknya ditulis langsung (atau di salin rekat) di dinding Facebook.

Untuk teks-teks biasa hal itu mudah dilakukan, berbeda dengan teks-teks yang mengandung banyak simbol atau rumus-rumus. Sayangnya pada dinding Facebook tidak mendukung kegiatan tulis-menulis yang memerlukan simbol atau rumus-rumus matematika-sains. Memang ada alternatifnya yaitu dengan membuat tulisan di Catatan (Notes) Facebook.
Continue reading →

Pembahasan Soal KSM 2012 Tk Nasional Soal Nomor 9 (Soal Teori Pilihan Ganda)

Berikut adalah pembahasan soal nomor 9 Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Nasional 2012.

Sebanyak 1,00 g sampel n-heksana (C6H14) mengalami pembakaran sempurna dengan O2 berlebih dalam sebuah kalorimeter bom. Suhu dari 1500 g air di sekeliling kontainer bom meningkat dari 22,64 oC menjadi 29,30 oC . Kapasitas kalor kalorimeter adalah 4,04 kJ/ oC dan kalor jenis air adalah 4,184 J/g.oC. Perubahan energi dalam ΔE, untuk reaksi tersebut adalah
(A) –9,96 × 103 kJ/mol
(B) –4,52 × 103 kJ/mol
(C) –1,15 × 104 kJ/mol
(D) –7,40 × 104 kJ/mol
(E) –5,91 × 103 kJ/mol

Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 30 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014

Mohon maaf tulisan untuk pembahasan soal ini sudah dialihkan ke weblog baru dengan pembaharuan visual soal dan pembahasannya.

Silakan klik di sini untuk melanjutkan melihat pembahasan soal nomor 30 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014 ini .

Terima kasih. Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 31 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014

Update 23 Maret 2021:
Penyempurnaan pembahasan soal ini dan cara analisisnya telah tersedia di blog baru yang dikelola oleh admin yang sama.
Silakan KLIK DI SINI.

Dalam menentukan faktor penentu laju reaksi dari gambar yang disajikan dapat dilakukan pengamatan pada faktor yang diminta (carilah pasangan nilai berbeda dari faktor yang diminta sementara faktor lain harus sama).

Misal jika laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu saja maka carilah pasangan yang memiliki suhu berbeda tetapi faktor lainnya sama pada pasangan gambar itu.

Soal 131-1
Pembahasan:
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu adalah nomor 1 dan 3.
t1 = 25oC dan t3 = 28oC sementara faktor selain t pada gambar 1 dan 3 nilainya sama (faktor konsentrasi dan massa CaCO3 tidak mempengaruhi laju reaksi)

Soal 2
31-2
Pembahasan:

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh luas permukaan adalah nomor 1 dan 2. Luas permukaan gambar 1 berupa 7 bulatan dan gambar 2 berupa 4 kotak, sementara faktor selain luas permukaan pada gambar 1 dan 3 ini  nilainya sama (konsentrasi dan pengadukan tidak mempengaruhi laju reaksi)

Soal 3
31-3
Pembahasan:
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah nomor 1 dan 3. Konsentrasi gambar 1 sebesar 3 M dan konsentrasi gambar 3 sebesar 4 M. Sementara faktor selain konsentrasi pada gambar 1 dan 3 ini nilainya sama (di sini luas permukaan dan suhu tidak mempengaruhi laju reaksi)

Soal 4
31-4
Pembahasan:
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu adalah nomor 1 dan 4, 2 dan 4, 3 dan 5, sementara faktor selain suhu pada gambar pasangan tersebut nilainya sama untuk setiap pasangan tersebut.

Soal 5

31-5

Pembahasan:
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah nomor 3 dan 5 (karena konsentrasinya berbeda). Konsentrasi gambar 3 sebesar 1 M dan konsentrasi gambar 5 sebesar 2 M. Sementara  faktor selain konsentrasi pada gambar 3 dan 5 ini nilainya sama (di sini banyaknya Zn dan suhu tidak mempengaruhi laju reaksi)

Soal 6
31-6
Pembahasan:
Tidak ada jawaban yang tepat, karena tidak sesuai syarat ketentuan seperti pernyataan di awal bahasan soal ini.

Wassalam,
Urip Kalteng

Pembahasan Soal Nomor 10 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014

Pembahasan Soal Nomor 10 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014
Oleh Urip Kalteng (https://urip.wordpress.com @www.facebook.com/urip.kalteng)

Berikut ini adalah berbagai soal terkait grafik perubahan harga pH titrasi asam lemah dengan basa kuat. Beberapa pilihan memang ada yang kurang tepat pada soal nomor 10 UN Kimia 2014 kemarin, namun ok-lah yang penting kita bisa memahami maksud si-pembuat soal dan berharap bisa menjawab benar.

Sebagai clue (petunjuk) dalam menjawab soal model seperti di bawah ini adalah dengan mengingat bahwa daerah penyangga akan berada disekitar pH yang sama dengan pKa (-log Ka) atau pKb (-log Kb). Referensi dapat dilihat pada Principles of General Chemistry Edisi Kedua Oleh Sibelberg halaman 644-649. Dan secara visual maka grafiknya akan relatif datar.

Continue reading →