Tag Archives: bilangan oksidasi

Cara Menghitung Bilangan Oksidasi Unsur C pada Senyawa Organik

Penghitungan bilangan oksidasi (biloks) di SMA selama ini sangat jarang diterapkan dalam senyawa organik. Penyebab lainnya adalah dalam setiap reaksi redoks dalam senyawa organik juga jarang sekali disinggung dan jarang mengaitkannya dengan berapa perubahan biloks pada unsur-unsur dalam senyawa organik yang terlibat dalam reaksi reduksi dan oksidasi itu. Kebanyakan penentuan biloks hanya terjadi pada senyawa-senyawa ionik saja. Lalu bagaimana kita bisa menentukan biloks untuk unsur-unsur dalam senyawa organik? Berikut ini contoh penerapan menentukan biloks unsur dalam senyawa organik.

Ketentuan umum dalam penentuan biloks pada bahasan selama ini masih berlaku, seperti O umumnya biloks-nya -2, H biloks-nya +1, N biloks-nya -3, S biloks-nya -2 dan seterusnya. Pada senyawa organik yang biasanya terdapat rangkaian ikatan C-C baik ikatan tunggal, ikatan dobel, ikatan tripel nilainya dihitung 0 (nol). Bilangan oksidasi C ketika dalam senyawa organik yang kemudian mengalami reaksi redoks biasanya menggunakan total biloks C pada senyawa tersebut, kecuali disebut lain ūüôā

Continue reading →

Iklan

Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Empat Persamaan (Tiga Reduksi + Satu Oksidasi dan Dua Reduksi + Dua Oksidasi)

menyetarakan reaksi redoks dengan cara mudah bu urip kaltengPenyetaraan reaksi redoks berikut ini terinspirasi dari tulisan yang ada di Chemteam.info, namun di sini digunakan metode yang sedikit berbeda yaitu “Metode Setengah Reaksi yang Dimodifikasi ¬†Tanpa Pengionan”. Diharapkan ini bisa menyederhanakan teknik yang ada pada penyelesaian yang ditawarkan pada chemteam.info itu. Silakan dibandingkan ūüôā

Saya sudah coba menyelesaikan dengan metode bilangan oksidasi namun mendapati kebuntuan, barang kali ada yang bisa membantu menyelesaikan dengan metode biloks untuk reaksi seperti pada postingan ini, dengan senang hati, mari berbagi.

Continue reading →

Mengapa Nitrogen Mempunyai Berbagai Tingkat Oksidasi (Bilangan Oksidasi)?

crop elektronegatifitasNitrogen (N) dalam sistem periodik unsur menempati golongan V-A (15) dan periode 2. Nitrogen adalah satu-satunya unsur yang memiliki banyak macam bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi di sini dimaknai sebagai suatu bilangan yang menunjukkan ukuran kemampuan suatu atom untuk melepas atau menangkap elektron dalam pembentukan suatu senyawa.

Bilangan oksidasi nitrogen mulai dari -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3, +4 dan +5. Pertanyaannya mengapa nitrogen memiliki berbagai tingkat oksidasi (atau bilangan oksidasi)? Ikatan dengan unsur lain menjadi senyawa atau ion dari nitrogen itulah yang menyebabkan nitrogen menjadi punya banyak variasi bilangan oksidasi. Jika ia berikatan dengan unsur yang lebih elektropositif (ke-elektro-negatif-an-nya lebih kecil) maka ia akan memiliki bilangan oksidasi negatif. Jika ia berikatan dengan unsur yang memiliki keelektronegatifan lebih besar maka ia akan memiliki bilangan oksidasi positif. Untuk diketahui bahwa pada skala Pauling keelektronegatifan N = 3,04. Ini praktis menempatkan N terletak di antara unsur-unsur yang sangat elektronegatif dan unsur yang sangat elektropositif.

Continue reading →

Simulasi Bilangan Oksidasi Karbon dalam Beberapa Senyawa

wolfram logoBerikut ini adalah simulasi beberapa bilangan oksidasi unsur karbon dalam beberapa senyawa. Untuk dapat melihat simulasi berikut pada komputer Anda harus terinstall CDF Player. Silahkan unduh pada tautan yang ditampilkan di bawah ini. (ukurannya file EXE 169 MB).

Silakan klik bilangan oksidasi dan perhatikan senyawa karbon. Perhatikan pula senyawa karbon ketika ia tereduksi dan teroksidasi.
Continue reading →

Penyetaraan Reaksi Redoks secara Interaktif

Pokok bahasan reaksi redoks dan elektrokimia sedikit banyak menjadi hal rumit bagi sebagian siswa. Dengan berbekal pengetahuan prasyarat siswa paham konsep bilangan oksidasi (biloks) saat di kelas 10 itu akan menjadi mudah, karena hanya diperlukan ketaatan aturan atau langkah saja maka penyetaraan reaksi redoks menjadi lebih mudah. Untuk itu silahkan klik image di samping untuk memulai tour belajar penyetaraan reaksi redoks secara interaktif. Pastikan pada browser yang dipakai sudah terpasang shockwave player.

Continue reading →

Kimia 10.6 Reaksi Reduksi Oksidasi (Redoks)

Reaksi reduksi oksidasi di kelas 10 merupakan pengantar atau dasar untuk mempelajari reaksi redoks lebih lanjut di kelas 12 ipa. Namun bahasan ini sangat penting bagi siswa yang akan memilih program ilmu alam. Banyak pilihan untuk mempelajarinya selain dari buku-buku teks yang tersedia. Bahasan ini meliputi konsep reaksi kksidasi dan reduksi berdasarkan:

  • Penggabungan dan pelepasan oksigen
  • Pelepasan dan penerimaan elektron
  • Perubahan bilangan oksidasi

Pada bagian akhir bab ini juga akan dibahas tentang tata nama IUPAC berdasarkan bilangan oksidasi. Untuk itu sebaiknya siswa di minta memahaminya sesui tata nama IUPAC untuk kimia anorganik yang direkomendasikan pada tahun 2005 (klik kanan untuk mengunduhnya) atau bisa membaca di wikipedia.com ini. Dari web shodor juga memberikan penjelasan detail.

Berbagai sumber website yang dapat dijadikan acuan dalam memahami konsep redoks antara lain dari:

Continue reading →