Tag Archives: laju reaksi

Pembahasan Soal Nomor 31 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014

Dalam menentukan faktor penentu laju reaksi dari gambar yang disajikan dapat dilakukan pengamatan pada faktor yang diminta (carilah pasangan nilai berbeda dari faktor yang diminta sementara faktor lain harus sama).

Misal jika laju rekasi yang hanya dipengaruhi oleh suhu saja maka carilah pasangan yang memiliki suhu berbeda tetapi faktor lainnya sama pada pasangan gambar itu.

Soal 131-1
Pembahasan: Continue reading →

Iklan

Pembahasan Soal Nomor 11-15 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2013

osn logoBerikut ini adalah pembahasan soal seleksi olimpiade sains nasional bidang lomba kimia tingkat kabupaten dan kota tahun 2013. Pembahasan soal ini dibuat oleh pengelola blog ini, sehingga jawaban dan pembahasan bisa saja tidak tepat, oleh karena itu dengan senang hati jika ada pembaca yang sudi memberikan saran dan perbaikan atas penyelesaian yang tertulis di sini pada kolom komentar. Pada bagian ini akan dibahas hanya 5 nomor (no 11-15), 5 nomor berikutnya akan diposting pada tulisan lain hingga seluruhnya terbahas.

Lanjut baca soal dan pembahasannya

Metode Aljabar dalam Penentuan Orde Reaksi Dua Zat dengan Data Konsentrasi Berbeda-beda pada Laju Reaksi

Berikut ini adalah pembahasan soal mengenai orde reaksi untuk persamaan laju reaksi dan reaksi antara dua zat yang berbeda-beda konsentrasi pada data percobaan. Pembahasan dengan menggunakan aturan logaritma natural (ln) sudah saya tulis pada tulisan di sini. Untuk metode trial and error and true juga sudah saya tulis di sini. Sebagai pembanding berikut ini cara yang lebih simpel, lebih sederhana dan cukup bisa dipertanggungjawabkan 🙂 . Penentuan orde reaksi dua zat dengan data konsentrasi yang berbeda-beda pada laju reaksi dengan menggunakan persamaan linier atau metode/cara aljabar.

Continue reading →

Metode Trial-Error dalam Penentuan Orde Reaksi Dua Zat dengan Data Konsentrasi Berbeda-beda pada Laju Reaksi

Berikut ini adalah pembahasan soal mengenai orde reaksi untuk persamaan laju reaksi dan reaksi antara dua zat yang berbeda-beda konsentrasi pada data percobaan. Pembahasan dengan menggunakan aturan logaritma natural (ln) sudah saya tulis pada tulisan di sini. Sebagai pembanding tentu satu cara itu sepertinya lebih tidak disukai karena perlu perhitungan yang teliti. Tetapi cara itu akan sangat membantu ketika cara-cara berikut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan :). Jadi cara penentuan orde reaksi menggunakan metode hitung logaritma jangan tidak dipelajari yah.

Memanfaatkan jurus ketika kepepet (terjepit), mungkin karena otak sedang jenuh tidak mau diajak berpikir serius, cobalah menggunakan metode coba-coba (trial and error, trial and error and…. true!) 🙂 Tentu saja jika kita beruntung.

Continue reading →

Metode Logaritma dalam Penentuan Orde Reaksi Dua Zat dengan Data Konsentrasi Berbeda-beda pada Laju Reaksi

Bahasan laju reaksi di sma sering disibukkan dengan hitung-menghitung orde reaksi dari data konsentrasi percobaan dan laju reaksinya (atau hanya dari waktu reaksi). Beberapa dapat diselesaikan dengan mudah, yang lainnya sedikit perlu perhitungan tingkat lanjut. Berikut ini contoh pembahasan untuk penentuan orde reaksi yang data setiap konsentrasinya berbeda-beda. Untuk menyelesaikannya tentu diperlukan kesabaran dan ketelitian. Coba bandingkan dengan data-data hasil percobaan yang biasa ada pada buku-buku teks pelajaran kimia sma.

Continue reading →

Faktor-faktor Lain yang Juga Mempengaruhi Laju Reaksi

Pada pokok bahasan laju reaksi pelajaran kimia di sma faktor yang mempengaruhi laju reaksi kebanyakan yang dibahas hanya ada lima, yaitu konsentrasi pereaksi, tekanan, temperatur, dan adanya katalis serta luas permukaan zat pereaksi jika ia dalam bentuk padatan. Kelima faktor itu di buku-buku sudah bisa dipahami siswa dengan mudah. Jadi saya tidak membahas kelima faktor itu lagi.

Sesungguhnya tidak hanya 5 faktor itu saja yang mempengaruhi laju reaksi, tetapi masih ada beberapa lagi, tapi jarang dibahas atau mungkin tidak pernah disinggung. Mungkin karena alasan menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku pada pelajaran kimia sma. Apa sajakah faktor yang lain itu?

Continue reading →

Laju Reaksi, Beberapa Animasi dan Simulasinya

Laju rekasi adalah pokok bahasan utama yang ketiga di kelas 11  semester 1 kimia sma. Jika tanpa ada visualisasi yang tepat maka pokok bahasan ini menjadi monoton mutlak hanya kalkukasi matematis. Apalagi jika di sekolah tidak tersedia laboratorium memadai dan guru miskin kreativitas dan malas menyiapkan segala sesuatunya, lengkaplah sudah status bahwa kimia itu membosankan. Tetapi dengan beberapa animasi yang ada di internet guru dan siswa bisa “bermain” dengan itu.

Berikut ini tautan tentang laju reaksi, baik animasi maupun simulasinya dari berbagai sumber.

Continue reading →

Molar, Massa Molar, Volume Molar

Molar sering disingkat dengan huruf M (m besar). Kata molar secara umum jika tidak diikuti kata lain artinya adalah satuan konsentrasi larutan yang menyatakan banyaknya mol zat setiap  satuan liter larutan. Satuan molar ini kebanyakan diperkenalkan kepada siswa ketika memasuki pokok bahasan laju reaksi di kelas 11 semester 1.

Continue reading →

Pembahasan Soal UN Kimia 2011 (7)

Faktor-faktor yang menentukan laju reaksi.
Pada soal ini yang mengemuka adalah faktor ukuran pereaksi dan konsentrasi pereaksi. Mg ada beberapa ukuran utuh (pada nomor 1, 4, dan 5) dan terpotong-potong (pada no 2 dan 3). HNO3 2 macam konsentrasi 1 M (pada no 1, 3, dan 4) konsentrasi 2 M (pada no 2 dan 5).

Continue reading →

Kimia 11.3 Laju Reaksi

Pokok bahasan ini meliputi pengertian laju reaksi, faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi,  teori tumbukan. Berikut ini merupakan sumber belajar berupa web yang sesuai dengan pokok bahasan laju reaksi kimia kelas 11.

Akan dilakukan penambahan termasuk tautan pdf, video yang berhubungan dengan laju reaksi di waktu mendatang.

Bersambung.

Modul Pembelajaran Kimia SMK (UPDATE 30 Oktober 2012)

Belum lama ini saya menemukan link yang memuat modul pembelajaran kimia untuk siswa SMK bidang adaptif. Bukan barang baru, namun cukup untuk menambah refensi dan sekedar bahan bacaan buat yang memerlukan. Materinya cukup lengkap, meskipun modul ini disusun tahun 2004. Pada kurikulum baru kita bisa melakukan adaptasi dari modul tersebut untuk bisa dimanfaatkan oleh siswa di sekolah. Bukan hanya untuk siswa SMK, tapi juga siswa SMA kelas awal.

Continue reading →