Tag Archives: massa

Pembahasan Soal Nomor 5 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014

Direaksikan gas nitrogen dan gas oksigen dengan perbandingan massa sebagai berikut:
no1Berdasarkan tabel tersebut perbandingan massa N : O dalam oksida nitrigen yang dihasilkan adalah ….

Pembahasan:
Continue reading →

Mengubah Satuan Molal dan Molar menjadi % Massa/Massa

Catatan ini saya dedikasikan untus siswa saya yang mulai rajin belajar 🙂

Persen massa/massa adalah salah satu bentuk pernyataan konsentrasi suatu larutan. Dengan beberapa data yang diketahui maka konversi akan dapat dilakukan setelah memahami setiap pernyataan konsentrasi itu sendiri.

Larutan = zat terlarut + pelarut (biasanya air). Kerapatan atau densitas air biasanya digunakan 1 gram = 1 mL.

1 molar = 1 mol zat terlarut dalam setiap 1 liter larutan.

1 molal = 1 mol zat terlarut dalam setiap 1 kg pelarut.

Konversi molal ke % massa.

Contoh soal: Hitunglah % massa dari larutan NaI 0,2 molal (massa molar NaI = 150 g/mol)

Penyelesaian:

Arti 0,2 molal NaI adalah 0,2 mol NaI dalam 1 Kg pelarut air.

massa NaI sebanyak 0,2 mol = 0,2 mol x 150 g/mol = 30 g

massa pelarut air = 1 kg = 1000 g

Total massa larutan = (30 + 1000) g = 1030 g

% massa NaI = (30 / 1030) x 100% = 2,91 %

Konversi molar ke % massa.

Contoh soal: Hitunglah % massa dari 0,5 Molar larutan NaOH (massa molar NaOH 40 g/mol) dengan densitas 1,2 g/mL

Jika pada soal tanpa diketahui densitas tentu kita tidak mengkonversinya 🙂

0,5 Molar artinya 0,5 mol dalam setiap 1 liter larutan. 0,5 mol NaOH = 0,5 g x 40 g/mol = 20 g massa NaOH

1 L = 1.000 mL, dengan densitas 1,2 g/mL berarti 1 L larutan = 1.200 g massa larutan.

Jadi % massa NaOH dalam larutan = (20 / 1.200) x 100% = 1,67%.

Untuk konversi ini bisa dicoba dengan menggunkan kalkulator konversi seperti yang ada di web http://www.etoolsage.com/converter/consistency.asp?toolsort=1500

hasil konversi molar ke %massa
Wassalam

Pembahasan Soal OSN Guru Kimia 2012 (Soal Nomor 3)

osn logoSebuah mobil menggunakan bahan bakar 100% iso-oktana (C8H18) yang densitasnya 0,79 g/mL. Mobil tersebut dapat menempuh jarak 8 km/liter iso-oktana. Mobil tersebut dalam memproduksi energinya melakukan pembakaran sempurna iso-oktana cair dan menghasilkan gas CO2 dan uap H2O.

Pertanyaan:

  1. Tuliskan reaksi pembakaran sempurna iso-oktana dalam mesin mobil tersebut.
  2. Tentukanlah entalpi pembakaran 1 mol iso-oktana dalam keadaan standar
  3. Tentukanlah berapa kJ entalpi pembakaran untuk 1 liter iso-oktana.
  4. Berapa volume gas CO2 yang dibebaskan ke udara bila mobil tersebut telah menempuh jarak 100km. (Pada kondisi tersebut volume molar gas: 22,5 L/mol).

Continue reading →

Pembahasan Soal OSN Guru Kimia 2012 (Soal Nomor 4)

osn logoSiklobutana (C4H8) terdekomposisi pada l000oC menjadi dua molekul etilena (C2H4) dengan konstanta laju reaksi orde satu 87 s-l
Pertanyaan:

  • Tuliskan reaksi dekomposisi siklobutana pada 1000oC
  • Jika konsentrasi awal siklobutana 2,00 M berapa konsentrasinya setelah 0,010 s?
  • Berapa fraksi siklobutana yang terdekomposisi pada waktu tersebut?

Continue reading →

Pembahasan Soal OSN Guru Kimia 2012 (Soal Nomor 5)

osn logoDalam suatu ruangan tertutup, bila sejumlah tertentu padatan CaCO3 dipanaskan akan membentuk kesetimbangan:
CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g) ΔHor = +179 kJ/mol
Ke dalam ruang hampa yang volumenya 10 L dimasukkan padatan CaCO3 (100g/mol) dan CaO (56 g/mol) masing-masing sebanyak 0,1 mol, kemudian dipanaskan pada 385K. Sesudah tercapai kesetimbangan ternyata diperoleh tekanan, P CO2= 0,300 atm.

Pertanyaan dan pembahasannya:
Continue reading →

Pembahasan Soal OSN Guru Kimia 2012 (Soal Nomor 6)

osn logoTembaga adalah golongan logam transisi yang dapat larut dalam larutan asam nitrat pekat. Berikut ini adalah reaksi antara tembaga (Cu) dengan asan nitrat (HNO3):
8 HNO3(aq) + 3 Cu(s) → 2 NO(g) + 3 Cu(NO3)2(aq) + 4 H2O(l)

Pertanyaan dan pembahasannya:

Continue reading →

Cara Penentuan Rumus Empiris

Semua latihan terkait penentuan rumus empiris biasanya ditentukan dari banyaknya masing-masing unsur pada senyawa yang dinyatakan sebagai persen massa atau massa. Dari situ kemudian kita menghitung rumus empiris suatu molekul.

Cara penyelesaian:

Continue reading →