Tag Archives: molalitas

Hubungan Molalitas, Molaritas, dan Densitas Suatu Larutan

Baiklah kita mulai dengan melihat rumusan yang selama ini kita ketahui.

Molalitas (mol/kg) = mol zat terlarut : massa pelarut
Molaritas (mol/Liter) = mol zat terlarut : (volum pelarut + volum zat terlarut)
Densitas = massa zat : volume zat ( dalam g/mL atau kg/L)

\mathbf{\frac{Molaritas}{Molalitas}=\frac{jumlah\, mol\, zat\, terlarut}{volum\, larutan}\times \frac{massa\, pelarut}{jumlah\, mol\, zat\, terlarut}= \frac{massa\, pelarut}{volum\, pelarut}}

Densitas zat (d)  → d = massa zat / V
massa zat = V × d

massa zat terlarut = jumlah mol zat terlarut × massa molar zat terlarut
massa zat terlarut = nT × mT

Klik di sini untuk melihat hasil penurunan rumus hubungan molalitas, molaritas, dan densitas

Iklan

Mengkonversi Molaritas Suatu Larutan menjadi Molalitas

Kadang soal kimia ada saja yang iseng ingin menguji pemahaman kita tentang satuan konsentrasi larutan. Salah satunya adalah mengubah (mengkonversi) satuan molar menjadi molal untuk suatu larutan tertentu.

Misal ada soal seperti berikut ini:

Tentukan molalitas larutan 18 M H2SO4 dengan densitas 1,84 g/mL.

Ya, untuk bisa mengkonversi molaritas menjadi molalitas diperlukan data densitas (kerapatan) zat tersebut. Coba kita simak bagaimana pentingnya data densitas ini digunakan dalam soal ini.

Dimisalkan pula kita memiliki larutan 18M H2SO4 tersebut sebanyak 1 Liter. dengan diketahui kerapatannya kita bisa mengubah satuan volume (1 L) menjadi satuan massa (Kg). Ini penting karena dalam penghitungan satuan molal kita akan menggunakan satuan massa dari pelarut.

Klik di sini untuk melihat penghitungan konversinya

Perhitungan Molaritas dan Molalitas Larutan dari % Massa dan Densitas

Berikut ini hubungan molaritas (M) dengan molalitas (m) larutan serta simulasi perhitungannya.

Antara molaritas dan molalitas beda dasar perhitungan tetapi rumusnya mirip. Molaritas didasarkan pada volume larutan (Liter), sedangkan molalitas didasarkan pada massa pelarut (kg).

Continue reading →

Kalkulator Molaritas, Kalkulator Pengenceran, dan Kalkulator Kosentrasi Larutan Lainnya

Untuk mengerjakan soal-soal kimia tentang penghitungan konsentrasi larutan dengan variasi tentu sangat menjemukan. Jemu karena itu-itu saja. Apalagi kalau kita sudah menguasai caranya, yang diperlukan hanyalah alat saja. Seperti halnya kalkulator biasa, jika diperlukan perhitungan berulang-ulang tentu kita tidak perlu lagi melakukannya secara manual. Kita bisa dan boleh menggunakan alat hitung asal tersedia. Sekali lagi dengan menggunakan alat itu bukan berarti kita mau cara instan tanpa mengetahui konsep dan caranya kan?!

Continue reading →