Daftar Tulisan Bulan April 2015 di Urip dot Info

[Tanggal 30]
Kalkulator Fraksi Mol dan Penurunan Tekanan Uap Larutan
Kalkulator Kelarutan(s) dan Tetapan Hasil Kali Kelarutan (Ksp)
[Tanggal 29]
Kalkulator Massa Molar Senyawa Semiotomatis
[Tanggal 27]
Kolaborasi WordPress dan Blogger
Kalkulator Persamaan Nernst
[Tanggal 26]
Mempelajari Kode Website dengan Ctrl+U
Kalkulator Massa Molar dan Rumus Kimia
[Tanggal 25]
Pembahasan Soal tentang % Hidrolisis, Derajat Hidrolisis dan pH pada Garam
[Tanggal 22]
Kalkulator pH Garam
[Tanggal 20]
Skenario Pembuatan Kalkulator Kimia di Blog ini
Kalkulator pH Larutan Asam Lemah dan Basa Lemah
[Tanggal 19]
Kalkulator pH dan Konsentrasi Asam-Basa Kuat
Cara Membuat Tabel Hitung Mol dengan Calx di Blogger
[Tanggal 18]
Mencicipi jQuery-Calx – Memindahkan Excel ke Webiste
Belajar Membuat Alat Hitung Sederhana (Kalkulator Mol)
[Tanggal 16]
Menghitung pH larutan Asam/Basa Kuat yang Sangat Encer
[Tanggal 15]
Bagaimana Daftar Isi di Blog Ini Dibuat?
Bagaimana Tabel di Blog ini Dibuat?
[Tanggal 14]
Membandingkan Energi Kisi Suatu Senyawa
[Tanggal 12]
The Power of Autocorrect
Pembahasan Soal KSM Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2013 – Soal Pilihan Ganda
Pembahasan Soal KSM Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2013 – Bagian Soal Uraian Singkat
[Tanggal 10]
Pembahasan Soal tentang Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Pembentukan Ion Kompleks
Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Reaksi Pembentukan Ion Kompleks
[Tanggal 09]
Penyelesaian Persamaan Kuadrat Online Membantu Menyelesaikan Soal Kesetimbangan Kimia
Alternatif Cara Menyetarakan Reaksi Redoks
Mengetik Rumus Kimia secara Cepat Oleh Urip Rukim
[Tanggal 08]
Soal-soal Menantang tentang Stoikiometri
Berbagi Tulisan secara Otomatis ke Media Sosial dari Blogger Melalui IFTTT
Sifat Koligatif Larutan – Soal Tekanan Osmosis
[Tanggal 07]
Soal-soal Menantang tentang Pereaksi Pembatas
Keterampilan Mengetik Guru Kimia
Center Menu dengan Drop Down List dan Tersorot ketika Aktif
[Tanggal 04]
Baru Bersentuhan dengan CSS
[Tanggal 02]
Menghitung Ksp dari Data Elektrokimia
Menghitung Ksp dari Larutan Jenuh ketika Diketahui pH–nya
Menghitung Ksp dari Kelarutan Larutan ketika Diberi Data Titrasi
Menghitung Ksp bila Diketahui Persen Berat/Volume
Menghitung Ksp dari Kelarutan Molar
Menghitung Ksp dari Kelarutan Gram per 100 mL

Daftar Tulisan Bulan Maret 2015 di Urip dot Info

Berikut ini adalah daftar tulisan admin blog urip.wordpress.com yang telah terbit dan dipublikasikan di weblog urip.info. Semoga bermanfaat buat pengunjung blog ini. Terima kasih
Keterangan: [x] = tanggal publikasi.
Continue reading →

Soal Ujian Seleksi Calon Peserta Olimpiade Sains Nasional 2015 Tingkat Provinsi Bidang Kimia

osn logoBerikut ini adalah soal ujian seleksi calon peserta olimpiade sains nasional 2015 tingkat provinsi bidang kimia (OSP Kimia 2015). Berkas berformat pdf dengan ukuran sekitar 715 kb.

Soal Ujian Seleksi Calon Peserta Olimpiade Sains Nasional 2015 Tingkat Provinsi Bidang Kimia

Ikuti pembahasannya pada blog ini segera :)

Soal-soal KSM Provinsi 2014 untuk MA, MTs, dan MI

Berikut ini adalah kumpulan soal KSM untuk MA, MTs, dan MI tingkat provinsi tahun 2014. Sebagai bahan persiapan mengikuti Kompetisi Sains Madrasah di tahun berikutnya soal-soal KSM tingkat provinsi tahun 2014 dapat diunduh pada pranala di bawah ini. Semua soal berformat PDF, untuk mengunduhnya sila klik kanan dan save as.

Continue reading →

Pembahasan Soal Essay Nomor 6 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 6. Hidrokarbon tak jenuh dengan Halogen         (22 poin)

Suatu hidrokarbon tidak jenuh A dapat bereaksi dengan halogen B membentuk produk senyawa C. Senyawa C ternyata masih dapat bereaksi dengan halogen B membentuk senyawa D yang jenuh. Senyawa C mengandung mol A sama dengan mol B sedangkan senyawa D mengandung mol B sama dengan dua kali mol A. Jika awalnya 6,5 g A direaksikan dengan 64 g B dan massa molekul relatif B adalah 6,153 kali massa molekul relatif A.

  1. Tentukan rumus kimia senyawa A dan B, kemudian gambarkan struktur kedua senyawa tersebut
  2. Tentukan rumus kimia senyawa C dan D dan gambarkan strukturnya
  3. Hitung pula massa setiap zat dalam satuan yang ada saat akhir

Klik di sini untuk pembahasannya

Pembahasan Soal Essay Nomor 5 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 5. Kinetika azometana                       (13 poin)

Gas azometana, CH3N=NCH3, pada 300oC terdekomposisi menjadi etana, C2H6, dan nitrogen, N2 . Berdasarkan eksperimen, telah ditentukan bahwa dekomposisi tersebut adalah order pertama. Waktu paruh untuk dekomposisi azometana adalah 1,02 detik pada 300°C. Sebanyak 45,0 mg sampel azometana ditempatkan dalam 300 mL wadah tertutup dan dipanaskan pada 300oC.

  1. Tuliskan persamaan reaksi dekomposisi azometana (2 poin)
  2. Tuliskan pernyataan hukum laju dekomposisi azometana. (3 poin)
  3. Berapa massa (milligram) azometana yang tersisa setelah 3,0 detik? (4 poin)
  4. Tentukan tekanan parsial gas nitrogen dalam wadah setelah 3,0 (4 poin)

Klik di sini untuk pembahasannya

Pembahasan Soal Essay Nomor 4 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 4. Aditif dalam deterjen, natrium tripolyfosfat, (23 poin)

Senyawa natrium tripolyfosfat, Na5P3O10, dihasilkan dari proses pemanasan stoikiometri dinatriumfosfat, Na2HPO4, dan mononatriumfosfat, NaH2PO4, di bawah kondisi yang terkendali. Senyawa ini digunakan sebagai aditif dalam detergen untuk mengikat ion Ca2+ dan Mg2+ dalam air sadah sehingga dapat mencegah pengendapan garam asam lemak pada pakaian yang dicuci.

  1. Tuliskanlah reaksi setara pemanasan antara dinatriumfosfat, Na2HPO4, dan mononatriumfosfat, NaH2PO4.
  2. Gambarkan struktur Lewis spesi ion (P3O10)–5 dan (P3O9)–3 dengan asumsi tidak terbentuk ikatan P-P.
  3. Dengan asumsi terbentuk koordinasi oktahedral dengan ion Mg2+, gambarkan ion (Mg(P3O10)(H2O)n)–3 dan tunjukkan pula berapakah nilai n.
  4. Tuliskan reaksi kesetimbangan antara ion Ca2+ dengan Na5P3O10 ketika terjadi pengikatan oleh deterjen dalam air sadah, dengan asumsi perbandingan aditif Na5P3O10 terhadap ion Ca2+ adalah 1:1.
  5. Hitung berapa gram Na5P3O10 yang dibutuhkan untuk ditambahkan ke dalam mesin cuci berisi 20 L air untuk mengurangi ion Ca2+ dalam air ledeng (0,225 g/L) menjadi 0,02 g/L. Pengaruh pH, pengendapan Ca(OH)2 dan efek lainnya akibat ion positif lainnya dapat diabaikan. Diketahui  K{_{1}} =\frac{[Ca^{2+}][P_{3}O_{10}^{-5}]}{[CaP_{3}O_{10}^{-5}]} = 1,0 × 10–3; Mr Na5P3O10= 368 dan Ar Ca = 40

Klik di sini untuk pembahasannya

Pembahasan Soal Essay Nomor 3 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 3. Mineral fluorospar                        ( 22 poin)

Sumber utama fluorin adalah mineral fluorospar juga disebut fluorite) yang kandungan utamanya adalah kalsium fluorida, CaF2.

  1. Susunlah siklus Born-Haber pembentukan CaF2 dari unsur-unsurnya.
  2. Gunakan siklus ini untuk menghitung energi kisi CaF2 (s), dihubungkan dengan data berikut dan data yang lain. ∆H atomisasi (Ca) = +178 kJ.mol-1; F(g) → F(g), ∆H = -328 kJ.mol-1 (afinitas elektron fluorin); ∆Hf (CaF2) = -1220 kJ.mol-1; ∆H atomisasi F2 = 158 kJ.mol-1; Energi ionisasi ke 1 dan ke 2 dari Ca = 590 dan 1150 kJ.mol-1 .
  3. Tahap pertama pembebasan fluorin dari CaF2 adalah menghaluskan senyawa ini dan kemudian mereaksikannya dengan asam sulfat Hasil reaksi ini adalah hidrogen fluorida dan kalsium sulfat, CaSO4. Tuliskan persamaan setara dan fasa reaktan dan produk untuk reaksi ini
  4. Hitunglah perubahan entalpi untuk reaksi ini (‘c’), dengan menggunakan data berikut melengkapi data di atas: ∆Hf (H2SO4) = -814 mo1-1; ∆Hf (HF) = -271 kJ.mol-1;        ∆Hf (CaSO4) = -1434 kJ.mol-1.
  5. Haruskah reaksi ini dipanaskan atau didinginkan? Berikan alasan atas jawaban Anda.

Klik di sini untuk lihat pembahasannya

Pembahasan Soal Essay Nomor 2 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 2. Senyawa karbonat                 (12 poin)

Anda mempunyai suatu garam karbonat yang kationnya tidak diketahui secara pasti. Tetapi anda ketahui pasti, kation tersebut mempunyai muatan +2. Jadi, garam tersebut mempunyai formula umum MCO3.

Sebanyak 4,56 g senyawa ini dimasukkan ke dalam air, ternyata tidak larut. Penambahan asam kuat (HCl) berlebih, dan sebagaimana diharapkan, larutan mengeluarkan gelembung­gelembung gas dan senyawa tersebut menjadi larut. Massa yang hilang akibat bebasnya gas CO2 adalah 1,164 g. Selanjutnya, ke dalam larutan tersebut ditambahkan natrium fosfat, dan terbentuk endapan baru.

  1. Apa kation dalam garam karbonat tersebut?
  2. Bagaimana formula endapan baru setelah penambahan natrium fosfat?
  3. Berapa massa endapan baru tersebut?

Klik untuk lihat pembahasan soal

Pembahasan Soal Essay Nomor 1 – OSP Kimia Tahun 2014

Soal 1. Senyawa-senyawa yang mengandung atom H, N, dan O     (25 poin)

Atom H, N dan O dapat membentuk 5 senyawa A, B, C, D dan E. Data yang dikumpulkan mengenai kelima senyawa itu adalah:

  1. Semua senyawa A, B, C, D dan E tersebut bila dilarutkan dalam air bersifat elektrolit, walaupun tidak semua merupakan elektrolit Senyawa C dan D adalah senyawa ionik tetapi senyawa B adalah kovalen
  2. Nitrogen dengan tingkat oksidasi tertinggi terdapat pada senyawa A dan C, sedangkan nitrogen dengan tingkat oksidasi terendah terdapat pada senyawa C, D dan Muatan formal dua atom nitrogen pada senyawa C adalah +1 tetapi muatan formal atom nitrogen pada senyawa B = 0
  3. Pada temperatur ruang, senyawa A dan E ada dalam larutan, dan kedua larutan tersebut dapat mengeluarkan gas-gas, Konsentrasi larutan A paling pekat 16 M sedangkan larutan E paling pekat 15
  4. Senyawa D mengandung nitrogen 43,7% massa dan oksigen 50% Dalam kondisi STP, senyawa D merupakan kristal padat dan bila dipanaskan akan terdekomposisi membentuk gas.
  5. Senyawa C mengandung satu atom O lebih banyak dari Larutan C bersifat asam lemah, larutan A adalah asam kuat. Larutan B dan E bersifat basa.
  6. Titrasi 0,726 g senyawa B membutuhkan HCI 1 M sebanyak 21,98 ml untuk

Tentukan rumus kimia 5 senyawa tersebut dan jelaskan cara mendapatkannya.

Klik di sini untuk pembahasan soal

Soal dan Jawaban Soal Seleksi Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten/Kota 2015 – Calon Tim Olimpiade Kimia Indonesia 2016

Berikut ini adalah Soal dan Jawaban Soal Seleksi Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten/Kota 2015 untuk Calon Tim Olimpiade Kimia Indonesia 2016.

Semoga bermanfaat untuk belajar dalam menyiapkan olimpiade sains kimia tahun berikutnya.
Pembahasan soal pilihan ganda akan segera tersedia pada blog ini.

Wassalam,
Urip Rukim

Pembahasan Soal Nomor 27 pada Paket-paket Soal UN Kimia Tahun 2013/2014 (Polimerisasi)

Berikut ini adalah pembahasan soal nomor 27 pada paket-paket soal UN kimia tahun 2013/2014, yang secara khusus mengenai polimerisasi, baik polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Semua ada 7 variasi soal yang berbeda.

soal ke-1 no 27 un 2014 Continue reading →

Pembahasan Soal Nomor 5 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 5. Proses pelapisan plastik dengan krom (20 poin)

Bahan plastik dapat dilapisi oleh krom dengan cara:

  • Pertama, melapiskan lapisan tipis pasta grafit pada plastik,
  • Kemudian plastik yang dilapisi pasti grafit ditempatkannya dalam bath dari akua krom(III)sulfat
  • Kemudian dilakukan elektroplating (proses pelapisan logam)

Klik di sini untuk pembahasannya

Pembahasan Soal Nomor 4 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 4. Karbon disulfida (23 poin)

Karbon disulfida, CS2, pada suhu 46 oC merupakan pelarut yang sangat baik untuk melarutkan belerang dan senyawa lainnya. Namun penggunaan senyawa ini di laboratorium sudah mulai dikurangi karena beracun dan sangat mudah terbakar. Klik di sini untuk melihat pembahasannya

Pembahasan Soal Nomor 3 OSN Kimia Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014

Soal 3. Barium peroksida dari barium oksida (23 poin)

Barium peroksida dapat dibuat dari reaksi kesetimbangan barium oksida dengan oksigen pada tekanan dan temperatur tertentu. Sebanyak 1 g sampel yang mengandung campuran barium oksida dan barium peroksida direaksikan dengan asam sulfat, terbentuk 1,49 g endapan putih yang dipisahkan dari filtratnya. Filtrat tersebut dapat bereaksi dengan kalium iodida dalam asam menghasilkan 1,18 x 10–3 mol iodin.
Continue reading →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.604 pengikut lainnya.